Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

ARTOTEL Sanur-Bali Gandeng Nyaman Gallery Gelar Pameran Seni Tunggal Karya Mein Lieber Prost

1,532
foto : dok. ARTOTEL Sanur-Bali

Jakartakita.com – ARTOTEL Sanur-Bali menjalin kolaborasi dengan Nyaman Gallery, dengan menghadirkan serangkaian karya seni yang belum pernah ditampilkan sebelumnya, dari karya seniman terkenal asal Berlin; Mein Lieber Prost, bertajuk ‘Always and Never the Same’.

Lukisan dan merchandise karya Prost mulai dipamerkan tanggal 30 Juli hingga 30 September 2018 di Artspace ARTOTEL Sanur-Bali.

Goya A. Mahmud, General Manager ARTOTEL Sanur-Bali mengungkapkan apresiasinya terkait kerjasama dengan Nyaman Gallery untuk menjadi tuan rumah bagi pameran tunggal Mein Lieber Prost.

foto : dok. ARTOTEL Sanur-Bali

“Pameran ini adalah tentang pergerakan seni jalanan ke dalam studio, untuk menunjukkan bagaimana hal-hal berkembang. Ini tentang perubahan. Vandalisme melalui seni kontemporer, seni kontemporer sebagai vandalisme. Suka atau benci. Ia akan tetap ada,” jelasnya dalam siaran pers yang diterima Jakartakita.com, Kamis (26/7/2018).

Asal tahu saja, setelah 20 tahun lamanya menghabiskan sebagian besar waktunya di Berlin, Mein Lieber Prost kembali ke akarnya di Indonesia dengan pameran yang luar biasa. Pameran ‘Always and Never the Same’ akan memperkuat misi berkelanjutan Prost yang bertujuan ‘untuk menyinari kesamaan dalam perbedaan, dan perbedaan dalam persamaan’, yang memperlihatkan serangkaian kontradiksi di dunia yang terus berubah.

foto : dok. ARTOTEL Sanur-Bali

Dari jalanan Berlin ke desa tepi pantai Sanur Bali, Prost memperluas lahan bermainnya dan memberi lebih banyak orang kesempatan untuk menjadi bagian dari dunia penuh warna.

Berangkat ke Berlin dengan beasiswa dalam desain dan seni, Prost menyelesaikan studinya dengan kehormatan Summa Cum Laude dan memiliki kesempatan untuk memamerkan karya seni-nya di seluruh kota-kota terbaik di Eropa termasuk Berlin, Munich, Cologne, Zürich, Paris, Milano, and Bristol.

foto : dok. ARTOTEL Sanur-Bali

Gaya khas satirnya memiliki konotasi keberanian yang kuat, membuatnya diakui sebagai “anarkis yang bahagia, bukan vandal yang penuh amarah”.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: