Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Brasil Tersingkir Akibat Gol Kontroversial Ruidiaz

47

copa america centenarioJakartakita.com – Brasil harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari ajang Copa America Centenario, akibat kekalahan 0-1 dari Peru dalam pertandingan terakhirnya di Grup B yang berlangsung di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Senin (13/6/2016) pagi WIB.

Gol Peru dalam pertandingan ini dicetak secara kontroversial oleh Raul Ruidiaz (75’). Bak pemain bola basket, Ruidiaz menceploskan bola ke gawang Brasil yang dikawal kiper Alisson Becker dengan menggunakan tangan kanannya memanfaatkan umpan silang yang diluncurkan Andy Polo dari sayap kanan. Wasit mensahkan gol tersebut, meski protes dilakukan para pemain Brasil.

Dengan kekalahan yang terjadi, Brasil menempati peringkat tiga klasemen akhir grup dengan empat poin dari tiga laga. Peru lolos ke perempat final sebagai pemuncak grup dengan tujuh poin dari tiga laga. Ekuador lolos sebagai runner-up dengan lima poin dari tiga laga.

Ekuador sendiri dalam pertandingan terakhirnya di Grup B dapat menundukkan Haiti dengan skor telak 4-0 di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat. Gol-gol Ekuador dalam laga yang berlangsung sebelum laga Brasil kontra Peru terjadi dicetak Enner Valencia (11′), Jaime Ayoví (20′), Christian Noboa (57′), dan Antonio Valencia (78′). Haiti tersingkir dari turnamen sebagai juru kunci grup.

Sebagai runner-up Grup B, Ekuador akan menghadapi tim tuan rumah AS yang merupakan juara Grup A di perempat final. Sementara Peru akan melawan runner-up Grup A, Kolombia.

Brasil sebetulnya dapat mendominasi jalannya pertandingan lawan Peru, menguasai bola 65 persen dari waktu. Tapi gagal memanfaatkan peluang demi peluang, meski bermain dengan kekuatan terbaiknya.

Trio Gabriel Barbosa, Philippe Coutinho, dan Willian di lini depan didukung Elias, Renato Augusto, dan Lucas Lima dari lini tengah. Sedangkan kapten Dani Alves menggalang pertahanan bersama Filipe Luis, Gil, dan Miranda.

Kiper Peru Pedro Gallese tercatat tiga kali melakukan tiga penyelamatan gemilang di babak pertama, ia dapat menepis tendangan Luis (12’) dan Gabriel (26’, 41’). Sedangkan di babak kedua tendangan Coutinho (70’) dan Elias (90’+3’) dapat dihentikannya.

Peru sendiri sebetulnya minim peluang, selain gol menggunakan tangan yang dicetak Ruidiaz, hanya satu tembakan yang mengarah ke gawang Becker, yaitu dari Christian Cueva (49’).

Pelatih Brasil Carlos Dunga hanya melakukan satu pergantian pemain dalam pertandingan ini, Hulk menggantikan Gabriel (73’). Sedangkan tiga pergantian pemain dilakukan Peru, Yoshimar Yotun menggantikan Adan Balbin (45’), Ruidiaz menggantikan Edison Flores (64’), dan Renato Tapia menggantikan Cueva (90’+1’).

Dua pemain Brasil menerima kartu kuning, Lucas (72’) dan Augusto (88’). Sementara pemain Peru hanya Yotun yang menerima kartu kuning (90’+3’).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: