Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

E-Money Sakuku dan Flazz, Ini Bedanya!

428
sakuku-bca
foto : jakartakita.com/ikung adiwar

Jakartakita.com – Pada hari Senin (28/9/2015) lalu di Jakarta, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meluncurkan produk uang elektronik (e-money) – Sakuku.

Produk ini sebagai jawaban BCA dari kondisi yang terjadi saat ini di masyarakat, dimana telah terjadi pergeseran perilaku di konsumen muda Indonesia.

“Kami melihat, terjadi pergeseran perilaku di konsumen muda Indonesia. Mereka tak pernah bisa lepas dari ponsel setiap harinya. Mereka butuh kecepatan, kemudahan, dan kepraktisan dalam melakukan transaksi. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kami meluncurkan produk e-money Sakuku yang berbasis aplikasi via ponsel,” kata Direktur BCA, Suwignyo Budiman, disela-sela acara peluncuran.

Lantas apa bedanya produk Sakuku dengan produk sebelumnya yang dimiliki BCA yakni Flazz?

Menurut Suwignyo, BCA menghadirkan produk baru Sakuku ini atas permintaan sebagian besar nasabahnya yang merupakan segmen anak muda yang membutuhkan pembayaran dengan mudah dan aman. Sakuku ini, kata dia, sama halnya dengan Flazz, yakni sebagai alat pembayaran.

“Namun, yang menjadi pembeda adalah sistem QR Code. Nasabah kami bisa melakukan transaksi yang aman dan nyaman langsung melalui ponsel mereka,” jelasnya.

Selain itu, sambung dia, Flazz lebih banyak digunakan untuk keperluan transportasi, yaitu pembayaran Transjakarta maupun Commuter Line. Sedangkan Sakuku akan lebih banyak digunakan untuk pembayaran di merchant dan toko online.

“Sakuku dapat digunakan di 114 outlet di Jabodetabek dan merchant online, seperti blibli.com dan Bhinneka.com,” sahutnya lagi.

Suwignyo menambahkan, kedua produk e-money ini bisa dipilih nasabah sesuai dengan keperluan masing-masing.

Untuk mendorong penggunaan Sakuku ini, BCA memberikan bonus top up saldo Sakuku senilai Rp 50.000 untuk 20.000 nasabah yang mengunduh aplikasi ini. Selanjutnya, BCA akan terus memperkenalkan Sakuku sebagai cara pembayaran baru yang mudah dan aman dari BCA ke masyarakat luas.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: