Sambut Perayaan Hari Maritim Nasional, Ajang Maritim Award 2022 Siap Digelar

foto : ilustrasi (ist)

Jakartakita.com – Sebagai wujud apresiasi kepada para tokoh nasional yang concern di bidang maritim, Yayasan Biijana Paksi Sitengsu menginisiasi ajang penganugerahan Maritim Award 2022.

Menurut Fajar Bagoes Poetranto selaku Ketua Panitia Pelaksana ISPEC (International Sea Port Exhibition and Conference) dan Maritim Award, event ini turut didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Perhubungan; Kementerian Badan Usaha Milik Negara; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional; Kementerian Kelautan dan Perikanan; Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral; serta beberapa pemangku kepentingan, dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional pada tanggal 23 September 2022.

“Penganugerahan Maritim Award ini diberikan oleh Keluarga besar Alm. Ir. Djuanda Kartawidjaja dan Keluarga Besar Soedarpo serta Perhimpunan Maritim Muda Nusantara. Di samping itu, sebagai bentuk penghormatan kepada Bapak Djuanda Kartawidjaja sebagai tokoh nasional, peletak dasar-dasar hukum kelautan Indonesia, sekaligus wujud apresiasi kepada Bapak Soedarpo yang telah merintis dunia pelayaran di Indonesia,” terang Fajar, seperti dilansir dalam keterangan pers, yang diterima Jakartakita.com, baru-baru ini.

Rencananya, terdapat dua kategori utama, yaitu; penghargaan Djuanda Kartawidjaja dan Soedarpo yang diberikan kepada para tokoh nasional yang berkiprah di sektor kemaritiman. Diantaranya, terdapat nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menggulirkan gagasan Poros Maritim dan Tol Laut. Selain itu, muncul pula nama Sarwono Kusumaatmadja dan Hasyim Jalal.

Juga ada penghargaan khusus, Lifetime Achievement kepada Bapak Djuanda Kartawidjaja dan Soedarpo atas jasa-jasanya.

Di kesempatan yang sama, Shahandra Hanityo, kerabat dari H. Djuanda mengatakan, adanya ajang Maritime Award ini merupakan penghargaan dari pihak non-pemerintah untuk mengingat kembali perjuangan dan legasi yang di jalankan oleh almarhum H. Djuanda. 

“Kami mengharapkan, dengan adanya award ini, setiap tahunnya orang terus mengingat tentang potensi besar maritim Indonesia, dimana salah satu cikal-bakalnya diterapkan dan dicetus oleh H. Djuanda lewat Deklarasi Juanda pada tahun 1957,” jelasnya.

Ditambahkan, “Kami menyadari, generasi sekarang dan selanjutnya belum familiar dengan Deklarasi Juanda. Barangkali karena minimnya catatan sejarah yang diberikan di pelajaran sejarah. Oleh karena itu, dengan adanya ajang Maritim Award ini, kita harapkan memicu semangat generasi muda untuk kembali mempelajari dan menggali sejarah kemaritiman, melingkupi keseluruhan dari maritim, sumber daya laut dan kandungan mineral di bawah laut. Sehingga nantinya, pada tahun 2045 mendatang, mereka (generasi muda) mampu mewujudkan kebangkitan poros maritim Indonesia,” tandas Shahandra.

Adapun penjurian penganugerahan Maritim Award juga melibatkan 21 Dewan Pakar ISPEC dan insan media sebagai bagian dari Tim Penilai dan Penyeleksi. (Edi Triyono)

Deklarasi JuandaFajar Bagoes PoetrantoHari Maritim NasionalISPEC (International Sea Port Exhibition and Conference)maritimMaritim Award 2022Yayasan Biijana Paksi Sitengsu
Comments (0)
Add Comment