Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Argentina Tundukkan Chile 2-1

62

angel di mariaJakartakita.com – Argentina berhasil menundukkan Chile dengan skor 2-1 dalam pertandingan Grup D Copa America Centenario yang berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, Kalifornia, Amerika Serikat, Selasa (7/6/2016) pagi WIB. Gol-gol Argentina dicetak Angel Di Maria (51’) dan Ever Banega (59’). Sedangkan gol balasan Chile baru tercipta mendekati akhir pertandingan oleh Jose Fuenzalida (90’+3’).

Dengan kemenangan yang diraih, Argentina menempati peringkat pertama Grup D. Panama, yang untuk pertama kalinya ikut serta Copa America, berada di peringkat kedua dengan tiga poin setelah sebelum laga Argentina kontra Chile berlangsung mengalahkan Bolivia 2-1 di Stadion Citrus Bowl, Orlando. Dua gol Panama dicetak Blas Perez (11’, 87’), sedangkan gol Bolivia dihasilkan Juan Arce (54’). Kekalahan membuat Bolivia berbagi peringkat tiga dan empat dengan Chile.

Argentina hampir unggul cepat dalam laga melawan Chile, umpan silang Di Maria dari sayap kiri dapat disundul Nicolas Gaitan, tapi bola hanya menerpa mistar gawang. Pada menit ke-17, tendangan Ramiro Funes Mori dari luar kotak penalti Chile dapat dihentikan kiper Claudio Bravo.

Sekitar setengah jam laga berjalan, peluang pertama Chile tercipta. Tendangan keras Alexis Sanchez dari luar kotak penalti Argentina memanfaatkan umpan Arturo Vidal dapat ditepis kiper Sergio Romero keluar lapangan. Lalu pada menit ke-34, tendangan bebas Sanchez dapat dihentikan Romero. Saat babak kedua berlangsung tiga menit, tendangan Sanchez kembali dapat diamankan Romero.

Pada menit ke-51, Di Maria dapat menjebol gawang Chile dengan tendangan keras kaki kiri dari dalam kotak penalti memanfaatkan umpan Ever Banega. Di Maria mendedikasikan gol yang dicetak kepada mendiang neneknya yang belum ini meninggal dunia, ia menunjukkan kaus putih bertuliskan kata-kata untuk sang nenek, “Aku akan sangat merindukanmu,” kepada segenap penonton di stadion.di maria

Semenit berselang, Eugenio Mena yang mengalami cedera digantikan Fabian Orellana. Lima menit berada di lapangan, Orellana menyambut umpan silang Jean Beausejour dari sayap kiri dengan sontekan kaki kanan, tapi bola dapat ditangkis Romero yang tampil prima dalam pertandingan ini.

Gol kedua Argentina kemudian tercipta pada menit ke-59, kali ini berganti Di Maria memberikan umpan yang dapat dituntaskan Banega dengan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti Chile. Bola terdefleksi kaki Mauricio Isla sebelum melesak masuk gawang.

Aksi saling serang terus berlangsung, tendangan Gonzalo Higuain pada menit ke-66 dapat dihentikan Bravo, setelah itu sepakan Vidal dari luar kotak penalti Argentina diamankan Romero. Pada menit ke-68 pergantian pemain kedua dilakukan Chile, Mauricio Pinilla menggantikan Eduardo Vargas.

Sergio Aguero menggantikan Higuain pada menit ke-74 sebagai pergantian pertama Argentina. Lalu enam menit berselang Erik Lamela menggantikan Di Maria.

Pergantian pemain terakhir Chile terjadi pada menit ke-82, Fuenzalida masuk sebagai subtitusi untuk Charles Aranguiz. Lima menit berselang pergantian pemain terakhir tim Tango terjadi, Matias Kranevitter menggantikan Gaitan.

Saat laga memasuki injury time, Fuenzalida menciptakan gol hiburan Chile. Tendangan bebas Orellana ditanduknya menjadi gol.

 

Susunan Pemain

Argentina: 1 Sergio Romero; 13 Ramiro Funes Mori, 17 Nicolás Otamendi, 16 Marcos Rojo (booked 69′), 4 Gabriel Mercado; 19 Ever Banega, 14 Javier Mascherano, 8 Augusto Fernández; 9 Gonzalo Higuaín (11 Sergio Agüero 74’), 7 Ángel Di María (booked 65’)(18 Erik Lamela 80’), 20 Nicolás Gaitán (5 Matias Kranevitter 87’)

 

Chile: 1 Claudio Bravo; 18 Gonzalo Jara, 17 Gary Medel (booked 65′), 2 Eugenio Mena (19 Fabián Orellana 54’), 4 Mauricio Isla (booked 44′); 21Marcelo Díaz, 8 Arturo Vidal (booked 19′), 20 Charles Aránguiz (6 José Fuenzalida 82’); 7 Alexis Sánchez,15 Jean Beauséjour, 11 Eduardo Vargas (9 Mauricio Pinilla 68’)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: