Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

100 Duta Sehat PTTEP – Dompet Dhuafa Dapat Bantuan Dana & Coaching

2,715

Jakartakita.com – Sebagai upaya mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) bersinergi dengan Dompet Dhuafa dalam mendirikan Gerai Sehat Rorotan, yang merupakan klinik pelayanan kesehatan cuma-cuma yang memiliki berbagai macam program kesehatan, baik yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

Kini di usia yang menginjak ke-4 tahun, Gerai Sehat Rorotan terus melakukan program kegiatan yang bersifat solutif dan inovatif sebagai langkah aktif untuk memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program Duta Sehat Indonesia dan Social Project Kesehatan.

Menurut Afiat Djajanegara selaku General Affairs Manager PTTEP, target dari program Duta Sehat Indonesia yakni mahasiswa fakultas kedokteran, kesehatan masyarakat, ilmu kesehatan dan gizi dari berbagai perguruan tinggi ternama di Pulau Jawa.

“Dari sekitar hampir 1.000 peserta yang mendaftar, kami memilih 100 mahasiswa terbaik untuk menjadi duta sehat Indonesia. Mahasiswa tersebut berasal Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Trisakti, UIN Syarif Hidayatullah dan UPN Veteran Jakarta,” ucap Afiat Djajanegara dalam siaran pers Senin (15/4/2019).

Ditambahkan, dari sebanyak 100 Duta Sehat PTTEP – Dompet Dhuafa tersebut akan mendapat bantuan dana dan coaching dan akan dikirimkan ke daerah untuk melakukan pemetaan kesehatan, pendampingan dan memberikan alternatif solusi atas masalah yang ditemukan selama menjalani pengbdian masyarakat.

“Output akhir dari kegiatan ini, yakni para duta sehat akan membuat dokumen strategis berupa laporan dan buku pengabdian kesehatan untuk negeriku,” jelas Afiat.

Adapun pemberian dana secara simbolis kepada 100 Duta sehat dihadiri oleh Herdiansah selaku Direktur CSR Dompet Dhuafa, Perwakilan Mahasiswa, Titi Thongjen selaku General Manager PTTEP, Afiat Djajanegara selaku General Affairs Manager PTTEP dan Rini Suprihartini selaku Direktur DDSE.

Sementara itu, Social Project Kesehatan merupakan program yang bertujuan menjaring inovator teknologi dalam bidang kesehatan.

Inovator yang terpilih merupakan inovator yang memiliki semangat dan tekad pengabdian yang tulus kepada masyarakat.

“Dari target 100 inovator yang mendaftar, telah terpilih 3 inovator terbaik. Inovator terbaik tersebut akan difasilitasi sebagai mentor untuk mengaplikasikan karyanya di wilayah sasaran kelompok marginal yang rentan dengan permasalahan kesehatan,” jelas Herdiansah selaku Direktur CSR.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Rorotan, dr. Siti Maimunah mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat yang kuat untuk masyarakat dan dampak positif jangka panjang demi terwujudnya tatanan masyarakat Indonesia yang sehat dan bahagia. (Edi Triyono)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: