Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Koperasi Komunitas Kopi Indonesia Gelar The Indonesia Expo Kopi 2018

252
foto : jakartakita.com/edi triyono

Jakartakita.com – Koperasi Komunitas Kopi Indonesia (KOKOPI) dan Tokopedia menggelar event The Indonesia Expo Kopi 2018 di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini juga menggandeng para petani kopi, pengusaha kopi, dan para penikmat kopi yang peduli dengan kesejahteraan para petani di Indonesia.

Menurut Ronald Fredriek Rivelino Suorapto, Ketua Umum Komunitas Koperasi Kopi Indonesia (KOKOPI), pertumbuhan industri kopi Indonesia ironisnya tidak berbanding lurus dengan kehidupan petani kopi sendiri, yang masih harus berjuang untuk hidup lebih sejahtera.

Padahal, lanjut dia, menurut dari data ICO (International Coffee Organization), pertumbuhan konsumsi kopi di Indonesia lebih besar daripada dunia, yakni 8% dibandingkan dengan 6%.

Bahkan, kopi Indonesia merupakan salah satu komoditas potensial yang sudah mendunia sejak lama, meski secara prestasi dunia sebenarnya Indonesia masih menduduki nomor 4 setelah Brazil, Columbia, dan Vietnam. Terakhir, Kopi Indonesia menjadi nomor 1 dunia adalah pada tahun 1732 (hampir 300 tahun yang lalu).

“Secara geografis, (Indonesia) memang nomor satu. Itu kan komunitas terbesar dari sejak zaman Belanda. Dan setelah (Belanda) pergi sampai sekarang, kita gak pernah lagi nomor satu. Pertanyaannya, pertama, kenapa mesti di zaman Belanda kita menjadi nomor satunya? Apa sekarang kita nggak bisa? Kedua adalah, bagaimana kita memberikan edukasi kepada petani agar penjualannya semakin naik? Hal ini agar kesejahteraan petani meningkat dan produktivitas semakin meningkat,” tutur Ronald, di sela-sela kegiatan The Indonesian Kopi Expo 2018, Sabtu (03/2/2018).

Sementara itu, Argo Ponco Baskoro selaku Owner Join Kopi mengungkapkan, bahwa pemerintah harus bersinergi dengan petani kopi dan pengusaha kopi agar penjualan kopi semakin meningkat.

foto : jakartakita.com/edi triyono

“Kami berharap banyak kepada Presiden RI, Pak Jokowi, bahwa sekarang ini pergerakan komunitas kopi sudah luar biasa. Kami ingin agar Pemerintah kedepannya untuk membantu dengan membuat kebijakan yang mendukung petani kopi. Dan yang paling penting, jangan lagi diijinkan ekspor kopi melebihi dari 80%,” ucap Argo.

Dalam kegiatan ini, KOKOPI bermitra dengan Blok M Square sebagai venue offline yang akan merintis menjadi salah satu Mall Kopi Indonesia dan Tokopedia sebagai venue online.

Rencananya, para petani dan pegiat kopi Indonesia serta anggota KOKOPI akan bersinergi membuat laman khusus kopi Indonesia yang bekerjasama dengan Tokopedia.

Kegiatan pameran ini juga didukung beberapa Kementerian strategis yakni Kementerian Pariwisata, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pertanian, Bekraf, Kementeriaan Desa dan PDTT; serta bersinergi dengan perusahaan-perusahaan seperti Pupuk Kujang dan Pupuk Indonesia, Pegadaian, OVO, Indosat, Grabfood dan masih banyak lagi.  (Edi Triyono)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: