Info Jakarta - Semua Tentang Jakarta

Manfaatkan Momen Mudik Lebaran, Olympus Luncurkan Olympus OM-D E-M10 Mark II yang Dilengkapi Teknologi 5 Axis Image Stabilizer

1,727

Jakartakita.com  –  Momen mudik dan Lebaran bukan sekadar ajang silaturahmi belaka. Namun, bagi para traveller dan foto hobbies, momen tersebut bisa dijadikan objek dan destinasi menarik.

Maka diperlukan kamera dengan fitur dan teknologi canggih dan profesional, seperti yang dimiliki Olympus OM-D E-M10 Mark II.

Kamera ini memiliki teknologi 5 axis Image Stabilizer, movie clip, koneksi Wifi, dan teknologi Wireless Shooting dengan resolusi 16.1 megapixels.

Menurut Sandy Chandra, Marketing & Sales Manager Olympus Customer Care Indonesia (OCCI), kamera Olympus OM-D E-M10 Mark II membidik segmen family dan traveller dengan segudang fitur dan teknologi kamera profesional.

“Jika Anda memiliki Olympus OM-D E-M10 Mark II, segudang fitur kamera profesional berada di tangan Anda. Anda tidak perlu membawa tripod untuk menstabilkan gerakan ketika memotret atau merekam video. Fungsi tripod sudah tergantikan dengan adanya teknologi image stabilizer (IS) 5-axis di body kamera. Sangat cocok ketika dibawa mudik atau Lebaran. Banyak obyek menarik yang memerlukan mobiltas,” ucap Sandy Chandra dalam siaran pers Kamis (23/5).

Untuk diketahui, teknologi In body Image Stabilizer (IS) dengan 5 axis tidak ada disematkan pada kamera lainnya selain di kamera Olympus.

Biasanya, mereka menyematkan IS pada body kamera 3 axis, lensa 2 axis untuk level kamera seharga ini.

“Kami menyatukannya dalam body kamera. Hasilnya lebih optimal. Menggunakan lensa tanpa teknologi IS pun, dijamin tetap stabil,” ujar Sandy.

Fungsi Image Stabilizer (IS), lanjutnya, berguna untuk mendapatkan hasil gambar yang stabil dan tajam ketika memotret dengan kondisi low light (yang membutuhkan slow speed) atau saat kondisi kamera terguncang ketika dalam mode video recording.

Pada umumnya, IS memiliki 2 type, yaitu yang terdapat pada lensa dan pada body kamera. 

“IS pada lensa menggunakan sebuah elemen optic tambahan yang terbatas hanya bekerja pada 2-axis saja yaitu pada sumbu x dan y sedangkan IS yang terdapat pada body kamera Olympus OM-D E-M10 Mark II bekerja dengan cara menggerakan image sensor sesuai arah gerakan pada sumbu x dan y, gerakan pitch (seperti gerakan mengangguk), yaw (seperti gerakan menggeleng) dan rolling (seperti gerakan lensa memutar),” papar Sandy. 

Lebih lanjut Sandy mengungkapkan, hadirnya IS 5-axis pada OM-D E-M10 Mark II membuat pengguna kamera dapat memotret dengan kecepatan shutter lambat tanpa khawatir blur dan ketika kamera sedang merekam movie, gambar menjadi jauh lebih stabil layaknya perekaman movie pada kaum professional. 

“Biasanya ketika mudik maupun Lebaran banyak ditemui momentum maupun obyek- menarik. Seringkali momentum itu datangnya sangat cepat dan mendadak. Jika kamera yang Anda miliki tidak berteknologi IS 5- Axis maka gambar atau video yang dihasilkan bisa blur atau goyang. Padahal momentum tidak bisa diulang kembali,” jelas Sandy lagi. 

Ditambahkan, kamera Olympus OM-D E-M10 Mark II termasuk dalam deretan kamera mirrorless canggih.

“Semula kamera ini dibanderol dengan harga Rp11 juta. Jelang mudik dan Lebaran, kamera ini dibanderol dengan harga ‘hanya’ Rp7.999.000 (Body + Lensa 14-42mm f3.5 – 5.6 EZ).  (Edi Triyono)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

IndonesianEnglishDutchChinese (Simplified)Malay
%d bloggers like this: