Hati-hati Tergoda Love Scams!

Jakartakita.com – Perkembangan media sosial yang didukung oleh kemudahan akses internet melalui smartphone, memunculkan tren kejahatan melalui media sosial. Pada bab-bab terdahulu saya pernah membahas sejumlah kejahatan yang mengintai para pengguna media sosial, serta cara pencegahannya. Maka di bab ini saya merasa perlu untuk mengulas sedikit tentang love scams.

Scam adalah hal/perbuatan manipulasi/tipuan, yang dilakukan oleh suatu badan usaha/perseorangan , dengan cara memanipulasi suatu hal untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain yang dilakukan hanya untuk mendapatkan keuntungan. Jadi setelah mendapatkan yang diinginkan (keuntungan), sipelaku (scammer) kabur meninggalkan korbannya .Modus scam pun beraneka ragam, salah satunya adalah cinta atau yang biasa disebut love scam.

Jaringan pengobral cinta Nigerian sweetheart scam bekerja secara sistematis, dari mulai menjaring alamat email di internet, menjalin pertemanan di akun media sosial yang tidak terproteksi dengan baik hingga memasang perangkap rayuan gombal kepada calon mangsa. Setiap calon mangsa dirayu dengan kata-kata cinta dari seorang karakter pria bule tampan yang sedang tergila-gila. Memang tidak semua calon mangsa menjadi korban, hanya mereka para wanita pengejar pria bule nan lugu yang masuk perangkap.

Sepanjang belasan tahun saya berasyik-masyuk di jagat dunia maya. Saya sudah cukup banyak mendengar cerita orang-orang yang terperangkap cinta palsu di dunia maya, termasuk mereka yang harus kehilangan uang cukup banyak karena ditipu oleh anggota sindikat pengobral cinta ini.

Mengapa saya bilang sindikat? Karena kelompok ini sangat rapih dalam mengatur segala sesuatunya, mulai orang-orang yang berperan didalamnya, lokasi, sampai no. telp di negara asing. Bahkan tak jarang dari mereka yang melibatkan orang Indonesia sebagai bagian dari sindikat.

Para pelaku sindikat biasanya memiliki banyak sekali akun media sosial, khususnya Facebook. Mereka biasanya memasang foto bule keren sebagai foto profil untuk menarik calon mangsa. Namun, mereka hanya memasang paling banyak dua foto. Mungkin karena agak kesulitan mencuri foto bule ganteng yang mirip di internet. Bahkan dari beberapa cerita, malah mereka menggunakan foto tentara bule Amerika yang sudah almarhum.

Supaya terlihat memiliki similar friends yang banyak. Si penipu sengaja menambahkan teman-teman si calon korban. Si penipu juga sengaja menjaring banyak calon korban secara bersamaan.

Sudah pasti si penipu hampir tidak pernah update status. Mereka memang tidak mau terlalu menunjukan eksistensinya, karena sejatinya mereka hanyalah karakter fiktif tanpa kehidupan di dunia nyata. Jadi apa yang harus di-share? Mereka adalah tipe pengguna silent readers sejati untuk mengamati calon korban. Namun mereka aktif mengirimkan pesan pribadi lewat inbox kepada calon korban, tentu saja isinya berupa bujuk rayu dan pamer dirinya sesuai scenario yang sudah disusun.

Para scammer ini memang handal dalam merayu calon korban. Baru kenal saja sudah memanggil si calon korban dengan sebutan mesra sambil terus memamerkan dirinya. Mereka biasanya mengobral cerita betapa suksesnya mereka yang punya pekerjaan super sibuk, banyak uang namun masih sendirian.

Dari pengalaman saya dahulu, beberapa scammer nampaknya janjian dalam menyusun skenario. Mereka suka mengumbar sumpah atas nama Tuhan, dan bilang berkali-kali, “saya yakin kamu jodoh yang dikirimkan Tuhan untuk saya. Saya pernah melihat kamu di dalam mimpi.”

PRET!!!

Setelah mereka sibuk memamerkan kehidupannya yang wah kepada para calon mangsanya. Mereka biasanya berusaha mengorek apa kegiatan calon mangsa untuk mengetahui kira-kira seberapa kuat finansialnya.

Setelah yakin si calon mangsa memang target empuk berduit. Barulah para penipu mulai meneruskan skenario selanjutnya, membicarakan masa depan bersama, rencana pindah ke Indonesia dan berbisnis, tak lupa mengiming-imingi si calon mangsa untuk menemaninya hidup di luar negeri dengan segala fasilitas.

Para perempuan lugu pengejar bule pasti ‘klepek-klepek’ oleh rayuan sang bule palsu ini. Apalagi biasanya sang penipu gencar menghujani pesan mesra, bahkan telepon untuk sang calon mangsa.

Saya pernah kenal dengan beberapa perempuan yang begitu bangganya bercerita tentang pacar bulenya (yang bahkan belum pernah dilihat di dunia nyata). Dari ceritanya, si penipu digambarkan sebagai bule keren yang nyaris sempurna. Tak hanya mapan secara finansial tetapi juga romantis. Bahkan si bule berkali-kali bilang akan menjadi muslim kalau menikah nanti. Kebetulan teman saya muslim.

Lanjut ke skenario berikutnya untuk sang calon mangsa yang sudah ‘tak waras’ karena dibutakan oleh cinta. Penipu biasanya menjanjikan akan memberikan hadiah mahal seperti perhiasan, dan lain-lain.  Namun, ketika dikirim mereka beralasan barang tertahan di Malaysia dan minta si wanita kirim uang untuk mengeluarkan barang-barang mahal tersebut. Bahkan, untuk meyakinkan calon mangsa. Sang penipu mengirimkan form palsu lengkap dengan track number.

Sebetulnya ada banyak skenario para scammers dalam menipu korban. Namun, ujung-ujungnya sama, mereka meminta sejumlah uang kepada korban dengan berbagai alasan.

Dalam berkomunikasi, biasanya para penipu menggunakan telpon dengan no awal +44 70. Sekilas memang +44 terlihat seperti kode negara untuk negara UK atau Inggris. Namun. Ternyata +44 70 adalah sebuah sistem telekomunikasi di UK yang disebut 070 Follow me Numbers. Bisa diakses dari mana saja. Biasanya scammers menelpon dari Nigeria dengan menggunakan 070 ini atau nomor dari Malaysia dengan menggunakan +60.

Nah, jika Anda sedang berhubungan dengan bule keren dengan ciri-ciri tersebut. Segeralah waspada. Tahap awal, mungkin Anda bisa mengajaknya video chat atau mengirimkan foto-foto terbarunya bersama keluarga atau teman-teman terdekatnya. Kalau dia bilang tidak ada, yakinlah mereka adalah karakter fiktif dari para penipu.

Segudang alasan pasti akan dilontarkan untuk menolak permintaan Anda. Padahal mereka sedang kelimpungan memenuhi permintaan sepele Anda. Biasanya sih kalau calon mangsa terlalu banyak permintaan akan segera ditinggalkan.

Lagipula, zaman sekarang mana ada ‘makan siang gratis’. Segala sesuatunya pasti ada ‘udang di balik batu’ ada maksud dan tujuan. Mana mungkin ada orang baru kenal bisa sedemikian royalnya menjanjikan masa depan yang bertabur mimpi, hadiah-hadiah mewah, dan rayuan gombal.

Selebihnya, pakailah logika dan intuisi Anda saat Anda tak sengaja bertemu dengan seseorang yang Anda anggap sebagai ‘pangeran berkuda’ di dunia maya. Sepanjang pengalaman saya menjadi dokter cinta di dunia maya, cyber love sejati tidak akan saling memberatkan pasangannya. Tidak ada kamus, seorang pacar di dunia maya meminta uang, apalagi pria.

 

chattingcyber lovelove scamsnigerian sweetheart scamscammer
Comments (0)
Add Comment