Jakartakita.com
Berita Jakarta, Info Jakarta Terkini, Berita Nasional, Bisnis Jakarta

Kapolri : Operasi Perburuan Teroris Terus Jalan!

0 1,014

Tiket Pesawat Murah Airy

foto : istimewa
foto : istimewa

Jakartakita.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Tito Karnavian menyatakan, meskipun teroris Santoso telah tewas, namun perburuan sisa laskar Santoso masih terus dilakukan.

Menurut dia, sejumlah 3.000 personel Polri masih berada di lokasi. Mereka menyisir dan melakukan pencegatan di jalur-jalur pasokan logistik.

“Operasi masih jalan, kami terus menekan tapi juga sambil melakukan upaya persuasif. Kami mengimbau mereka segera turun gunung demi kemaslahatan bersama dan mengikuti proses hukum yang berlaku,” kata Tito, usai memberi pembekalan pada calon perwira remaja Polri lulusan Akpol angkatan 47 di Gedung AH. Nasution di kompleks Akmil Magelang, Jateng, Minggu (24/7/2016).

Ditambahkan, jika mereka kooperatif dan dengan suka rela turun gunung, lanjut Tito, hukuman untuk mereka akan diperingan.

Artikel Terkait
1 daripada 8

Menanggapi soal proses hukum terhadap istri kedua teroris Santoso yang baru saja tertangkap, menurut Tito, proses hukum terus berlanjut. Namun, jika yang bersangkutan bersikap kooperatif, hukumannya akan diperingan.

“Diproses saja dulu, sementara. Tetapi kalau dia menyerahkan diri akan diperingan. Selanjutnya kalau dia terus terang, kooperatif, akan meringankan dia,” kata Tito.

Sementara itu, analis terorisme dan intelijen, Ridlwan Habib, menilai cara TNI menangkap dan memperlakukan Delima, istri Santoso, elegan dan beretika.

“Ini sikap kesatria dan beretika. TNI menunjukkan sikap yang baik bahwa buronan tak bersenjata tidak boleh disakiti,” ujar Habib.

Dia mengatakan, dalam etika peperangan, sikap TNI ini sangat elegan dan proporsional. (Sumber: Antara)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan komen

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More