Mahasiswa Teknologi Pangan Swiss German University Edukasi Masyarakat Mengenai Makanan Sehat

foto : dok. Swiss German University

foto : dok. Swiss German University

Jakartakita.com – Makanan yang sehat dan bergizi tinggi merupakan asupan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia baik dari usia balita hingga manula.

Berdasarkan laporan Global Nutrition Report Independent, kondisi gizi 17,8 persen anak balita di Indonesia berada di bawah standar WHO. Padahal, persentase jumlah penduduk miskin pada September 2016 hanya 10,70 persen.

Maka jelas, bukan kemiskinan saja yang menjadi faktor kurangnya konsumsi makanan sehat dan bernutrisi di Indonesia.

Salah satu faktor dari kurangnya konsumsi makanan bernutrisi adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran.

Bagi masyarakat perkotaan yang memiliki mobilitas tinggi, makanan cepat saji menjadi pilihan menarik. Mudah dijangkau, rasa, dan aroma yang menggoda menjadi alasan yang tak terelakkan.

Bukan hanya itu, cemilan dan minuman siap minum pun tak kalah menggoda, padahal makanan-makanan tersebut dapat berakibat buruk bagi kesehatan.

Melihat fakta tersebut, mahasiswa/i jurusan Food Technology (Teknologi Pangan) Swiss German University mengaplikasikan langsung ilmu yang mereka dapat di bangku kuliah kepada masyarakat mengenai makanan sehat dalam Food Nutrition Project, yang melingkupi 5 (lima) kegiatan menyeluruh bagi kelompok balita sampai manula dengan tujuan utama untuk peningkatan kesadaran nutrisi.

foto : istimewa

foto : istimewa

“Bukan hanya kompetensi mahasiswa yang ingin kami tingkatkan melalui program ini, tetapi juga kesadaran sosial. Dengan berinteraksi langsung dengan masyarakat, para mahasiswa menjadi tahu apa yang akan mereka hadapi selepas menjalani bangku perkuliahan,” kata Maria Dewi P.T. Gunawan Puteri M.Sc., PhD., Ketua Jurusan Food Technology Swiss German University dalam siaran pers yang diterima Jakartakita.com, baru-baru ini.

Dijelaskan, program ini terbagi kedalam 5 kelompok Mahasiswa dengan topik yang berbeda dari berbagai lapisan masyarakat, antara lain; kesadaran akan makanan sehat di lingkungan mahasiswa, promosi masakan rumah di PAUD Seruni IX, kesehatan mulut di desa Ciater BSD, pentingnya makanan bernutrisi di Yayasan Pintu Elok, dan bagaimana menjaga kondisi kesehatan untuk lansia di Pondok Lansia Berdikari.

Adapun program ini, fokus kepada penggabungan antara pemberian pengetahuan teori dan pengalaman industri dalam bidang sains dan teknologi yang memiliki aspek inovatif.

Program S1 ini juga memberikan dual degree dan pengalaman magang di industri teknologi pangan terkait di dalam dan luar negeri sehingga lulusan sehingga lulusan program ini dapat bersaing secara global.

 

Comments

comments




0 thoughts on “Mahasiswa Teknologi Pangan Swiss German University Edukasi Masyarakat Mengenai Makanan Sehat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tags

You may also like...

Cari



Follow Us

Lowongan Kerja Jakarta


Kolom Expert – Ekonomi

DR. Agus Tony Poputra
Pengamat Ekonomi - Universitas Sam Ratulangi Manado.

Kolom Expert – Properti

Jakarta News Wire