Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Jangan Langsung Pacaran, Sesaat Setelah Putus Cinta

59
dok: pattiknows
dok: pattiknows

Jakartakita.com – Jangan langsung menjalin hubungan cinta dengan orang lain, saat baru putus cinta. Jangan
pernah menganggap, memulai hubungan percintaan yang baru akan mudah menghapuskan kenangan buruk atas sakitnya putus cinta. Namun, tentu saja itu tidak baik bagi kelangsungan hubungan Anda nantinya, kalau hanya
menjadikan orang baru sebagai pelarian.

Ini adalah dampak buruk yang akan terjadi jika Anda memaksakan langsung pacaran setelah putus cinta:

1. Tidak menjadi diri sendiri

Pasca putus cinta, Anda pasti masih marah, kesal, tak percaya, terluka dan sedih. Ketimbang berpura-pura
mencintai seseorang untuk menutupi perasaan sakit hati yang sesungguhnya. Lebih baik tunggu hingga waktu yang
tepat.

2. Hanya balas dendam

Anda yang baru saja putus cinta, apalagi bila hubungan yang dijalani sebelumnya sudah cukup lama. Mungkin
masih sangat marah, terluka sekaligus sedih. Kondisi mental yang tidak stabil membuat Anda hanya menjalin
hubungan baru untuk ‘balas dendam’.Jika itu alasan Anda segera punya pacar baru, hubungan yang Anda jalani
pastinya akan terasa hambar.

3. Mencari sosok mantan pada pacar baru

Karena Anda sudah bersama mantan untuk waktu yang cukup lama, Anda tentunya telah mengenal satu sama lain
dengan baik. Jika Anda langsung pacaran setelah putus dengannya, Anda akan cenderung mencari sosok mantan
Anda pada pasangan baru Anda. Dan ini sangat tidak baik untuk hubungan percintaan Anda.

4. Selalu membandingkan

Jika Anda langsung berpindah ke lain hati setelah putus, Anda secara tidak sadar akan mulai membandingkan
mantan Anda dengan pasangan baru Anda. Tentu saja, ini tidak baik untuk hubungan percintaan Anda. Tidak ada
seorang pun yang mau dibanding-bandingkan dengan orang lain.

5. Berharap kembali dengan mantan

Anda mungkin masih memiliki harapan untuk balikan dengan mantan. Saat Anda dan mantan sudah meredakan emosi masing-masing, baru Anda bisa memutuskan kembali pada sang mantan atau ‘move on’. Intinya, jangan membuat keputusan penting tergesa-gesa saat sedang emosi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: