Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Rumah di Harvest City, Layak Diburu Kaum Urban untuk Tempat Tinggal dan Investasi

481
Harvest City Cibubur
foto : istimewa

Jakartakita.com – Sejak beberapa tahun terakhir, properti di wilayah Cibubur terus ‘diburu’ kaum urban Jakarta untuk rumah tinggal, juga investasi.

Jarak yang lumayan dekat dengan pusat kota Jakarta, serta akses yang mudah dijangkau, membuat pertumbuhan properti di wilayah Cibubur terus berkembang. Harga properti-nya pun ikut melesat seiring tingginya demand masyarakat.

Sementara itu, di wilayah Cibubur sendiri, banyak pengembang yang menawarkan proyek properti dengan beragam konsep hunian. Namun, tidak ada yang mampu menyaingi konsep yang ditawarkan proyek Harvest City, sebagai kota mandiri terbesar dan terluas di Cibubur, dengan lingkungan hijau, sejuk dan nyaman seluas 1050 hektar.

Selain itu, Harvest City juga memiliki keunikan yaitu memiliki lahan yang terbagi dalam 2 (dua) daerah kabupaten yang bersebelahan/berdampingan yaitu Kabupaten Bogor dengan izin pengembangan lokasi seluas 200 hektar dibawah PT Dwikarya Langgengsukses (PT. DLS) dan Kabupaten Bekasi dengan luas izin pengembangan lokasi seluas 850 hektar dibawah PT Dwigunatama Rintisprima (PT. DRP). Dan uniknya lagi, Harvest City dikembangkan oleh tiga pengembang sekaligus yaitu ; Suryamas Group, Duta Putra Land dan Kalindo Land.

Sebagai informasi, Harvest City mulai membangun ‘kota’-nya pada Oktober 2008, dimulai dengan memasarkan unit-unit rumah klaster Bromelia yang dalam waktu dua hari, sekitar 250 unit langsung terjual habis.

Saat ini, di Harvest City sudah dibangun 26 kluster dan 6500 unit rumah sudah terjual, dengan jumlah penduduk (yang sudah huni) sekitar 3000-an jiwa.

Beragam fasilitas pun telah tersedia mulai dari sekolah, pasar tradisional, lapangan futsal, minimarket, apotik, shuttle, feeder busway, restaurant, festival oriental (tempat wisata dan berbelanja bernuansa Tiongkok dan Korea), dan HX Harvest Box (lifestyle center-nya Harvest City).

“Saat ini kami baru mengembangkan sekitar 10 persen saja dari luas lahan 1050 hektar. Diperkirakan, pengembangan masih akan berlangsung sekitar 30 tahun lagi. Artinya, proyek properti di Harvest City masih sangat menjanjikan untuk sebuah investasi,” kata Agung Novianto, Sales Manager Harvest City, yang ditemui dikantornya, di Marketing Gallery Harvest City, Jl. Transyogi KM 1,5, Cileungsi-Bogor, Rabu (6/5/2015).

Adapun pengembangan yang terbaru, sambung Agung, yaitu dengan diluncurkan dua klaster sekaligus yaitu klaster Rosaline, yang dipasarkan mulai harga Rp 300 jutaan dan Klaster Sakura, yang ditawarkan mulai harga Rp 180 jutaan.

“Kami juga menawarkan DP ringan, sebesar Rp 2,5 juta, agar konsumen langsung bisa memiliki rumah tanpa harus membayar BPHTB dan tambahan subsidi biaya KPR,” jelasnya lagi.

Kedepan, lanjut Agung, Harvest City akan berkembang menjadi sebuah kota yang terlengkap fasilitasnya. Memiliki kualitas lingkungan perumahan yang jauh lebih baik dan terbentuk menjadi kota satelit.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: