Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Makanan Pengganti Daging

48

Jakartakita.com: Daging adalah sumber lemak jenuh. Terlalu banyak mengonsumsi daging dapat memicu terjadinya penyempitan pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah dan kolesterol jahat. Oleh karena itu dianjurkan untuk mengurangi konsumsi daging dan menggantinya dengan protein nabati.

Selain murah, sumber protein nabati tidak mengandung kolesterol dan lemak jenuh seperti sumber protein hewani. Protein nabati juga mengandung berbagai karbohidrat kompleks, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya yang membantu menurunkan risiko berbagai jenis penyakit.

Nilai kalori yang dihasilkan sumber protein nabati pun cenderung sama dengan sumber protein hewani. Berikut beberapa sumber protein nabati yang dapat menggantikan sumber protein hewani, seperti dikutip dari Livestrong, berikut ini 10 alternatif makanan nabati kaya protein.

  1. Kacang Kedelai. Selain kaya protein, kacang kedelai juga rendah lemak dan mengandung phytochemical seperti isoflavon, asam phytc dan saponin. Kandungan ini baik untuk mengurangi potensi terkena penyakit jantung, osteoporosis dan kanker. Kedelai mengandung 29 gram protein per cangkirnya.
  2. Tahu. Tahu adalah salah satu hasil olahan kacang kedelai. Tahu yang kaya nutrisi, terutama protein bisa diolah menjadi berbagai kreasi masakan.
  1. Yoghurt. Yoghurt mengandung kalsium tinggi dan protein. Bisa dikonsumsi langsung, dicampur buah, smoothies, atau bisa jadi tambahan untuk sup dan kari.
  1. Almond. Kacang gurih ini rendah karbohidrat, tinggi kalsium dan protein. Selain itu, almond juga mengandung serat alami, dapat dikonsumsi mentah atau bahan penambah rasa pada makanan lain.
  1. Kacang-kacangan. Jenis kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang merah, buncis atau kacang panjang mengandung serat dan protein tinggi. Satu cangkir kacang-kacangan mengandung 12-15 gram protein.
  1. Brokoli. Brokoli mengandung 5 gram protein dalam satu cangkir, juga serat, karbohidrat, vitamin dan mineral sehingga digolongkan sebagai sayur dengan nutrisi lengkap.
  1. Tempe. Bahan makanan dari fermentasi kedelai ini cukup enak dan lezat. Kaya akan protein nabati, dan bisa diolah menjadi makanan apa saja.
  1. Keju. Semua jenis keju adalah sumber protein yang baik. Cobalah keju cheddar atau mozzarella yang dicampur ke dalam salad, pasta, sandwich atau cream soup. Satu hal yang harus diperhatikan, terutama bagi Anda yang sedang diet, keju mengandung lemak. Sehingga batasi konsumsi Anda tak lebih dari 1 ons per hari.
  1. Bayam. Dalam satu cangkir bayam terkandung 3 gram protein. Anda bisa mengonsumsinya dengan cara dikukus, rebus atau ditumis. Pastikan Anda tidak terlalu lama memasaknya, agar rasa tidak berubah dan nutrisinya tetap terjamin
  1. Susu. Susu mengandung 8 gram protein di tiap satu cangkirnya. Susu juga dikenal sebagai bahan makanan serba guna. Anda bisa mengonsumsinya dengan diminum langsung, dicampurkan pada teh atau kopi, atau sebagai campuran dessert.

(Risma)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: