Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Telkomsel Luncurkan Program Telkomsel Innovation Center

1,472
(Ka-Ki) Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto dan Dirjen Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerapan, B.Sc saat peresmian program Telkomsel Innovation Center (TINC) di Jakarta, Rabu (25/07). Foto : Istimewa

Jakartakita.com – Telkomsel memperkuat keseriusannya dalam mengembangkan Internet of Things (IoT) dengan meluncurkan program Telkomsel Innovation Center (TINC).

Peluncuran TINC dilakukan disela-sela kegiatan TINC Conference & Exhibition di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/7).

Acara ini diadakan sebagai sarana untuk membangun kesadaran manfaat IoT, serta dihadiri oleh para start up di industri IoT, developer (hardware maker, system integrator & enterprise), praktisi IoT, regulator, hingga para mahasiswa yang tertarik untuk dapat berkarya di industri IoT.

Salah satu agenda pada TINC Conference & Exhibition adalah diskusi panel yang yang dihadiri Menteri Perindustrian Indonesia Airlangga Hartarto dan berbagai stakeholder terkait.

Para peserta juga berkesempatan mengikuti kelas yang menghadirkan berbagai pembicara di berbagai topik seperti Platform Analytics, Device Makers, dan Connectivity.

Selain itu, pada acara ini Telkomsel juga memperkenalkan NB-IoT Lab pertama di Indonesia, yang dihadirkan sebagai fasilitas bagi inovator TINC untuk memanfaatkan konektivitas NB-IoT serta melakukan uji coba produk IoT yang mereka kembangkan.

Vice President Corporate Planning Telkomsel, Andi Kristianto mengungkapkan, program TINC merangkum berbagai kegiatan dalam membentuk ekosistem IoT Indonesia, berupa penyediaan laboratorium IoT, program mentoring dan bootcamp bersama expertise di bidang IoT, serta networking access bagi para startup, developer, maupun system integrator dengan para pemain industri terkait.

“IoT menjadi salah satu element penting untuk mendukung roadmap pemerintah Indonesia bertajuk “Making Indonesia 4.0”. Telkomsel secara konsisten terus meningkatkan kesiapan teknologi dan jaringan untuk menghadapi tren IoT yang sedang berkembang secara global,“ terang Andi, dalam siaran pers Kamis (26/7/2018).

“Program TINC kami inisiasi untuk menciptakan ekosistem IoT yang matang, yang dapat mendukung terciptanya produk siap pakai yang juga layak jual secara bisnis bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk melakukan transformasi digital dan senantiasa menjadi yang terdepan dalam menerapkan perkembangan teknologi seluler terkini yang akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia di masa depan,” sambung Andi.

Ditambahkan, TINC akan terlibat bersama para inovator baik itu startup, developer, maupun system integrator, selama fase pengembangan produk hingga komersil. TINC juga memberikan berbagai dukungan seperti connectivity sim card, development kit, dan fasilitas Lab IoT Lab.

“Dengan semangat kolaborasi, diharapkan akan tercipta nilai partnership antara inovator dan Telkomsel untuk menghasilkan solusi produk IoT baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Selama setahun berjalan, kolaborasi bersama para inovator yang berada di bawah naungan TINC sudah menghasilkan berbagai solusi bisnis berbasis NB-IoT (Narrowband Internet of Things).

Solusi IoT yang saat ini sudah melewati masa inkubasi, antara lain; bike sharing di Universitas Indonesia hasil kolaborasi bersama Banopolis, automatic fish feeder / aqua culture solution bagi petani dan petambak di berbagai daerah di Indonesia hasil kolaborasi bersama eFishery, dan smart bin waste management system bersama Danone dan Alfa Mart yang merupakan hasil kolaborasi bersama SMASH.

Sedangkan beberapa solusi bisnis lainnya yang akan segera masuk ke tahap komersialisasi antara lain adalah smart metering, dan remote tank monitoring.

“Bersama para mitra, kami akan terus mengembangkan bisnis IoT yang menghadirkan solusi atas kebutuhan industri maupun masyarakat. IoT telah merevolusi gaya hidup serta menggabungkan dunia fisik dengan dunia digital, yang selanjutnya menawarkan sejumlah peluang dan tantangan baru bagi kalangan bisnis, pemerintahan, dan juga konsumen perorangan,” tandas Andi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: