Take a fresh look at your lifestyle.

Messi Raih Sepatu Emas Eropa

0 1,326

Jakartakita.com – Pemain bintang Barcelona Lionel Messi telah meraih penghargaan Sepatu Emas Eropa sebagai top skor dengan torehan gol terbanyak dalam liga domestik di Eropa musim ini. Penghargaan Sepatu Emas Eropa yang diraih merupakan yang kelima bagi pesepakbola Argentina tersebut, pertama kalinya seorang pesepakbola meraih lima penghargaan tersebut..

Messi, seperti dilansir ESPN Soccer, Senin (21/5/2018), meraih Sepatu Emas Eropa setelah menorehkan 34 gol di La Liga musim ini. Messi juga sekaligus meraih trofi El Pichichi kelimanya dengan torehan 34 gol tersebut.

Messi unggul dua gol dari pencetak gol terbanyak di Liga Inggris musim 2017/18, Mohamed Salah. Salah, yang bermain untuk Liverpool, menorehkan 32 gol di Liga Inggris musim ini.

Striker Lazio Ciro Immobile dan striker Inter Milan Mauro Icardi, yang sama-sama meraih gelar capocannonieri Serie A, beserta torjaegerkanone Bundesliga, Robert Lewandowski, mencetak 29 gol dan menempati peringkat empat daftar pencetak gol terbanyak dalam liga domestik di Eropa musim ini. Mereka kalah satu gol dari striker Tottenham Hotspur yang berada di peringkat ketiga.

Related Posts
1 daripada 3,597

Striker Paris Saint-Germain Edinson Cavani yang merupakan top skor Ligue 1 dengan 28 gol berada di peringkat ketujuh, unggul dua gol dari pemain bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

 

Daftar 10 besar pencetak gol liga domestik di Eropa musim 2017/18:

  1. Lionel Messi, Barcelona, 68 points (34 goals)
    2. Mohamed Salah, Liverpool, 64 points (32)
    3. Harry Kane, Tottenham Hotspur, 60 (30)
    4. Ciro Immobile, Lazio, 58 (29)
    4. Mauro Icardi, Inter Milan, 58 (29)
    4. Robert Lewandowski, Bayern Munich, 58 (29)
    7. Edinson Cavani, Paris Saint-Germain, 56 (28)
    8. Cristiano Ronaldo, Real Madrid, 52 (26)
    9. Jonas, Benfica, 51 (34)
    10. Luis Suarez, Barcelona, 50 (25)

*Jonas menempati peringkat sembilan meski mencetak 34 gol di Liga Portugal karena koefisien gol Liga Portugal hanya 1,5 sedangkan liga-liga utama Eropa koefisiennya 2

Tinggalkan komen