Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

5 Tanda Anda Tidak Bahagia

40
dok: coverslike
dok: coverslike

Jakartakita.com: Karir yang kian menanjak, memiliki rumah dan mobil idaman, menikah dengan kekasih yang sudah lama dipacari. Yakin Anda sudah bahagia sekarang?

Harta berlimpah dan karir yang bagus belum tentu akan menjamin Anda bahagia. Manusia memang membutuhkan uang untuk hidup. Namun uang tidak bisa membeli kebahagiaan.

Berikut adalah 5 tanda yang biasa ditemukan pada orang yang tidak bahagia.

  1. Hobi baru. Jika tiba-tiba Anda memiliki hobi baru dan menikmatinya sendiri saja, mungkin ada yang perlu sedikit dikhawatirkan. Menghabiskan sebagian besar waktu dengan  kegiatan baru merupakan indikasi seseorang sedang mencari pelarian dari hidupnya yang tidak bahagia. Hobi baru yang bikin kecanduan membuat seseorang lupa waktu. Coba perhatikan, apakah Anda jadi semakin sering menonton TV atau berlama-lama browsing di depan komputer? Kalau iya, mungkin Anda memang sedang berupaya melupakan masalah.
  2. Hubungan cinta bermasalah. Saat seseorang merasa tak lagi mendapatkan kebahagiaan, ia bisa berubah menjadi pribadi yang egois. Tidak mau mendengarkan perkataan pasangan atau ‘asik sendiri’ dengan kegiatannya tanpa memerdulikan pasangannya. Akhirnya komunikasi dengan pasangan jadi terganggu, dan hubungan menjadi renggang.
  3. Stress. Orang yang tidak bahagia seringkali merasa stress berlebihan. Akibatnya jantung jadi sering berdebar-debar, kepala pusing memikirkan hal-hal yang sebenarnya sepele dengan berlebihan. Hormon saat stress (kortisol) dapat menurunkan imunitas tubuh. Hal ini menjelaskan mengapa saat stress Anda jadi mudah masuk angin dan terkena flu.
  4. Terus-menerus mencari kesenangan. Kalau Anda tiba-tiba menjadi lebih sering shopping tanpa tujuan, travelling sendirian, ataupun hal lain yang bisa membuat Anda ‘lupa’. Hati-hati, Anda mungkin sedang tidak bahagia. Kesenangan semu yang bikin nagih dapat membantu Anda mentupi perasaan yang tak menentu dan kesepian batin.
  5. Kurang tidur. Saat Anda dirundung masalah, biasanya stress meningkat. Akibatnya hormon kortisol mengganggu metabolisme Anda hingga Anda tidak bisa terlelap tidur.

(Risma)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: