Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Produser Sunil Soraya Ungkap Cerita Di Balik Layar Film ‘Suzanna: Bernafas Dalam Kubur’

1,799
foto : jakartakita.com/edi triyono

Jakartakita.com – Artis Luna Maya dipercaya memerankan tokoh Suzanna yang melegenda, dengan menjadi pemeran utama dalam remake film berjudul ‘Suzanna: Bernafas Dalam Kubur’.

Sebelumnya film ini telah tayang pada tahun 1970 dan kini di remake kembali oleh Soraya Intercine.

Film yang rencananya akan tayang di bioskop Indonesia pada tanggal 15 November 2018 mendatang ini, disutradarai oleh Rocky Soraya dan Anggy Umbara serta diproduseri oleh Sunil Soraya.

Sebelum tayang serentak di bioskop Tanah Air, terdahulu digelar premier film ‘Suzanna: Bernafas Dalam Kubur’ pada Minggu (11/11/2018) malam.

Dalam kesempatan ini, produser Sunil Soraya mengungkapkan kisah dibalik layar dari film ini. Ia juga menegaskan bahwa sebenarnya film ini adalah film horor baru dan bukanlah produksi ulang film Sundel Bolong.

Menurutnya, judul ‘Bernapas dalam Kubur’ juga seolah perpaduan dua film Suzanna, ‘Beranak dalam Kubur’ dan ‘Bernafas dalam Lumpur’.

“Sesungguhnya, film ini benar-benar film baru. Bahkan, proyek film ini sejatinya dimulai sejak lima tahun lalu,” jelas Sunil, di sela-sela acara gala premier film ‘Suzanna: Bernafas Dalam Kubur’.

Lebih lanjut ia menuturkan, pihaknya juga sempat kesulitan mencari aktris yang pas untuk menghidupkan kembali ‘Suzanna’. Bahkan, ia sampai menggunakan jasa tim tata rias dari Rusia sebelum Luna Maya terpilih sebagai pemeran utama.

Adapun tantangan lain muncul ketika sutradara berganti dari Anggy Umbara menjadi Rocky Soraya. Pergantian ini menyebabkan Soraya Intercine Films harus mengadakan syuting ulang.

Meski demikian, Sunil menegaskan, hal ini (pergantian sutradara – Red) bukan karena ada prahara.

Film yang ‘melahirkan kembali’ sosok legendaris ‘Suzanna’ yang juga dijuluki ‘ratu film horor nasional’ ini, di bintangi oleh; Luna Maya, Herjunot Ali, Clift Sangra, Teuku Rifnu Wikana, Alex Abbad, Verdi Solaiman, Kiki Narendra, Asri Welas, Opie Kumis, dan Ence Bagus. (Edi Triyono)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: