Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

PT Charoen Pokphand Indonesia Ekspor Perdana 6000 Kg Daging Ayam Olahan ke Papua Nugini

59
foto : dok. PT Charoen Pokphand Indonesia
foto : dok. PT Charoen Pokphand Indonesia

Jakartakita.com – PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri pengolahan makanan, pengolahan daging ayam dan termasuk unit-unit cold storage, tengah melakukan langkah ekspor perdananya ke Papua Nugini.

Langkah ekspor perdana ini merupakan langkah awal dalam membuka peluang besar dalam merambah ke pasar ekspor internasional.

“Kita meyakini, hari ini adalah awal baru bagi PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk untuk merambah ke pasar ekspor olahan ayam, dan ini juga menjadi peluang besar ke pasar ekspor dunia,” kata T Hadi Gunawan dalam siaran pers yang diterima Jakartakita.com, baru-baru ini.

Acara pelepasan ekspor perdana produk ayam olahan tersebut, berlangsung pada hari Senin 13 Maret 2017 lalu, di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten.

Di kesempatan tersebut, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Inovasi dan Teknologi Pertanian, Dr. Ir. Mat Syukur, MS., mengungkapkan rasa syukur bahwa produk olahan PT Charoen Pokphand Indonesia sudah menembus pasar Papua Nugini.

“Kiriman perdana akan kita lepas sebanyak 1000 karton, dengan berat bersih sekitar 6000 kilogram atau seukuran kontainer 20 kaki. Mudah-mudahan berikutnya ekspor produk ke Jepang dan Vietnam bisa segera direalisasikan,” kata Mat Syukur mewakili Menteri Pertanian.

Sementara itu, PT Charoen Pokphand Indonesia adalah salah satu perusahaan yang telah memperoleh Sertivikasi NKV (Nomor Kontrol Veteriner) yang merupakan penjaminan pemerintah terhadap keamanan produk hewan.

Ayam yang dipotong dan diolah PT CPI berasal dari peternakan yang telah menerapkan prinsip animal welfare dan sistem kompartemen bebas AI.

“Itu yang membuat Ditjen PKH telah mengeluarkan sertifikasinya,” jelas Mat Syukur.

Santo Kadarusman selaku Public Relations dan Marketing Event Manager   PT CPI menambahkan, perkembangan terakhir tim auditor dari Jepang telah datang untuk melakukan audit pada bulan Februari lalu. Hasil audit itu telah melakukan pemeriksaan terhadap PT CPI.

“Standar keamanan pangan Jepang sangat tinggi. Bisa menembus persyaratan itu, memperlihatkan bahwa unit produksi ayam olahan di PT CPI memiliki standar produksi yang baik. PT CPI akan mampu mengekspor tidak hanya ke Jepang, tetapi dapat menembus ke negara lain, seperti Malaysia dan Saudi Arabia yang membutuhkan produk halal,” jelas Santo.

Asal tahu saja, PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division memiliki merek dagang andalan, yaitu Fiesta dan Champ, serta kelas premium yaitu Golden Fiesta.

Produk makanan beku yang rata-rata berbahan dasar dari daging ayam olahan ini mudah didapatkan di swalayan-swalayan terdekat dan digemari oleh konsumen Indonesia.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: