Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Kalah Adu Penalti Lawan Middlesbrough, MU Tersingkir dari Piala Liga

286

foto: espn
foto: espn
Jakartakita.com – Akibat kalah 1-3 dalam babak adu penalti melawan klub Divisi Championship Midlesbrough yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Kamis (29/10/2015) dini hari WIB, Manchester United tersingkir dari ajang Piala Liga Inggris. Adu penalti terpaksa dilakukan, karena setelah waktu normal dan dua babak tambahan di pertandingan 16 besar di kandang MU tersebut, tak satu pun gol tercipta.

Tiga penendang penalti MU yaitu Wayne Rooney, Michael Carrick, dan Ashley Young gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan Rooney dan Young digagalkan kiper Tomas Mejias, sedangkan tembakan Carrick tak tepat sasaran. Penendang Boro hanya David Nugent yang gagal.

Kegagalan MU melaju ke perempat final ajang Piala Liga sebetulnya cukup beralasan, karena pelatih Louis Van Gaal menurunkan para pemain cadangan dalam pertandingan ini. Striker muda James Wilson menjadi striker tunggal di lini depan, ia disayapi oleh Memphis Depay dan Jesse Lingard. Sedangkan lini tengah MU diisi oleh Marouanne Fellaini, Carrick, dan Andreas Pereira.

Hanya kuartet lini belakang yang diawaki para pemain inti, yaitu Marcos Rojo, Daley Blind, Chris Smalling, dan Matteo Darmian. Kiper Argentina Sergio Romero diberi kesempatan bermain di bawah mistar gawang MU dalam pertandingan ini.

Meski MU menguasai jalannya pertandingan, Boro menciptakan peluang emas pertama dalam laga. Berawal dari sebuah tendangan sudut Boro pada menit ke-17 yang dapat dihalau pemain MU, tapi bola lalu dapat dikuasai Grant Leadbitter. Oleh Leadbitter bola kembali diumpankan ke kotak penalti MU dan disambut dengan bicycle kick oleh Emilio Nsue. Bola melenceng dari sasaran namun masih bisa dikuasai bek Boro George Friend. Sayang Friend tak mampu menaklukkan Romero dari jarak empat meter.

MU terus menyerang setelah itu, tapi permainan para pemain MU yang notabene sebagian besar adalah pemain cadangan tidak berkembang. Hal ini menyebabkan Van Gaal mengganti Wilson di awal babak kedua dengan Rooney.

Masuknya Rooney membuat serangan MU lebih berarti, sebuah umpan dikirimkannya kepada Depay. Winger Belanda ini lalu melakukan tendangan ke gawang yang sempat membuat Mejias kerepotan.

Van Gaal kemudian kembali melakukan pergantian pemain, Young masuk menggantikan Rojo pada menit ke-61. Empat menit berselang, sebuah kesalahan hampir membuat gawang MU jebol. Blind yang mendapat tekanan dari striker Boro, Kike, mengumpan bola kepada Romero. Tapi sang kiper gagal menguasai bola. Beruntung bagi MU, si kulit bundar lalu bergulir keluar lapangan, tak masuk ke gawang.

Gawang Red Devils kembali terancam pada menit ke-68, tendangan Leadbitter tepat sasaran. Tapi Romero kali ini sigap menepis bola yang mengarah kepadanya. Pergantian pemain terakhir dilakukan MU tiga menit kemudian, Anthony Martial masuk menggantikan Depay.

Pada menit ke-78 pergantian pemain pertama dilakukan Boro, Bruno Zuculini masuk menggantikan Carlos De Pena. Inilah debut Zuculini untuk Boro setelah dipinjam dari Manchester City. Sedangkan pergantia kedua terjadi pada menit ke-84, Nugent masuk menggantikan Kike.

Di penghujung waktu normal, yaitu pada menit ke-90, MU nyaris unggul. Young melewati hadangan Nsue lalu meluncurkan umpan silang dengan kaki kirinya. Bola yang meluncur disambut Lingard dengan tendangan setengah voli, tapi hanya menghantam tiang gawang Boro.

Setelah itu Romero dua kali menyelamatkan gawangnya dari kebobolan, yaitu saat menghadapi Leadbitter satu lawan satu dan tendangan first time Kike terhadap crossing Nsue. Karena tak ada gol terjadi di waktu normal, laga berlanjut ke babak tambahan.

Pada menit ke-98, MU kembali mengancam lewat Fellaini. Ia melakukan umpan satu dua dengan Rooney, lalu memberi umpan kepada Pereira. Umpan silang Pereira lalu gagal diselesaikan oleh gelandang Belgia tersebut. Pada menit ke-110 Martial menggiring bola melewati hadangan beberapa pemain Boro, tapi saat menembak bola dapat diblok Daniel Ayala. Empat menit berselang, pergantian pemain terakhir dilakukan Boro, Adam Clayton masuk menggantikan Jack Stephens. Fellaini lalu dua kali menebar ancaman, tapi gagal menjebol gawang Boro.

Karena tak ada gol yang terjadi juga di babak tambahan kedua, laga berlanjut ke adu penalti. Rooney dan Nugent gagal, lalu Pereira dan Stewart Downing sukses melakukan penalti. Setelah itu Carrick dan Young juga gagal sedangkan Leadbitter berhasil menaklukkan Romero, sehingga penalti Ben Gibson menjadi penentu kemenangan Boro.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: