Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

PP Properti Perkenalkan Istilah Baru ‘Avartment’ Untuk Proyek Terbarunya di Semarang

1,060
Amartha View - PT PP Property
foto : istimewa

Jakartakita.com – PT. PP Properti Tbk melakukan terobosan kreatif dengan memperkenalkan istilah baru “Avartment” untuk produk baru perseroan – Amartha View Avartment, yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah.

“Avartment adalah kosa kata baru yang kami perkenalkan sebagai konsep paduan antara apartemen, hotel dan resort,” ujar Galih Saksono, Direktur Operasi PP Properti Tbk, saat memperkenalkan Amartha View Avartment, dihadapan wartawan, di acara Bincang Properti di Marketing Gallery Payon Amartha, Ngaliyan, Semarang Barat, Minggu (1/11/2015).

Lebih lanjut dijelaskan, pilihan kata “Avartment” bagi para konsumen merupakan inovasi strategis yang diambil perseroan untuk tetap unggul dalam kompetisi bisnis properti, khususnya di Semarang.

“Kami menyadari banyak pebisnis properti yang ikut meramaikan pasar properti khususnya di Semarang Barat. Tetapi, kami tak menjadikan hal tersebut sebagai sebuah persaingan, melainkan sebagai partner yang saling melengkapi,” ujar Galih.

Menurutnya, ada banyak cara yang dilakukan pengembang properti untuk menang dalam kompetisi. Brand positioning dan brand differentiation menjadi salah satu yang sangat penting dalam membangun merek.

Amartha View Avartment sendiri, lanjut dia, merupakan salah satu proyek terbaru perseroan di Semarang Barat. Konsep hunian yang menelan investasi sekitar Rp 360 miliar tersebut, berada di kawasan Payon Amartha yang saat ini sukses memasarkan rumah tapak yakni Amartha Residence dan Amartha Regency.

Siswady Djamaluddin, Project Manager Payon Amartha, menambahkan, Amartha View Avartment dibangun di atas lahan sekitar 8.800 m2. Perseroan akan membangun dua menara dengan kapasitas total sekitar 1.589 unit dengan rincian 789 unit di Menara 1 dan 800 unit di Menara 2.

Perseroan, kata Siswady, menargetkan pendapatan sekitar Rp 550 miliar untuk kedua menara tesebut.

“Amartha View Avartment akan dijual mulai dari harga sekitar Rp 10 jutaan per meter persegi dengan tipe 1 bedroom tipe 22m2 SGA, 1 bedroom tipe 24m2 SGA, 2 bedroom tipe 36m2 SGA, dan 2 bedroom tipe 44m2 SGA,” jelasnya.

Apartemen yang dibanderol mulai Rp 200 jutaan hingga Rp 500 jutaan ini, akan memanjakan penghuninya dengan beragam fasilitas seperti retail stores, hotel service, gym, jogging track, playground, infinity pool, water fall, garden, barbeque area, dan sistem keamanan yang terjamin.

“Kami memberikan empat pemandangan yang dapat dinikmati dari Avartment, yaitu view mountain, view city, view sunset/green hill dan view ocean/airport. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen,” imbuh Siswady.

Pihaknya optimistis proyek baru ini akan mendapat respons positif dari pasar, mengingat kebutuhan hunian di kawasan Ngaliyan sangat tinggi. Apalagi produk yang dihasilkan PP Properti menjadi salah satu incaran konsumen maupun juga investor.

“PP Properti sendiri sejak 1996 telah membangun kawasan pemukiman Permata Puri di kawasan perbukitan Ngaliyan, Semarang Barat. Luas area kawasan tersebut mencapai 60 hektare dan telah terbangun kurang lebih 2.200 unit rumah,” tambah Galih.

Ke depan, lanjut Galih, brand Payon Amartha berencana mengembangkan Amartha Mansion (Club House) dan Amartha Arcade berupa supermarket.

Sebagai informasi, Payon Amartha merupakan salah satu dari beberapa mega proyek yang tengah dikerjakan PP Properti. Anak usaha PT PP (Persero) Tbk. ini juga tengah gencar mengembangkan Grand Kamala Lagoon di Bekasi, Pavilion Permata, Grand Sungkono Lagoon, Grand Dharmahusada Lagoon di Surabaya, The Ayoma di Serpong, Tangerang Selatan, dan apartemen Gunung Putri Square di Bogor.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: