Creative Nest Indonesia Resmi Beroperasi di The Breeze – BSD City

foto : dok. Sinar Mas Land

Jakartakita.com – Sinar Mas Land bekerja sama dengan Patrick Effendi, tokoh animasi Indonesia, dalam rangka meresmikan beroperasinya Creative Nest Indonesia yang berlokasi di The Breeze, BSD City.

Dalam kegiatan ini juga dimeriahkan dengan talkshow menarik dengan beragam tema, seperti; Main Game Bikin Kaya – Muhammad “Naitomea” (WAW), Eddy Lim (Liga Game), Wijaya Nugroho (Garena), Animasi Jaman Now – Wahyu Aditya (Hellomotion), Andi Martin, Faza Meonk, Era Musik Terbaik Indonesia Adalah Sekarang – Barry Maheswara, Adib Hidayat, Irfan Aulia , Film Indonesia Is Booming – Anngy Umbara, Hilman Mutasi, Gading Marten, dan YouTube Sumber Nafkah – Joshua Suherman, Martin Anugrah & Reza Nangin (Cameo Project), Anji.

Acara ini juga turut dihadiri oleh; Hari Santoso Sungkar selaku Deputi Bidang Infrastruktur Badan Kreatif Ekonomi Indonesia, Iswan Sudaryo selaku COO Sangnila Arts Academy Pte Ltd, Patrick Effendy selaku Founder & CEO Creative Nest Indonesia, Michael Widjaja – Group CEO Sinar Mas Land,  Dhony Rahajoe selaku Managing Director President Office Sinar Mas Land, serta insan-insan kreatif Indonesia.

“Saya antusias dengan bertambahnya anggota komunitas pencetak industri digital kreatif di kawasan Digital Hub BSD. Kami akan menggandeng lebih banyak lagi komunitas serupa yang bisa masuk kawasan ‘Silicon Valley’-nya Indonesia. Kami tidak membatasi target, bisa sebanyak-banyaknya. Namun tidak sembarang, karena mereka harus memiliki passion atau semangat yang sama untuk membangun komunitas industri kreatif digital di sini,” jelas Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja dalam siaran pers Selasa (19/2/2019).

Ditambahkan, “Indonesia memiliki peluang kemajuan bisnis kreatif digital dan start-up dengan melesat. Terlebih pada era industri 4.0, sangat penting menyediakan tempat untuk mendukung SDM profesional penunjangnya. Jadi, sebelum terjun sebagai seorang profesional, menimba ilmu sebanyak-banyaknya di komunitas ini. Sekalipun dia sudah pernah belajar, bisa mengulangnya disini. Tinggal pilih sesuai minat dan bakat, mulai dari tempat belajar khusus animasi, startup, video konten musik sampai film.” 

Sementara itu, Patrick Effendy selaku Founder & CEO Creative Nest Indonesia mengungkapkan, Indonesia terutama kota Jakarta dan sekitarnya tidak banyak memiliki tempat belajar yang berhubungan dengan industri kreatif, khususnya dalam pelatihan skill yang mendalam untuk memproduksi karya kreatif.

Creative Nest Indonesia hadir untuk membantu menyediakan pelatihan dan memberikan peluang kerja untuk berbagai jenis industri kreatif seperti aplikasi dan pengembangan, coding, film animasi dan video, desain komunikasi visual, serta desain produk di Indonesia.

“Creative Nest Indonesia menyediakan tempat belajar dengan fasilitas memadai serta ditunjang oleh pengajar profesional yang telah berpengalaman dibidangnya dan dengan biaya yang terjangkau,” jelasnya.

“Kedepan Creative Nest Indonesia akan menyiapkan kelas animasi, virtual reality, augmented reality, graphic design, game design, coding dan motion graphic. Selain itu, Creative Nest Indonesia juga menyediakan kelas, workshop dan seminar dari para pakar dibidangnya yang diadakan secara regular,” sambungnya.

Asal tahu saja, industri kreatif merupakan salah satu industri dalam negeri yang sedang didukung secara penuh oleh Pemerintah Indonesia sebagai motor penggerak utama ekonomi.

Adapun Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) juga berfungsi sebagai wadah berkumpul untuk saling memudahkan berkolaborasi diantara insan kreatif Indonesia.

Saat ini, ekonomi kreatif baik secara online maupun offline semakin banyak bermunculan. 

Makanya tidak heran, para pembisnis ulung dibidang kreatif digital kumpul semua di Silicon Valley-nya Indonesia tersebut. Sebut saja; Alamanda, mantan CEO Go-Jek yang kini mendirikan Binar Academy. Apple Academy sebuah brand terkemuka asal Amerika Serikat juga hadir di BSD City. Selain itu juga hadir Purwadhika Coding School, serta Techpolitan. 
Kemudian terbaru, mantan sutradara Patrick Effendy yang kini mendirikan Creative Nest Indonesia.

bekrafbisnis kreatif digitalBSD CityCreative Nest Indonesiaera industri 4.0Michael WidjajaPatrick Effendisilicon valley indonesiaSinar Mas LandThe Breeze
Comments (0)
Add Comment