Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Diakah Jodoh Anda?

62

Jakartakita.com : Sobat Jakarta, sering kali setiap hubungan Anda dengan si dia mulai memasuki tahapan yang lebih serius. Mungkin pertanyaan yang sering terbersit di benak Anda adalah, apakah si dia jodoh yang selama ini Anda cari. Mengingat Anda sudah dikejar waktu menikah dan tidak ingin lama-lama membuang waktu percuma untuk si dia yang ternyata bukan jodoh Anda.

Sebenarnya ada beberapa petunjuk yang bisa dijadikan pertimbangan untuk kelangsungan hubungan Anda dengannya. Beberapa terkesan hanya mitos tetapi tidak ada salahnya Anda mempertimbangkannya. Apa sajakah petunjuk tersebut?

  1. Wajahnya memiliki kemiripan dengan Anda. Anda boleh percaya atau tidak anggapan yang beredar di masyarakat tentang jodoh itu apabila wajah antara keduanya mirip. Sebuah studi menarik di University of St. Andrews menemukan, seseorang akan cenderung tertarik pada orang lain yang memiliki ciri-ciri wajah seperti dirinya sendiri.
  2. Anda dapat menerima dirinya apa adanya. Nobody is perfect. Saat menjalin hubungan dengan seseorang terkadang Anda menemukan hal-hal yang ‘nggak banget’ buat Anda. Tetapi Anda merasa nyaman dengannya. Mungkin itu yang dinamakan jodoh. Tiba-tiba bayangan karakter ideal dalam diri Anda lenyap begitu saja saat melihat dia.
  3. Bersamanya Anda bisa menjadi diri sendiri. Kalau di banyak hubungan Anda berusaha menciptakan karakter ideal atas diri Anda yang sama sekali bukan Anda. Saat bersama si dia yang jodoh Anda, Anda justru bisa bertindak segila-gilanya tanpa takut dipandang aneh. Dia sukses membuat Anda tertawa lepas, dan Anda tidak malu-malu untuk menangis di hadapannya.
  4. Orang-orang terdekat Anda menyukainya. Jika orang-orang terdekat Anda menyukainya dan sebaliknya, ini pertanda baik. Sebab biasanya saat kita sedang dimabuk kepayang, kita tidak bisa berpikir jernih untuk menilai seseorang yang kita cintai secara obyektif. Nah, jika orang tua, saudara, teman bahkan kucing Anda menyukai dia. Mungkin dia memang jodoh yang dikirim Tuhan untuk Anda.
  5. Sparing partner untuk berdebat. Menjalin hubungan cinta bukan berarti Anda dan dia tidak pernah saling adu argumentasi. Justru hubungan yang baik adalah ketika Anda dan dia bisa dengan nyaman saling berdebat. Dalam kehidupan nyata Anda tidak mungkin terus seiya-sekata dengan pasangan Anda bukan?
  6. Insting Anda berkata he/she is the one. Tak dapat dipungkiri bahwa dalam hubungan percintaan, insting adalah hal yang paling berperan. Saat Anda merasa sreg dengan seseorang biasanya itu merupakan pertanda baik. Jangan abaikan satu tanda pun yang Anda rasakan. Hati biasanya tidak bisa bohong. Sekalipun tampaknya si dia baik, tetapi kalau hati Anda kurang sreg mungkin dia bukan jodoh Anda.

(Risma)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: