Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Bahaya ‘High Heels’ dan ‘Flat Shoes’

44
dok: thegloss
dok: thegloss

Jakartakita.com: Tahukah Anda kalau ternyata, pemakaian high heels atau flat shoes secara terus-menerus sama-sama beresiko bagi kesehatan Anda.

High heels atau  sepatu berhak tinggi berbahaya karena pemakainya rentan terkilir yang bahkan bisa menyebabkan patah tulang kaki. High heels juga bisa menyebabkan bengkak pada ibu jari kaki karena beban tubuh bertumpu pada ujung kaki, nyeri lutut, nyeri punggung, juga merupakan beberapa efek buruk lain memakai hak tinggi.

Dari hasil  riset yang dilakukan oleh Neurobion dengan sampel tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, dan Palembang, ditemukan fakta, bahwa wanita yang sering mengenakan sepatu hak tinggi atau high heels , sebanyak 79 persen mengaku merasakan kebas, dan 67 persen sering merasakan kesemutan.

Bagi yang suka memakai high heels, sebaiknya saat tidur istirahatkan kaki dengan menaruh tumpukan bantal di bawah betis, supaya kaki rileks. Kalau perlu konsumsi suplemen vitamin neurotropik untuk mengurangi gejala neuropati, seperti; kebas dan kesemutan.

Tak jauh berbeda dengan high heels ternyata flat shoes juga dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Menurut seorang konsultan bedah Ortopedik, Mike O’Neil, seseorang yang mengenakan flat shoes ataupun high heels dalam jangka waktu lama atau lebih dari 6 bulan berisiko menimbulkan berbagai masalah pada kesehatan tubuh Anda.

Para ahli penyakit kaki mengatakan bahwa 75% orang menderita masalah pada kaki beberapa kali dalam hidup. Para ahli pun mengungkapkan bahwa semua jenis sepatu memiliki bahaya masing-masing.

Flat shoes yang memiliki pijakan kaki datar, memang bisa mengurangi risiko terkilir. Akan tetapi, flat shoes bisa berbahaya karena pemakai sepatu jenis ini cenderung berjalan dengan cara menyeret langkahnya, padahal ini berbahaya karena dapat memperburuk postur tubuh. Flat shoes ini juga dapat melonggarkan tulang sendi dan urat daging. Selain itu, flat shoes bisa menyebabkan radang sendi pada tempurung lutut.

Seperti dikutip Sun Health, Dave Wain, ahli penyakit kaki dari Carnation Footcare menjelaskan, flat shoesberbahaya karena tidak adanya bantalan di kaki, flat shoes cenderung meningkatkan lengkungan pada telapak kaki, dan sakit ketika harus mengenakan high heels .

Bahkan, flat shoes dapat menyebabkan tumit pecah-pecah, dan masalah pinggul. Karenanya, ada baiknya Anda berganti-ganti memakai flat shoes dan  high heels. 

Mike O’Neil menambahkan bahwa tinggi tumit sepatu ideal adalah sekitar 1 inchi atau 2,5 cm. (Risma/berbagai sumber)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: