Pihak Marche Klarifikasi Soal Charge Laptop Rp 400 Ribu

Jakartakita.com – Sebelumnya diberitakan tentang seorang pelanggan Restoran Marche di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, yang protes akibat dikenakan tarif mahal saat mengisi baterai laptop pada tanggal 23 Maret 2015. Namun katanya, sang pelanggan akhirnya dibebaskan dari biaya tersebut karena tidak mendapat pemberitahuan sebelumya.

Berdasarkan struk pembayaran yang diunggah Leonita Julian dalam akun path @leonisecret, terlihat biaya charger Rp 400.000. Leonita merasa heran dengan tarif yang terbilang tak masuk akal itu. Struk itu pun akhirnya beredar secara viral di media sosial dan menjadi pembicaraan banyak orang.

Sebenarnya bagaimana sih duduk persoalnyannya? Menanggapi pemberitaan tersebut, pihak Restoran Marche pun akhirnya memberikan tanggapannya. Juru bicara Restoran Marche Plaza Senayan, Stella Clarissa Valerina membenarkan bahwa Leonita Julian beserta teman atau rekan kerjanya yang berjumlah sekitar 10 orang mendatangi Restoran Marche pada tanggal 23 Maret 2015.

Ceritanya, pada pukul 17.oo rombongan Ibu Leoni dan temannya hendak meeting dan meminta  kabel roll listrik agar ibu leoni beserta teman dapat menggunakannya untuk charge laptop. Atas permintaan tersebut Manajer Restoran Marche Plaza Senayan yang bernama Adhon menemui Leonita untuk membicarakan mengenai pemakaian listrik.

foto: Path

Marche akhirnya menawarkan opsi ruangan terpisah untuk meeting karena ada lebih dari 5 laptop yang membutuhkan charge. Mereka pun memilih ruangan Hen House. Pihak Marche pun telah memberitahukan konsekuensi biaya karena Ibu Leoni menggunakannya untuk meeting tertutup.

Ibu Leoni beserta teman-temannya menyetujui akan adanya biaya listrik yang berjumlah Rp 400.000 untuk 2 jam pertama dan 1 jam berikutnya dikenakan biaya Rp 150.000 sesuai dengan regulasi yang berjalan untuk penggunaan ruangan private. Untuk ruangan yang digunakan Ibu Leoni pun kami tutup sementara (close for public) selama mereka meeting agar ruangan dapat digunakan secara private.

Jadi yang benar adalah terjadi kesalah pahaman. Biaya charge listrik yang tertulis di tagihan itu bukanlah biaya charge laptop seperti yang diumbar ibu Leoni. Melainkan biaya sewa ruangan private untuk meeting yang biasa juga diterapkan di restoran atau cafe lainnya.  Tentu saja Marche juga mengakui kesalahan penulisan dalam tagihan tersebut.

Wah, mungkin lain kali baiknya ditulis ‘sewa ruangan’ atau ‘private meeting room’ ya agar tidak menjadi fitnah di luar.

chargerlaptopmarcheMeeting
Comments (1)
Add Comment