Foke Terlalu ‘One Man Show’

jakartakita.com: Keunggulan Jokowi-Ahok atas Foke-Nara pada Pemilukada DKI mengejutkan banyak pihak. Menurut Muhammad Farid, Direktur Riset Indonesia Media Monitoring Centre (IMMC), lembaga yang secara reguler memantau dinamika pemberitaan Pemilukada DKI, kekalahan Foke tak lepas dari soal lemahnya mesin partai.

“Foke terlihat sangat mengandalkan konsep ‘one man show’. Entah karena sangat percaya diri atau karena mesin partai dianggap tidak bisa berjalan. Tidak masalah jika Foke ingin secara agresif menonjolkan sosoknya. Tapi bagaimanapun, mesin partai tetap dibutuhkan sebagai penyokong. Dalam kasus Foke, saya lihat mesin parpol pendukungnya sangat lemah. Saya tidak tahu apa penyebab lemahnya kinerja partai ini. Bisa terkait dengan soliditas atau memang kinerjanya yang buruk,” jelas Farid.

Sebaliknya dengan Jokowi. Menurut Farid, mesin PDIP dan Gerindra terlihat sangat aktif menyokong figur Jokowi. Bahkan, sokongan itu bukan hanya diberikan di lapangan, tapi juga di tingkat publikasi. Iklan Prabowo Subianto yang cukup massif, yang mempromosikan figur Jokowi, menurut Farid, salah satu bukti nyata keseriusan mesin partai menunjang poularitas dan elektabiltas calonnya.

Selain soal mesin partai, Farid menilai bahwa isu penyelewengan DPT menjadi salah satu faktor negatif terhadap citra Foke. Harus diakui, isu DPT ini cukup santer membentuk bola salju isu negatif di media massa. Publik menangkap isu itu sebagai sebuah tindakan manipulatif yang dilakukan oleh salah satu kandidat, untuk kepentingan pemenangannya.

“Ini yang terbentuk di publik seperti itu. Dan walaupun tuduhan dan gugatan tidak mengarah pada Foke, tapi KPUD selaku institusi penyelenggara. Tapi, secara implisit opini publik menafsirkannya sebagai tindakan manipulatif yang dirancang oleh calon petahana yaitu Foke. Isu DPT, harus diakui memberikan saham negatif terhadap citra Foke. Kondisi ini justru menguntungkan bagi calon yang lain. Termasuk Jokowi.

Farid menjelaskan bahwa kelahan Foke atas Jokowi di Putaran 1 ini bisa dilihat multiperspektif dan multitafsir. Tapi yang jelas, kondisi ini harus direpon dengan sikap terbuka dan konstruktif oleh Foke sendiri. Foke harus melakukan evaluasi besar-besar terhadap gerbong Tim Suksesnya.

IMMC Jakarta

-RY

You may also like...

0 thoughts on “Foke Terlalu ‘One Man Show’”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


7 + 9 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Follow Us




Jakarta

Partly Cloudy
Humidity: 94
Wind: 9.66 km/h
26 °C
24 31
19 Dec 2014
24 32
20 Dec 2014

Xpresee

Jakarta Traffic Info – TMC Metro

17:18 Lalu lintas di tol JORR dari Kp. Rambutan arah Pd. Indah dan sebaliknya padat http://t.co/nJGbx5A9gz (Photo:@rifqyalfian)TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) posted a photo on Twitterpic.twitter.comGet the whole picture - and other photos from TMC Polda Metro Jaya

17:17 Lalu lintas di tol JORR dari Pondok Indah arah Kampung Rambutan padat http://t.co/RwmJMwRwKq (Photo:@mr_zaq)TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) posted a photo on Twitterpic.twitter.comGet the whole picture - and other photos from TMC Polda Metro Jaya

17:16 Lalu lintas di tol dari Priok arah ke Cawang terpantau padat http://t.co/WygU5jos39 (Photo:@dedirosadi9)TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) posted a photo on Twitterpic.twitter.comGet the whole picture - and other photos from TMC Polda Metro Jaya

17:15 Pemotor alami kecelakaan tunggal di depan FKUI Salemba dan sudah dlm penanganan petugas #Polri

RT @indotollroad: 17.10 Tol BSD Lalin lancar, Cuaca Hujan. hati2 di jalan http://t.co/Azw7502GmVTMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro) posted a photo on Twitterpic.twitter.comGet the whole picture - and other photos from TMC Polda Metro Jaya