Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Bus Produksi Swedia, Siap Gantikan Transjakarta

30
dok: jakarta.go.id
dok: jakarta.go.id

Jakartakita.com: Hari ini,Kamis (8/5/2014), Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Ahok menguji coba bus produksi Scania dari Swedia. Rencananya bus tersebut akan digunakan sebagai armada transjakarta yang baru.

Saat menguji coba bus Scania, Basuki didampingi Duta Besar Swedia untuk Indonesia Ewa Polano, Presiden Direktur PT United Tractors (ATPM Scania) Djoko Pranoto, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Antonius NS Kosasih, serta sejumlah jajaran pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ahok mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang sedang berupaya untuk membenahi layanan transjakarta. Salah satunya, dengan cara membenahi unit-unit bus, yakni dengan mulai menggunakan produk-produk bus dengan merek terkenal.Menurut Ahok, bis besutan Scania merupakan salah satu produk bis terbaik karena masa penggunaannya bisa mencapai tiga puluh tahun. Apalagi material badan bus terbuat dari aluminium, logam yang tidak mudah berkarat.

Ahok bahkan menilai, dengan sistem suspensi elektronik kenyamanan bus Scania mampu menyamai mobil-mobil bermerek mahal, semacam Mercedes Benz, Range Rover, dan Toyota Land Cruiser. Ia juga mengklaim, sistem gas pada bus Scania merupakan yang terbaik di dunia. Jadi, ia memastikan, tidak akan ada lagi kejadian-kejadian bus terbakar karena adanya kebocoran gas.

Dengan sejumlah kelebihan yang dimiliki oleh bus yang menggunakan bahan bakar gas Euro VI, berkapasitas 140 orang (42 tempat duduk). Tidak heran jika harga yang ditawarkan cukup fantastis. 5,8 M per unit bus.

Sejumlah negara yang tercatat menggunakan produk Scania untuk transportasi massalnya, antara lain Singapura,Inggris, Australia, Estonia, dan Norwegia.

Untuk saat ini, Scania memang diakui sebagai salah satu produsen terbesar di dunia saat ini untuk bus dan truk. Perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1891 dan berpusat di Kota Sodertalje, Swedia ini, menurut laman resminya, telah memproduksi lebih dari 1,4 juta bus dan truk.

Pada kesempatan itu, Basuki memastikan, meskipun bus-bus itu diimpor dari Eropa, perakitannya tetap akan dilakukan di Indonesia.

Adapun status tender bus gandeng Scania saat ini adalah pihak PT United Tractors selaku ATPM telah mendaftarkan bus gandeng Scania ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), sebagai persyaratan mengikuti lelang melalui e-catalogue.  Kalau semuanya lancar, maka jalanan ibukota Jakarta yang dipenuhi bus canggih seperti di negara maju bukan hanya mimpi. (Risma)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: