Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Si Hitam Manis yang Jadi Favorit Berbuka Puasa

67

Jakartakita.com – Siapa yang tak kenal dengan si hitam manis yang jadi  ikon Ramadan dan banyak dijual di sepanjang jalan. Yah, Kurma si buah khas Timur Tengah ini memang menjadi primadona setiap bulan Ramadan tiba.

Sejumlah penjual Kurma mengaku panen rezeki karena tingginya permintaan buah asal Timur Tengah tersebut selama bulan Ramadhan. Tak hanya di pasar tradisional, kurma pun menjadi komoditas primadona di ritel pasar modern. Puncak penjualan akan terjadi pada H-10 jelang Lebaran dimana bagi sebagian orang kurma dijadikan sebagai hidangan menyambut tamu saat Lebaran.

Harga kurma pun dibanderol mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu tergantung dari jenisnya. Ada kurma Irak atau lebih dikenal dengan kurma Nagel, kurma Madinah dengan macam jenis lainnya, kurma Mesir, kurma Tunisia, Medjol, dan yang tersohor yakni kurma Ajwa atau lebih dikenal dengan kurma Nabi.

Sebagai menu berbuka dan hidangan selama puasa, kurma memang terasa pas. Apalagi kurma ini ternyata banyak sekali manfaatnya. Antara lain:

  • Kandungan Gula yang Mudah Dicerna. Menurut Dr Anwar El Multi dari Mesir, kurma mengandung glukosa 70%. Glukosa ini mudah dicerna dan mudah dibakar oleh tubuh sehingga menghasilkan energi tinggi namun tanpa mempersulit tubuh untuk mengolah, mencerna dan memanfaatkan kurma untuk kebutuhan tubuh. Fakta menarik lain tentang kandungan kurma ditemukan oleh Dr David Conning, Dirjen British Nutrition Foundation, segelas air yang mengandung glukosa akan diserap dalam waktu 20 – 30 menit. Karena kandungan seratnya yang tinggi, gula dalam kurma baru habis terserap dalam tempo 45 – 60 menit. Karena itu, mengonsumsi kurma pada waktu sahur akan membuat badan kita menjadi segar dan tahan lapar.
  • Kandungan kalsium, berfungsi  membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang dan gigi.
  • Kandungan Fosfor,   bersama kalsium Fosfor berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang dan gigi.
  • Kandungan Magnesium berfungsi membantu fungsi enzim, otot dan saraf.
  • Kandungan Kalium  berfungsi mempertahankan fungsi normal otot jantung, menjaga keseimbangan tingkat asam basa cairan tubuh, transmisi saraf dan sintesis protein.
  • Kandungan Natrium/Sodium berfungsi mempertahankan tekanan osmosis dan keseimbangan air dalam tubuh, mempertahankan permeabilitas sel, membantu mempercepat transmisi rangsangan saraf dan keseimbangan asam basa.
  • Kandungan Zat besi terdapat dalam darah sebagai hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan kembali membawa karbondioksida untuk dilepaskan di paru-paru.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: