Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Alasan Flash & HTML5 Tidak Bersaing

46

Jakartakita.com: Dulu Flash dimiliki oleh perusahaan bernama Macromedia yang sekarang diakuisisi oleh Adobe. Saya mengenalnya sejak tahun 1999 yang dulu masih versi 4. Flash merupakan salah satu plugin alternatif untuk mempercantik halaman website dan digunakan oleh komputer kelas menengah keatas untuk membuat animasi di website atau aplikasi desktop.

Orang tidak perlu lama beradaptasi dengan menggunakan Flash sebagai engine untuk menciptakan website secara utuh terutama pada kompatibilitas versi Flash dan ActionScript yang jarang sekali melakukan update. Penggunaannya sangat mudah sehingga memangkas waktu pengembangan website dengan animasi yang keren.

Mengapa HTML5 & Flash Tidak Bersaing?
Saya banyak sekali membaca artikel tentang HTML5 yang kelihatannya pelan-pelan mengambil alih fungsi Flash sebagai salah satu elemen animasi yang digunakan dalam standar industri web saat ini. Tetapi ini adalah skenario : HTML5 dan Flash tidak bisa diartikan bertarung dalam satu ring atau mereka tidak akan bersaing. Mereka ternyata memiliki tempat di dalam dunia website dan komunitas desain grafis.

Pasar Flash
Flash tidak menguasai website saat ini artinya dia tidak sepenuhnya mengambil alih seluruh fungsi dalam desain web. Flash saat ini memang digunakan dalam desain website tetapi terbatas pada grafis iklan dan industri web gaming (game berbasis flash), Flash akan tetap bersinar dengan dua pasar ini.

Sementara itu di dunia industri Flash juga masih bersinar dengan terang karena masih banyak developer perusahan kelas corporate menggunakan Flash terutama pada industri media, pelatihan, aplikasi intranet dan sejenisnya.

Pada saat Flash kurang bergairah di industri website dia tetap punya pasar di urusan bisnis kelas corporate karena kemampuannya berinteraksi dengan database, berintegrasi dengan PHP, XML, kemampuan Action Script 3 yang fantastis, dan lain sebagainya menjadikan Flash tetap memiliki pasar di level lingkungan corporate.

Kemudian Flash juga sedang moving ke arah pengembangan mobile platform. Flash dapat digunakan untuk membuat aplikasi dengan interaksi yang kaya dalam berbagai macam mobile platform, salah satu tools prioritas dalam memperkuat para pengembang aplikasi mobile berkontribusi dalam industri mobile.

Mengapa Flash memiliki pasar di dunia aplikasi mobile? Pertama karena Flash adalah tools yang luar biasa, disamping kehandalannya dalam membuat animasi dan grafis flash juga memiliki ActionScipt 3 yang membuat para pengembang bisa ber-improvisasi lebih jauh dalam mengembangkan aplikasi mobile.

Kedua, Flash adalah aplikasi multi platform yang sangat baik dalam hal kemampuan kompatibilitas antar platform. Meskipun standar web modern mendukung seluruh perangkat mobile tetapi tidak ada jaminan dalam menjalankannya di berbagai macam browser mobile. salah satu kelemahannya yaitu  Flash  memang mendukung seluruh perangkat mobile tetapi Flash bisa saja berjalan tidak mulus antara satu dengan yang lain.

Adobe dan Apple bukan menjadi minoritas pilihan dalam mobile platform tetapi yang perlu dikhawatirkan oleh mereka yaitu Android yang merilis Flash-enabled framework dan Adobe juga baru saja merilis Flash Player 10.1 untuk smartphones dan RIM yang bergabung dalam Adobe Open Screen Project, Suatu bentuk kolaborasi yang signifikan untuk masa depan Flash.

Flash tidak mungkin digunakan dalam desain web dalam skala luas tetapi Flash memiliki kemampuan dan resource yang luar biasa dalam melayani kebutuhan penggunanya khususnya dalam industri mobile.

Lingkungan HTML5
HTML5 saat ini secara luas digunakan di dalam website dan ini adalah pengembangan yang luar biasa. Coba sekarang bayangkan akibat teknologi ini menyebabkan migrasi desain table-based menjadi CSS based. Suatu gebrakan luar biasa yang mendorong kebebasan para web desainer yang dapat diapresiasi. Kolaborasi web browser standar dan fungsi yang kaya via CSS3 dan HTML5 akan membawa industri teknologi internet berkembang menjadi website yang keren digabung dengan fungsionalitas yang belum pernah kita saksikan sebelumnya

Perkembangan Dalam 2 Tahun Terakhir

  • HTML5 dan CSS3 menjadi standar web
  • Seluruh browser menjadi kompatibel dan standar
  • Flash mulai terbatas digunakan sebagai tools multimedia, game dan interaktif baik dalam aplikasi online dan offline
  • Mobile platforms dan pengembangan konten menjadi sangat berbeda dan dipengaruhi oleh teknologi:
  1. Flash yang sekarang memiliki kemampuan rich application development yang multi platform
  2. HTML5, CSS3 dan JavaScript memiliki kemampuan di mobile browser

Kesimpulan
Selama 8 tahun terakhir ini kita salah dalam menggunakan Flash, kesalahannya yaitu menjadi elemen utama dalam membuat sebuah website. Dengan kehadiran HTML5 fungsi Flash menjadi kurang prioritas dalam pengembangan website perkembangan teknologi web standard tidak membuat Flash kehilangan pasar. Flash tetap digunakan dalam level corporate dan Mobile Platform. Flash adalah salah satu plugin yang tetap bertahan dalam kejamnya perubahan teknologi. (Ronnie Aban)


Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: