Tiga Tim Pelajar Indonesia Lolos ke Final Asia Pasifik FedEx/JA International Trade Challenge 2026
Jakartakita.com – Tiga tim pelajar Indonesia berhasil melaju ke babak final regional FedEx/JA International Trade Challenge (ITC) 2026 Asia Pasifik setelah menampilkan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk operasional gudang modern.
Ketiga tim tersebut akan mewakili Indonesia dan bersaing dengan peserta dari Hong Kong, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Tim pertama berasal dari Jakarta Intercultural School dengan produk Gartixx, sistem drone otonom berbasis AI yang dirancang untuk melakukan pemindaian inventaris dan pemantauan stok secara real-time di gudang berskala besar. Solusi ini memungkinkan perusahaan meningkatkan efisiensi operasional tanpa perlu mengubah tata letak maupun menambah infrastruktur gudang.

Sementara itu, tim AERVOX yang beranggotakan Ariel Lukman dan Rayden Cleverson Suhardi dari Tunas Muda School Meruya menghadirkan sistem drone gudang berbasis AI yang mampu melakukan pemindaian inventaris hingga tingkat SKU, pengangkutan barang, audit visual, hingga pengelolaan stok secara prediktif melalui dashboard terpusat.

Adapun tim SkyVision dari SMAN 16 Surabaya, yang terdiri atas Xavier Akbar Zulfikar dan Dimas Mahadi Waranggana, memperkenalkan solusi drone gudang otonom dengan teknologi Ground Control Station (GCS). Sistem ini menawarkan tingkat akurasi pemindaian inventaris lebih dari 99,3 persen serta mampu beroperasi secara stabil di lingkungan gudang yang memiliki tingkat interferensi tinggi.
Managing Director FedEx Indonesia, Garrick Thompson, mengatakan Indonesia memiliki salah satu ekonomi digital terbesar dan bertumbuh paling cepat di kawasan Asia Pasifik sehingga generasi muda akan memainkan peran penting dalam menentukan arah perkembangannya di masa depan.
“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan yang terus mengubah berbagai industri, kemampuan berpikir kritis dan beradaptasi menjadi semakin penting,” ujarnya.
Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, Utami Anita Herawati, menambahkan bahwa program FedEx/JA International Trade Challenge memberikan pengalaman nyata kepada pelajar untuk berpikir layaknya pelaku bisnis global.
“Melalui program ini, para peserta belajar mengidentifikasi peluang, memecahkan masalah, dan bekerja sama lintas perspektif. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan kepercayaan diri generasi muda Indonesia untuk menjadi inovator dan pemimpin masa depan,” katanya.
Sejak 2021, program FedEx/JA ITC telah menjangkau lebih dari 3.200 pelajar di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, peserta Indonesia juga berhasil meraih tiga posisi Top 3 pada final regional Asia Pasifik, menunjukkan daya saing generasi muda Indonesia di tingkat internasional.
FedEx/JA International Trade Challenge merupakan program pengembangan kewirausahaan dan perdagangan internasional yang diselenggarakan FedEx bersama Prestasi Junior Indonesia untuk membekali pelajar dengan keterampilan bisnis, inovasi, dan kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. (Risma)
