Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

3 Penyakit yang Biasa Menyerang Wanita

29

woman sicknessJakartakita.com : Melalui The World Factbook, Central Intelligence Agency (CIA) merilis angka harapan hidup tahun 2012 sejumlah negara-negara di dunia.  Dalam riset itu disebutkan bahwa usia harapan hidup perempuan di Indonesia lebih tinggi, 74,29 tahun, dibandingkan pria yang hanya 69,07 tahun.  Dibandingkan dengan wanita, usia harapan hidup pria memang lebih pendek. Bahkan menurut riset para peneliti dari Uni Eropa, sebenarnya hanya sedikit saja pria yang usianya mencapai 65 tahun. Kondisi ini menurut para ahli disebabkan karena kebiasaan dan gaya hidup pria yang buruk seperti merokok, dan konsumsi alkohol.

Walaupun usia harapan hidup wanita lebih panjang dibandingkan pria. Wanita harus tetap waspada dengan 3 penyakit yang biasa menyerang wanita:

·         Anemia. Selama masa produktif, kebutuhan zat besi wanita lebih tinggi dibanding laki-laki. Pada masa produktif, wanita mengalami fase menstruasi, hamil, sampai menyusui. Sayangnya, seringkali wanita mengabaikan fakta ini dan mengonsumsi zat besi ala kadarnya, tidak mencukupi kebutuhan terutama saat menstruasi. Inilah yang menyebabkan wanita lebih rentan terkena anemia. Kekurangan zat besi bisa menimbulkan lemah, letih, lesu, dan menurunnya konsentrasi.
Kandungan zat besi sendiri bisa didapat dari daging merah, hati ayam, atau sapi. Atau, dari sumber nabati, berupa sayuran hijau. Atau bisa juga dengan mengkonsumsi Sangobion Kapsul.

·         Osteoporosis
Wanita lebih rentan osteoporosis dibanding laki-laki, terutama saat hamil dan menyusui. Secara umum, kebutuhan kalsium wanita dan laki-laki sama. Namun, saat hamil dan menyusui, kebutuhan kalsium wanita akan meningkat. Jika asupan kalsium kurang, bayi akan menyerap cadangan kalsium dari tubuh ibu, sehingga wanita kekurangan kalsium dan mengalami osteoporosis. Sumber kalsium tidak hanya didapat dari susu, tetapi juga ikan yang dikonsumsi dengan tulangnya, ceker, tempe, kacang-kacangan, dan daun singkong.

·         Obesitas. Komposisi tubuh wanita, memiliki lebih banyak jaringan lemak. Inilah mengapa wanita lebih rentan terkena obesitas. Lemak terbagi menjadi lemak jenuh dan tidak jenuh. Lemak jenuh inilah yang berbahaya bagi tubuh. Jika lemak jenuh tinggi, kolesterol jahat juga tinggi. Sebaliknya, lemak tidak jenuh justru melindungi tubuh dari kolesterol, hipertensi, dan lain-lain. Jadi, wanita sebaiknya memperbanyak konsumsi lemak tak jenuh, yang bisa didapatkan dari minyak nabati, minyak ikan, soya, dan ikan-ikanan. Atau, mengimbangi konsumsi lemak dengan berolahraga dan memperbanyak konsumsi serat yang bisa mengikat lemak. Serat bisa memperlancar buang air besar dan meminimalkan penyerapan lemak oleh tubuh.

(Risma)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: