01:52 am - Saturday 20 September 2014
Advertisement

Seluruh TKI yang Berada di Suriah Akan Dipulangkan

By Rio Yotto - Tue Jun 19, 4:48 pm

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menyatakan akan memulangkan seluruh TKI yang berada di negara  Suriah. Kebijakan ini  dibuat oleh Pemerintah dengan komitmen untuk  memberikan perlindungan kepada  TKI yang bekerja di sana.

Bahkan Muhaimin juga menegaskan bahwa pemerintah akan memaksa untuk memulangkan para TKI yang “bandel” tidak mau dipulangkan, karena tidak adanya jaminan keselamatan di negara tersebut.

“Pokoknya semua TKI kita pulangkan dan ini terus- menerus kita lakukan sampai pada tingkat nol. Pemulangan  ini sudah lama dilakukan, sudah dari setahun yang lalu. Kita kan sudah tahu bakal terjadi krisis, jadi kita tutup (pengiriman) setahun yang lalu dan kita terus  lakukan pemulangan,” kata Menakertrans  Muhaimin Iskandar seusai acara pembukaan 1st UNI Apro ICTS Committee Meeting di Jakarta, pada Selasa (19/6).

Pemerintah Indonesia telah memberlakukan penghentian sementara (moratorium) pengiriman TKI sektor Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) ke Suriah sejak tanggal 9 Agustus 2011 dan belum dibuka hingga saat ini karerna tidak adanya  jaminan keselamatan di negara tersebut.

Muhaimin mengatakan salah satu kesulitan yang ditemui pemerintah dalam upaya pemulangan TKI di Suriah itu adalah banyaknya TKI yang diberangkatkan tidak melalui jalur yang resmi dan tidak terdokumentasi.

“Banyak sekali ‘rembesan’, jadi berangkatnya ke Uni Emirat Arab tapi sampainya ke Suriah.  Atau berangkatnya ke negara sekitar lainnya tapi sampainya ke Suriah. Ada juga karena kelakuan PPTKIS nakal atau yang berangkat secara pribadi,” kata Muhaimin.

Meskipun demikian, pemerintah disebutnya akan terus berupaya untuk melakukan pemulangan semua TKI maupun WNI di Suriah terutama mereka yang berada di kawasan rawan konflik.

Bahkan Muhaimin juga menegaskan bahwa pihaknya akan memaksa untuk memulangkan para TKI yang “bandel” tidak mau dipulangkan, karena tidak adanya jaminan keselamatan di negara tersebut.

Sampai saat ini, Kemnakertrans memberikan perhatian khusus pada lima daerah konflik di Suriah dalam melakukan evakuasi TKI yakni Homs yang menampung 405 orang TKI, Rif Dimasq dengan 426 TKI, serta Hama (86 TKI), Idleb (17 TKI) dan Dar’a (11 orang TKI).

Beberapa daerah rawan lain di Suriah seperti Damascus, Aleppo, Lattakia, Tartus, Raqqah, Deir Ez Zour, Sweida, Al Hasakah, dan Quneitra juga akan dipantau untuk melakukan pemulangan selanjutnya.

Menurut data pemerintah, jumlah TKI yang telah dievakuasi dari Suriah hingga 10 Juni 2012 mencapai 202 orang, sementara pemulangan reguler dan bantuan majikan mencapai 70 orang.

Kepada TKI/PLRT di daerah rawan konflik, kata Muhaimin pemerintah terus mengimbau agar dapat segera datang ke KBRI dan shelter terdekat yang disediakan antara lain di Damaskus, Lattakia dan Aleppo sehingga bisa segera diselamatkan dan dievakuasi.

“Kita terus mengimbau kepada seluruh TKI/ WNI yang berada di Suriah agar selalu waspada terhadap perkembangan situasi di daerah sekitar tempat tingal dan melaporkan jika terdapat hal-hal yang dianggap membahayakan keselamatan dirinya, kata Muhaimin.

Bagi TKI /WNI yang membutuhkan bantuan informasi dan bantuan evakuasi di Suriah bisa menghubungi nomer telephone+963116132578+963954444810   + 963116119630.

Pusat Humas Kemnakertrans

-RY

Follow Jakartakita.Com - Jakarta Kita on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS



Leave a Reply


1 + = 2

Rio Yotto