Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Lakukan Pembenahan Internal

69
foto : jakartakita.com/edi triyono
foto : jakartakita.com/edi triyono

Jakartakita.com – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI terus meningkatkan layanan.

Peningkatan layanan tersebut tidak serta merta melalui perbaikan sistem saja, akan tetapi dengan mengkaji lebih dalam setiap faktor yang memungkinkan kegiatan perusahaan dan produk jasa tidak terhambat.

“Oleh karena itu kita melakukan pembenahan internal ini secara bertahap, agar kegiatan produksi perusahaan dapat berjalan selayaknya sebagai perusahaan jasa inspeksi yang handal dan terpercaya,” ujar Rudiyanto, Direktur BKI di Jakarta, Senin (8/8/2016).

Ditambahkan, pembenahan tidak hanya dilakukan secara formal, tapi juga edukasi secara informal. Direksi dan Manajemen BKI juga melakukan hal yang sama.

“Kita juga melakukan kegiatan di luar jam kerja bersama, misalnya nonton bareng, touring, yang mana ketika hal tersebut dilakukan dalam rangka kebersamaan satu sama lain sehingga mereka terikat secara emosional, sebab mereka di BKI dari latar belakang yang berbeda”, tuturnya.

Rudiyanto juga mengungkapkan, cara pembinaan karakter seperti ini cukup ringan, tapi selayaknya dilakukan secara berkesinambungan dan salah satu cara ini dapat dilakukan untuk  karyawan yang baru masuk, mereka dibina sejak awal, dan Ke-BKI-an mereka menyatu, sehingga diharapkan rasa solidaritas dapat diwujudkan ketika dalam kondisi kerja.

“Latar belakang yang berbeda bukan berarti menghambat rasa solidaritas. Artinya awarness terhadap perusahaan ini setidaknya ketika bekerja, baik sebagai surveyor dan inspektor atau administrasi, menjadi sebuah acuan penting dalam recruitmen,” ujar dia.

Pasalnya, lanjut dia, bahwa untuk membangun yang namanya konsep perusahaan yang ideal dalam bidang jasa survei dan inspeksi kapal, faktor pelayanan adalah yang paling utama.

“Sebab, BKI adalah Perusahaan Not only for Profit Oriented,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, BKI juga punya jasa non-classification, sehingga masuk kategori ke bagian jasa inspeksi dengan profit oriented, yakni sektor komersil yang di tangani oleh Strategic Business Unit (SBU) yang terdiri dari SBU Industry, SBU Marine, SBU Energy, SBU Offshore.

“Memang sebelumnya BKI tidak banyak yang mengetahui tujuan perusahaan ini dibentuk oleh Menteri Perhubungan Ali Sadikin tahun 1964, dan hanya stakeholder maritim saja yang sudah kenal apa itu BKI secara keseluruhan,” tandas dia. (Edi Triyono)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: