Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Romantisme Cokelat

63

Jakartakita.com Kata cokelat berasal dari xocoatl (bahasa suku Aztec) yang berarti minuman pahit. Suku Aztec dan Maya di Mexico percaya bahwa Dewa Pertanian telah mengirimkan coklat yang berasal dari surga kepada mereka. Cortes kemudian membawanya ke Spanyol antara tahun 1502-1528, dan oleh orang-orang Spanyol minuman pahit tersebut dicampur gula sehingga rasanya lebih enak. Coklat kemudian menyebar ke Perancis, Belanda dan Inggris. Pada tahun 1765 barulah didirikan pabrik coklat pertama di Massachusetts, Amerika Serikat.

Namun dalam perkembangannya cokelat tidak hanya menjadi minuman tetapi juga menjadi camilan ataupun bahan dasar cake cokelat yang disukai anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.  Cokelat juga sering dijadikan hadiah atau bingkisan untuk orang terkasih terutama di hari Valentine.

Cokelat sering dianggap sebagai makanan cinta. Kesan sensual dari orang yang memakan cokelat terasa saat tekstur cokelat yang lembut, lumer di mulut. Selain itu, coklat dapat memberikan efek nyaman, rileks dan dapat meningkatkan gairah seksual.

Rasa nyaman yang ditimbulkan setelah menikmati coklat bukan hanya perasaan saja, karena coklat mengandung ratusan zat yang memungkinkan terjadinya reaksi kimia di otak. Zat-zat inilah yang merangsang aktifnya serotonin di otak yang selanjutnya akan memicu perasaan nyaman seseorang. Selain itu, zat terbanyak yang terkandung dalam coklat adalah theobromine yang dapat menstimulasi jaringan saraf dan jantung yang membuat kita terjaga dan bersemangat. Efek ini yang sama juga bisa diperoleh dari kafein pada kopi atau teh. Manfaat lainnya dari theobromine adalah dapat meredakan batuk.

Selain itu di dalam cokelat juga terdapat phenylethylamine yang berfungsi membantu penyerapan dalam otak dan menghasilkan dopamine. Dopamine adalah hormon yang menyebabkan perasaan gembira, meningkatkan rasa tertarik dan dapat menimbulkan perasaan jatuh cinta. Itulah alasan lain mengapa coklat sering diberikan sebagai hadiah tanda cinta, sebuah perlambang romantisme. (Risma)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: