Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Dalang Cilik Ki Gandhang Gondo Waskitho Tampil Memukau di Pagelaran Anugerah Duta Seni Budaya Jatim

1,255
foto : istimewa

Jakartakita.com – Dalang cilik Ki Gandhang Gondo Waskitho (12 tahun) yang juga pelajar Kelas VI Sekolah Dasar (SD) Karang Nongko 2, Kecamatan Kebonangung Pacitan, Jawa Timur, tampil memukau dalam Pagelaran Anugerah Duta Seni Budaya Jatim yang berlangsung di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (24/06/2018) lalu.

Dalam aksinya tersebut, Ki Gandhang Gondo Waskitho diiringi para pengrawit angkatan remaja yang tergabung di Sanggar Ngesti Laras, pimpinan Suharni Putu Wijoyo.

Wakil Bupati Pacitan Drs.Yudi Sumbogo, yang ikut menyaksikan jalannya pertunjukan mengungkapkan, di usianya yang dini, Ki Gandhang Gondo Waskitho mampu mengakselerasikan solah (tempo permainan), elemen instrumental (musik) dan cepengan (memegang/menggerakkan wayang) yang mengesankan. Keunggulan estetik ini kemudian semakin diperkuat dengan profesionalisme para pengrawit yang juga anak-anak dan remaja.

“Mereka merupakan potensi yang membanggakan bagi Pemerintah Daerah, khususnya warga masyarakat Pacitan. Apalagi Ki Gandhang Gondo Waskitho termasuk anak langka. Potensinya mendalang melampaui kemampuan anak-anak seusianya. Bahkan mungkin dalang dewasa,” ujar Drs.Yudi Sumbogo dalam siaran pers, Senin (25/6/2018).

Sementara Ki Gandhang Gondo Waskitho, mengaku bahwa, hobinya mendalang dimulai sejak kelas III Sekolah Dasar (SD) dengan belajar secara otodidak sejak umur dua tahun, dan diputarkan video rekaman-rekaman pertunjukan wayang oleh orangtuanya.

“Setelah sekolah, saya baru banyak belajar dengan dalang-dalang yang ada di Pacitan,” ujar dalang cilik, yang pernah menyabet gelar Juara Umum Festival Dalang Bocah Provinsi Jawa Timur di tahun 2018 ini.

Lebih lanjut, ia juga berharap, di masa depan bisa menjadi dalang profesional yang dikenal, serta dapat mengharumkan nama bangsa secara internasional.

Adapun kegiatan Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur, kembali digelar setelah selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri 2018 diliburkan sementara.

Apresiasi seni dan budaya yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dalam hal ini Badan Penghubung Daerah (Bapenda), melalui Sub Bidang Pengelolaan Anjungan TMII ini, sudah berlangsung sejak minggu pertama bulan Maret 2018 lalu.

Dalam kegiatan ini, kembali menampilkan para duta seni dan budaya yang mewakili 38 Kabupaten-Kota, di Jawa Timur. Antara lain; musik campursari dan kesenian Wayang Kulit dengan lakon Sang Kumbokarno Hangrungkebi Bumi Pertiwi bersama dalang cilik Ki Gandhang Gondo Waskitho dari Pacitan Jawa Timur.  (Edi Triyono)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: