Ada Uang Teman Sayang, Tak Ada Uang Teman Melayang

foto: istimewa

Sebagai makhluk sosial, manusia adalah makhluk yang diciptakan untuk hidup bersama-sama. Dalam kehidupan nyata hubungan sosial ini terdapat dalam dalam bentuk hubungan percintaan, pertemanan, persaudaraan, kekeluargaan dan sebagai. Kemudian muncullah predikat teman, saudara, keluarga, pasangan dan predikat lainnya yang mewakili sebuah hubungan

Dari ribuan hingga jutaan follower di akun media sosial, atau ratusan kontak BBM atau whatsApp, pernahkah Anda menghitung berapa jumlah teman sejati Anda?

Seorang bijak pernah mengatakan bahwa setiap orang mungkin memiliki puluhan bahkan ratusan teman, namun jumlah teman sejati yang dimilikinya tak pernah melebihi jumlah jari di kedua tangannya. Benarkah demikian?

Lalu apakah teman sejati itu?

Mirip seperti hubungan percintaan, semakin baik hubungan pertemanan yang terjadi semakin tanpa syarat dan alasan kenapa seseorang bisa dan bersedia menjadi teman sejati orang lain. Teman yang benar-benar sejati bukan memilih Anda karena penampilan, kekayaan materi, popularitas dan sebagainya. Sosok teman sejati adalah seseorang yang akan menerima Anda dalam keadaan apapun, menerima dan memberi masukan kepada setiap keluh kesah yang kamu ungkapkan.

Teman sejati justru hadir di saat-saat tersulit bukan saat Anda sedang berada di posisi puncak. Saat Anda suka, banyak uang, sukses, populer, tentu banyak orang yang dengan senang hati menemani Anda tertawa bersama. Sedang saat Anda terpuruk, mungkin dari sekian banyak orang yang katanya teman Anda, hanya segelintir yang masih sudi menemani Anda.

“Ada uang teman sayang, tak ada uang teman melayang”. Mereka yang dahulu katanya temen kompak Anda menghabiskan waktu ‘hang out’ bersama tiba-tiba menghilang saat Anda kesusahan. Alasan sepele, karena saat Anda susah maka si teman ‘gadungan’ juga ikutan susah. Jangankan punya waktu untuk ‘hang out’ bareng. si temen ‘gadungan’ juga takut kalau dirinya malah jadi sasaran minta pinjaman. Yeah thats a life!

Teman sejati tidak terjadi begitu saja, seringkali permasalahan yang timbul dalam hidup membuat Anda tiba-tiba saja dekat dengan seseorang dalam hubungan pertemanan. Semakin hari semakin Anda sadari bahwa kehadirannya saja sangat membantu Anda menghadapi hari-hari yang buruk. Dan semakin banyak perhatian-perhatian kecil hingga bantuan-bantuan tak ternilai akan semakin membuka mata kita bahwa seseorang tersebut layak kita hadiahi dengan predikat teman sejati.

Jangan bangga kalau Anda mengaku berteman dengan pejabat, punya follower seabrek, kalau ternyata Anda sama sekali tidak punya seorang teman pun yang bisa disebut teman sejati. Percuma punya koleksi teman segudang kalau saat susah Anda malah sendirian. Justru Anda lebih butuh teman saat menangis ketimbang teman untuk tertawa bersama.

bbmfollowermedsosWhatsApp
Comments (0)
Add Comment