Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

ARK Logistics & Transportation Bangun Gudang di Cibatu, Bekasi

89
foto: Jakartakita.com/Soraya Jenitta Marsha
foto: Jakartakita.com/Soraya Jenitta Marsha

Jakartakita.com – ARK Logistics & Transportation mengumumkan pembangunan gudang seluas 35.000 m2 di Cibatu,Bekasi, untuk menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan industri logistik dan investasi di Indonesia, di Jakarta, Rabu (20/7/2016).

“Indonesia merupakan salah satu pasar dengan pertumbuhan industri logistik & transportasi yang pesat. Salah satu pemicu pertumbuhan yang signifikan ini adalah adanya pertumbuhan e-commerce yang pesat,” tutur Abdul Rahim selaku CEO ARK Group.

Frost & Sullivan, salah satu perusahaan riset terdepan dunia mengatakan bahwa Penyedia Jasa Logistik di Indonesia harus melakukan bisnis model baru agar tetap bisa kompetitif & menguntungkan serta melihat tren logistik yang menggairahkan saat ini.

“Di ARK,kami melihat dan mengikuti tren logistik ini untuk itu maka fokus kami untuk menggarap logistik di bidang FMCG, Manufaktur, otomotif & elektronik,” lanjut Rahim.

Ground breaking pembangunan warehouse di Cibatu ini sebagai bentuk awal perjalanan & komitmen ARK untuk berkembang lebih baik lagi serta mengimplementasikan langkah-langkah yang mendukung pemerintah untuk meningkatkan kualitas persaingan di industri logistik dan rantai pasokan nasional. Masih menurut Frost & Sullivan bahwa layanan potensial di 2016 yang harus menjadi fokus adalah Penyedia Jasa Layanan,termasuk pelayanan di area kargo udara, pergudangan,multi-modal movement & E-commerce.

ARK Logistics & Transportation juga mengumumkan investasi sebesar US$ 50 juta yang ditanamkan untuk pengembangan perusahaan dalam 5 tahun kedepan untuk teknologi,warehouse network dan ekspansi armada transportasi. Tujuan investasi yaitu sebagai kontribusi untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional dan peluang kerja di Indonesia serta mendorong infrastruktur logistik dan hubungan antarmodal yang modern.

Targer Indonesia untuk mengurangi biaya logistik dibawaha 20 persen dari total GDP pada tahun 2019, saat ini telah mencapai 24% dari total PDB atau senilai Rp 1.820 triliun per tahun. “Melalui investasi yang ARK lakukan hari ini,ARK berharap dapat berperan serta aktif dalam mengurangi biaya logistik tersebut dan sebagai dukungan ARK terhadap pemerintah,” kata Rahim.

“Partisipasi aktif ARK akan meningkatkan kualitas layan logistik mengurangi dwelling time dalam mengimpor barang-barang dan mengurangi biaya transportasi di Indonesia,” jelas Rahim.

Potensi pertumbuhan ekonomi dan pasar yang besar di Indonesia meyakinkan ARK untuk menjadi salah satu pemain lokal telepon di industri logistik & transportasi Indonesia yang patut diperhitungkan. (Soraya Jenitta Marsha)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: