Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Puasa VS Produktivitas Kerja

33

women anemiaJakartakita.com : Banyak kaum muslimin menjadikan puasa sebagai alasan bersikap lesu, meminta pengurangan jam kerja, produktivitas merosot, dan kemalasan-kemalasan lainnya sebagai konsekuensi logis puasa. Padahal Rasulullah SAW tak pernah mencontohkan demikian.

Berikut adalah sejumlah tips yang bisa dipraktikan agar puasa Anda tidak mengganggu produktivitas kerja Anda:

Niat

Awali segala sesuatu dengan niat. Jika niat Anda untuk berpuasa kuat, maka secara psikologis Anda punya modal untuk tetap semangat melakukan aktivitas sehari-hari walaupun sedang berpuasa.

Sahur

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): Sahur itu makanan yang barakah, janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya meneguk setengah air, karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur“.

Tahap terpenting sebelum memulai aktifitas Anda sepanjang hari dimulai saat sahur. Saat sahur, pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Jangan mengonsumsi makanan manis saat sahur agar tubuh tidak terasa lemas dan cepat lapar.Jangan lupa minum air yang banyak agar tidak dehidrasi. Kalau perlu konsumsi sangobion kapsul untuk mengatasi gejala anemia agar tetap semangat saat menjalankan ibadah puasa.

Pola Tidur

Di bulan Ramadhan biasanya pola tidur Anda akan sedikit berubah karena harus shalat Tarawih dan bangun sahur sebelum subuh. Pastikan Anda tetap mempertahankan waktu tidur yang baik dengan pergi tidur lebih awal, agar tidak mengantuk saat harus menjalani sahur dan aktifitas di siang harinya.

Jangan segan-segan untuk memanfaatkan istirahat makan siang Anda untuk tidur sejenak, apabila Anda sangat mengantuk.

Olahraga

Saat berpuasa maka asupan dalam tubuh kita terhenti, tapi jangan jadikan alasan Anda jadi tidak beraktifitas. Anda masih bisa berolahraga. Namun Anda harus mengatur sedemikian rupa pola olahraga Anda agar tetap bugar.

Jika Anda melakukan olahraga pagi sebaiknya pilih yang ringan, seperti; jogging, bersepeda, bulu tangkis, dll. Agar tidak memicu terjadinya dehidrasi dan kelelahan yang berlebihan saat siang hari yang akhirnya bisa berakibat mengurangi efektivitas kerja.

Olahraga yang lebih berat di sore hari. Alasannya, bila olahraga tersebut menimbulkan kehilangan cairan yang berlebihan tentunya akan lebih mudah tercukupi saat waktu berbuka. Selain itu kelelahan yang terjadi akibat menjalani latihan berat tersebut tidak akan mengganggu  kinerja Anda dalam bekerja.

Berbuka Puasa

Segerakan berbuka puasa dengan minuman hangat dan manis untuk memulihkan tenaga secara instan. Setelah shalat Maghrib bisa memulai makan-makanan yang berat seperti nasi, roti dan lauk-pauknya. Pilihlah makanan berprotein tinggi dan berkarbohidrat kompleks yang cukup.

(Risma)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: