Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Chlorella Growth Factor Pada Wakasa Gold & W Sun Wakasa Bantu Pulihkan Pasien Demam Berdarah

1,946
foto : istimewa

Jakartakita.com – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu momok yang sangat menakutkan karena kerap memakan korban jiwa.

Apalagi saat ini telah memasuki musim penghujan, dimana genangan-genangan air yang tersisa pasca hujan sangat memungkinkan bersarangnya nyamuk Aedes Aegypti, sang penyebar virus.

Tak sedikit, penderita yang meninggal dunia akibat gigitan nyamuk ini. Kebanyakan dari mereka tak berhasil diselamatkan karena kehilangan cairan tubuh, terlambat mengatasi demam tinggi, gangguan metabolisme atau kurangnya asupan gizi yang cukup yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh.

Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, PT CNI menghadirkan produk Wakasa Gold dan W Sun Wakasa yang terbukti bekerja secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit karena mengandung komponen gizi yang lengkap.

Menurut Lingke Tirta Kencana selaku Head of Product Marketing PT CNI, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim Peneliti dari Penyakit Bagian Dalam RS Karya Bakti Bogor yang bekerja sama dengan Peneliti dari Departemen Ilmu Gizi IPB pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam produk Wakasa Gold dan W Sun Wakasa terbukti secara alami mampu mengoptimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka.

“Penelitian CGF ini merupakan yang pertama di dunia untuk masalah penyakit tropis. Dari hasil pengujian klinis tersebut, Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung ekstrak CGF dari Chlorella, yaitu ganggang hijau air tawar yang membantu dalam proses regenerasi sel dan membantu mempercepat masa penyembuhan (recovery) khususnya dalam meningkatkan jumlah trombosit. Trombosit yang turun drastis dapat didongkrak dalam waktu relatif cepat. Selain menaikkan kadar trombosit, pemberian ekstrak CGF dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa ini juga dapat membantu menurunkan hematokrit atau kekentalan darah,” jelas Lingke Tirta Kencana dalam siaran pers yang diterima Jakartakita.com, baru-baru ini.

Lebih lanjut diungkapkan, nyamuk Aedes Aegypti hanya menggigit pada jam-jam tertentu sekitar pukul 06.00 – 09.00 dan 15.00 – 17.00, ketika imunitas tubuh sedang tidak baik, akan mudah tertular virus yang dibawa nyamuk tersebut.

“Disarankan untuk secepatnya mengonsumsi Wakasa Gold atau W Sun Wakasa jika sudah dinyatakan positif menderita penyakit DBD melalui pemeriksaan laboratorium. Dalam banyak kasus, penyembuhan pasien menjadi lebih cepat dibandingkan dengan pasien yang tidak mengonsumsinya. Konsumsilah 30ml Wakasa Gold atau W Sun Wakasa dua kali dalam sehari untuk mempercepat proses penyembuhan,” sambungnya.

foto : istimewa

“Usahakan untuk tidak tidur pada jam-jam tersebut. Jika Anda memang harus tidur, gunakan kelambu atau anti nyamuk agar nyamuk tak menggigit Anda. Selain itu, konsumsilah CNI Ester-C Plus dan Sun Chlorella setiap hari dengan dosis yang tepat sehingga tubuh Anda akan selalu fit sehingga virus tidak mudah menyerang Anda. Selain itu menjaga kebersihan lingkungan sekitar juga merupakan hal penting untuk mencegah perkembangan nyamuk,” saran Lingke.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: