Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

26 Grup Orchestra & Ensemble Bakal Meriahkan Gelaran Indonesia Orchestra & Ensemble Festival 2018

1,550
foto : istimewa

Jakartakita.com – Saat ini di Indonesia, tidak banyak digelar pertunjukkan musik yang memiliki bobot artistik, pendidikan serta mencerminkan generasi muda yang dinamis.

Menyikapi hal tersebut, Musicmind yang merupakan content creator dan penyelenggara yang fokus bergerak di bidang musik dan pendidikan, menghadirkan Indonesia Orchestra & Ensemble Festival (IOEF) yang memiliki konsep sebagai ‘Rumahnya Orchestra dan Ensemble di Indonesia’.

Menurut Dr. Nathania Karina – Founder & Festival Director IOEF, Music Director of TRUST Orchestra (Home Orchestra IOEF), IOEF pertama kali berlangsung pada tahun 2016.

IOEF menjadi festival sejenis pertama dan terbesar di Asia Tenggara yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat di bidang musik, khususnya orchestra dan ensemble.

Adapun IOEF memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan festival lain yang serupa yaitu IOEF sama sekali tidak mengambil profit dalam penyelenggaraannya.

Sebagai festival non profit, IOEF telah mendatangkan musisi-musisi mancanegara dan diikuti lebih dari 20 grup dari seluruh Indonesia, juga menghadirkan lebih dari 20 workshop dengan total partisipan lebih dari 3000 orang.

“Kami ingin memperkenalkan musik orchestra kepada masyarakat. Selama ini kan pandangan masyarakat tentang orchestra itu mewah dan tokoh yang dikenal itu hanya musisi-musisi besar Indonesia, padahal sesungguhnya banyak sekali komunitas musik yang tidak kalah menarik, tetapi tidak pernah terekspos. Melalui IOEF ini, kami ingin mewadahi komunitas-komunitas tersebut,” ungkap Dr. Nathania Karina dalam siaran pers Selasa (21/8/2018).

Rencananya, IOEF bakal kembali diselenggarakan tanggal 25-26 Agustus 2018. Akan ada 26 grup yang berpartisipasi, 5 special show dan 14 workshop yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

Lebih lanjut dijelaskan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini, IOEF akan menunjukkan grup ensemble yang lebih variatif seperti harpa, ukulele, electric bass, gitar dan sebagainya. Setiap peserta akan memiliki kesempatan untuk tampil, aktualisasi diri, belajar dengan para professional, membangun network dengan sesama musisi, dan pastinya dapat terus melestarikan budaya Indonesia.

Bagi pengunjung, mereka bebas menonton penampilan peserta yang berasal dari berbagai komunitas dan juga sekolah, pertunjukan spesial dan juga dapat mengikuti beragam workshop seputar musik.

Ditambahkan, keunikan lain dari IOEF dan membuat festival ini berbeda dengan festival lainnya, yaitu dari sisi suasana yang akan dirasakan para pengunjung. Jika selama ini konser orchestra selalu dianggap formal, IOEF membuatnya menjadi lebih santai dan siapapun bisa menikmatinya.

“Festival ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur dan motivasi bagi musisi muda Indonesia untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas bermusiknya. Di tengah maraknya perkembangan grup orkestra dan ensemble di Indonesia saat ini, tidak banyak yang bisa memperoleh kesempatan untuk tampil secara profesional, bahkan teristimewa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai tips menarik dari para pakar dan pelaku industri Indonesia,” tandas Dr. Nathania Karina.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: