Menteri Pariwisata Mengapresiasi Kongres JKPI di Baubau

foto: istimewa

Jakartakita.com – Arief Yahya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengapresiasi kegiatan Kongres Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Ke- III yang diadakan di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kota Baubau.

Dari keterangan Sadarman, Kepala Badan Kominfo Arsip dan PDE Kota Baubau, pada hari Kamis (28/5/2015), menyatakan, Menteri Pariwisata mengungkapkan bahwa kegiatan JKPI adalah kegiatan serimoni yang menarik. Tetapi mereka juga menghimbau, selain membahas keuntungan, kegiatan juga harus menghasilkan nilai-nilai budaya dari warisan budaya bangsa. Ini dianggap mampu menarik perhatian dunia disamping memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat di tanah air. Pernyataan itu diungkapkan langsung.

“Dalam berbagai sektor, khususnya pariwisata, mempertahankan dan melestarikan budaya bangsa sehingga kota pusaka di Indonesia tetap terjaga dan lestari merupakan hal yang lebih penting,” tanas Arief.

Kongres JKPI dikabarkan berlangsung selama empat hari, (25-28 Mei) dan dihadiri oleh sekitar 50 kota di seluruh tanah air yang dipusatkan di Benteng Keraton Buton di Kota Baubau.

“Kita akan lebih mudah meyakinkan kalau nilai keeknomiannya itu kita munculkan, sehingga nanti kalau kita perlu renovasi atau restorasi perlu berapa dan hasilnya apa, selain nilai kebudayaan tadi dan juga melestarikan budaya yang pada intinya,” kata Menteri.

Kegiatan Kongres JKPI ini juga harus memiliki target, baik tamu dalam negeri maupun dari manca negara yang datang berkunjung ke daerah tempat pelaksanaan kegiatan.

Terkait dengan pemanfaatan potensi daerah kota pusaka dalam penyelenggaraan JKPI tersebut menurut Menteri Arief Yahya, ada dua hal yang menjadi perhatian serius bagi daerah, yakni transportasi dan telekomunikasi, sehingga dapat menjamin kemudahan dalam kelancaran kegiatan.

“Itu dua hal yang penting sekali, yang pertama transportasi dan kedua telekomukasi, untuk telekomunikasi saya sudah minta kepada telkom dan dia akan datang ke Baubau untuk perbaikan agar telekomunikasinya baik sehingga setara dengan daerah lain,” pinta Menteri.

Sebagai gambaran bahwa, awal kegiatan Kongres JKPI ini diselenggarakan di Kota Solo dan salah satu penggagasnya yakni Presiden Djoko Widodo yang saat itu menjabat Walikota Solo.

Usai pelaksanaan Kongres Nasional JKPI Ke-III di langsungkan, dilanjutkan dengan acara Pekandekandea atau acara makan-makan yang menjadi tradisi masyarakat Buton dan pada malam harinya dilangsungkan festifal Obor dan Lampion serta Karnaval budaya berlangsung di kawasan benteng keraton Buton. (Sumber: AntaraNews)

dan ekonomi kreatifdiapresiasidisambut baikJKPIkegiatan Kongres Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Ke- III yang diadakan di Provinsi Sulawesi TenggaraKementerian Pariwisatakongres JKPIKota Baubaumenarikolehseremoni
Comments (0)
Add Comment