Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Fashion Cheongsam Dalam Sejarah

54

fashion cheongsamJakartakita.com : Setiap suku bangsa  memiliki pakaian tradisional yang merupakan identitas diri bangsa tersebut. Tidak hanya itu, di balik identitas itu tersimpan pula makna turun temurun yang diwariskan oleh leluhur. Begitu pula pakaian tradisional suku bangsa Tionghoa yang akrab disebut Cheongsam.

Cheongsam adalah pakaian adat suku bangsa Tionghoa untuk kaum perempuan. Nama cheongsam sendiri berarti pakaian panjang, yang diambil dari terjemahan bahasa Inggris dari dialek provinsi Guangdang, Tiongkok (cheuhngsaam). Sedang di Beijing, pakaian ini biasa disebut qipao.

Cheongsam atau qipao ini sudah dikenal oleh Bangsa Manchu semenjak Dinasti Qing menguasai Tiongkok. Warna pakaian tradisional ini pada umumnya merah, karena suku bangsa Tionghoa percaya bahwa warna merah membawa keberuntungan dan kesejahteraan. Namun pakaian tradisional cheongsam juga memiliki warna lain selain merah, seperti; putih, hitam, biru, dan lainnya.

Bahan satin, sutra dan brokat yang biasa digunakan dalam pembuatan cheongsam, membuat pakaian tradisional ini terlihat menawan dan elegan. Motif cheongsam pun beraneka-ragam. Setiap motif memiliki filosofi masing-masing. Seperti motif bunga peony yang merupakan perlambang kemakmuran. Motif naga sebagai perlambang kekuatan.  Motif ikan yang melambangkan keberuntungan. Serta motif bunga lotus yang melambangkan kecantikan.

Pada perkembangannya, cheongsam tidak lagi hanya dikenakan oleh perempuan Tionghoa. Kepopuleran cheongsam bahkan ikut meramaikan ranah fashion dunia. Cheongsam digemari oleh perempuan dari berbagai bangsa karena modelnya yang unik, cantik dan elegan untuk dikenakan dalam berbagai kesempatan. (berbagai sumber/Risma)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: