Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Ladies, Begini Cara Hindari Tindak Perkosaan & Pelecehan Seksual!

353
foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com – Akhir-akhir ini, ibu kota Jakarta semakin tidak ramah kepada wanita. Jalanan umum dan angkutan umum yang dahulu aman, kini menjadi tempat yang mencekam bagi wanita, terutama mereka yang terbiasa berpergian sendiri.

Seramnya lagi, kini pelaku tidak hanya melakukannya di malam hari. Tetapi juga saat langit masih terang benderang, seperti kejadian Sabtu (21/11/2015) pekan lalu di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lebak Bulus yang melintasi tol JORR. Seorang karyawati yang melintas JPO tersebut sekitar pukul 16.30 WIB, dirampok dan diperkosa oleh pelaku yang sampai saat ini masih buron.

Agar terhindar dari tindak perkosaan dan pelecehan seksual bagi Anda para wanita, berikut adalah 9 cara yang bisa Anda lakukan:

  1. Berdoa. Biasakan untuk berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing, terlebih dahulu sebelum meninggalkan rumah agar mendapat penjagaan dari Tuhan.
  2. Tidak memakai perhiasan mencolok. Perhiasan yang mencolok akan memancing seseorang untuk berbuat jahat. Biasanya tak hanya merampok, pelaku juga tergoda untuk memperkosa. Biasakan untuk tidak mengeluarkan handphone saat di jalan umum.
  3. Jangan jalan sendiri. Usahakan sebisa mungkin jalan di kerumunan orang banyak. Ajak teman atau keluarga untuk menemani Anda bepergian akan lebih aman.
  4. Hindari tempat sepi. Jika terpaksa harus pergi sendiri. Hindari tempat sepi apalagi saat malam hari.
  5. Berpakaian yang sopan. Jangan memancing pelaku dengan berpakaian vulgar. Sesuaikan pakaian Anda dengan tempat. Kalau Anda naik kendaraan umum, lebih baik berpakaian sopan untuk menghindari tindak perkosaan dan pelecehan seksual.
  6. Jangan mudah GR. Jangan mudah tergoda bujuk rayu gombal dari pria yang baru dikenal. Anda tidak pernah tahu kalau saja mereka berniat jahat.
  7. Belajar beladiri. Jika Anda terbiasa berjalan sendiri, pertimbangkan untuk ikut latihan bela diri khusus wanita.
  8. Membawa alat untuk bela diri saat darurat. Tak sempat belajar bela diri, selalu siapkan alat-alat yang bisa dipakai untuk bela diri saat darurat, misal alat kejut listrik, semprotan bubuk lada, dan lain-lain.
  9. Teriak sekeras-kerasnya. Biasanya teriak keras dapat mengganggu konsentrasi di pemerkosa. Teriakan Anda juga mempermuda orang-orang untuk menolong Anda di saat genting.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: