Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Hari Pertama Seri VI BNI IGT Terjadi Pertarungan Antara Senior dan Junior di Puncak Leaderboard

66
foto : istimewa
foto : istimewa

Jakartakita.com – Ajang Seri VI BNI Indonesian Golf Tour (IGT) co-presented by OB Golf & Ancora Sports memainkan putaran pertama pada hari Selasa (30/8/2016).

Sempat mengalami penundaan karena hujan yang turun cukup deras sambil diselingi petir, seri keenam sirkuit golf professional nasional ini, akhirnya bisa menyelesaikan pertandingan di hari pertama.

Kondisi lapangan Imperial Golf Club pun cukup baik untuk dimainkan karena memiliki drainase-nya yang bagus sehingga cepat menyerap air.

Dalam siaran pers yang diterima Jakartakita.com, di Jakarta, Selasa (30/8/2016), diungkapkan bahwa kondisi lapangan yang sedikit lebih berat dari biasanya tidak mengubah skor permainan. Tercatat, tujuh pegolf berhasil membukukan skor di bawah par.

Dua di antaranya, yaitu James Bowen dan Mitchell Slorach adalah para pegolf Asian Development Tour (ADT).

Kehadiran para pegolf ADT menghangatkan atmosfer kompetisi sekaligus meningkatkan level kompetisi. Hal ini tentunya mendorong para pegolf nasional untuk meningkatkan kualitas permainan dan mental dalam pertandingan jika ingin terus bertahan di level atas.

Puncak leaderboard hari pertama diisi Johannes Darmawan (46 tahun) yang bermain di jadwal pagi, dan kemudian disusul Danny Masrin yang menutup permainan di grup siang. Keduanya sama-sama membukukan skor 70 (2 di bawah par).

Bagi Danny, keberhasilannya di Seri IV memotivasi dirinya untuk terus tampil dengan performa terbaiknya. Di Seri V, pegolf yang akhir September ini genap berusia 24 tahun ini sempat bertengger di puncak leaderboard, meski akhirnya disalip Ian Andrew yang kemudian mengukir gelar juara.

Delay hujan terjadi ketika saya selesai hole kedua. Di dua hole pertama saya bermain bogey-bogey. Buat saya, delay ini justru memberikan dampak positif. Ketika pegolf-pegolf lain yang bermain birdie-birdie justru membuat skor over setelah delay. Saya malah sebaliknya,” kata Danny.

Johannes dan Danny hanya unggul satu pukulan dari lima pegolf yang sama-sama mencetak skor 71 (1 di bawah par). Mereka adalah Sarmilih, Ade Sebul, Mitchell, James, dan Jordan Irawan.

foto : istimewa
foto : istimewa

Benita Kasiadi sempat bertengger di posisi teratas leaderboard dengan perolehan skor sementara 3 di bawah par hingga hole 13. Namun, bogey di hole 14, lalu disusul di hole 16 dan 18, membuat posisinya bergeser ke peringkat T8, bersama Charles Davies, Nasin Surachman, Fahmi Reza, dan Joshua Andrew Wirawan, dengan sama-sama membuat skor 70 (even par).

Sementara, untuk kategori Amatir, Syukrizal dan Pedro Limardo harus berbagi posisi dengan membukukan skor 74 (dua di atas par). Pedro yang baru pertama kali mengikuti ajang IGT cukup puas dengan penyelenggaraan turnamen ini.

“Saya mengikuti turnamen pro sudah dua kali, di Panasonic Open tahun lalu dan ini yang kedua (IGT). Secara keseluruhan berjalan baik. Saya akan ‘stick to the game plan’, dan semoga besok bisa lebih baik,” kata Pedro.

Seri VI BNI Indonesian Golf Tour (IGT) co-presented by OB Golf & Ancora Sports diikuti 100 pegolf, 27 peserta merupakan para pegolf amatir. Dari 27 pegolf amatir, lima di antaranya adalah wanita.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: