Film Adaptasi Novel Laut Bercerita Ungkap Deretan Pemain Utama, dari Reza Rahadian Sampai Dian Sastrowardoyo

Jakartakita.com – Film Laut Bercerita yang bernuansa politik dan persahabatan membuat tema film Indonesia semakin variatif. Laut Bercerita merupakan sebuah film drama yang menceritakan mengenai sejarah Indonesia yang menceritakan mengenai perjuangan, persahabatan dan kepastian nasib aktivis era 90-an yang diadopsi dari novel berjudul sama.

Fokus utama dalam film ini adalah Geng Winatra yaitu kelompok mahasiswa yang diceritakan berjuang menegakkan demokrasi di era Orde Baru. Anggota kelompok tersebut yakni Kinan, Laut, Gusti, Naratama, Sunu, Alex, Daniel dan lainnya.

Film Laut Bercerita. foto: Jakartakita.com/Henry

Meski cerita dan tokoh-tokohnya fiktif, novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori terinspirasi dari kejadian nyata menjelang tumbangnya rezim Orde Baru serta pengalaman Leila saat masih menjadi wartawan majalah Tempo.

Usai meresmikan proyek film panjang ini pada Desember 2025 lalu, Laut Bercerita kini resmi mengumumkan deretan pemain yang bakal beradu peran dan sebagian besar sudah dikenal luas di dunia hiburan. Ada Reza Rahadian sebagai Biru Laut, Eva Celia sebagai Anjani, Yunita Siregar sebagai Asmara, Ben Nugroho sebagai Alex, Kevin Julio sebagai Daniel.

Lalu ada Dian Sastrowardoyo sebagai Kinan, Yoga Dewa Dayana sebagai Sunu, Yoga Pratama sebagai Bram, Afrian Arisandy ebagai Gala, Natalius Chendana sebagai Julius, Nagra Kautsar sbagai Naratama dan dua aktor senior yaitu Arswendi Bening Swara sebagai Arya Wibisana (Ayah Biru Laut) dan Christine Hakim sebagai Ibu Biru Laut.

Film Laut Bercerita. foto: Jakartakita.com/Henry

Penulis novel Leila S.Chudori mengakui ia mengikhlaskan sejumlah adegan yang terpaksa dihilangkan dalam versi filmnya.

“Saya selalu ingat kalimat pertama mas Anggi (penulis skenario). Kita harus ikhlas ya sama beberapa adegan yang mungkin kita enggak bisa masukin padahal kita sayang sama adegan itu,” ujar Leila dalam konferensi pers peluncuran teaser pertama “Laut Bercerita” yang digelar di XXI Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.

Sejumlah perubahan menurutnya dilakukan sebagai bentuk penyesuaian yang lazim dialami banyak novel yang diadaptasi ke format film. Selain itu, film yang diadaptasi dari novel menurut Leila juga punya perbedaan dari sisi medium tapi tetap mengedepankan bingkai-bingkai utama cerita yang dihadirkan dari novel.

Meski begitu, beberapa adegan cerita yang tidak terlalu dijelaskan dalam novel, justru akan dijelaskan secara audiovisual dalam film sehingga mampu memberikan konteks yang apik

Selama proses penulisan skenario, Leila mengakui menjalin diskusi dengan sosok Anggi Noen dan melakukan beberapa kali revisi naskah skenario demi menghadirkan cerita film yang baik.

Pada kesempatan yang sama, sang sutradara Yosep Anggi Noen menekankan kembali memang ada perbedaan dari novel yang tebal diadopsi menjadi film.

“Tentunya bakal ada perbedaan novel setebal itu untuk diwujudkan ke dalam film yang punya banyak durasi itu pasti tidak mungkin. Kalau saya pribadi maunya banyak bagian di novel yang saya suka tapi itu tidak mungkin nanti filmnya bisa kepanjangan dan belum tentu disukai penonton,” terangnya.

Namun agar film dapat bercerita sebagaimana novel laris itu, salah satu focus utamanya yaitu persahabatan, diambil menjadi salah satu kekuatan dalam melakukan sebuah pergerakan kemanusiaan yang dihadirkan dengan latar era 90-an itu.

Reza Rahadian mengakui bahwa selama syuting selalu berpegang pada novel dan skenario dalam mendalami karakter yang dimainkannya.

“Yang jelas bahwa dari film pendek ke panjang tidak ada karakter yang berbeda secara signifikan. Saya akan selalu berpegang pada novel dan skenario karena deskripsi karakter tetap sama,” jelas Reza

Pada prosesnya, untuk mendekatkan diri dengan para pemain ia mengakui mendekatkan diri dengan berbincang santai dan ‘receh’ para pemeran. “Saya lebih suka ngobrol ngalor ngidul,” sambung aktor yang sudah meraih tujuh Piala Citra ini.

Pasalnya, beberapa scene dalam film ini diakuinya cukup serius, sehingga saat waktu istirahat ia memilih untuk berbincang ringan dan bercanda. Dalam menyatukan karakter beragam dalam geng Winatra, Reza mengaku bahwa jiwa para tokoh dalam geng ini pada dasarnya masih muda sehingga tidak terlalu sulit menyatukannya.

Film yang diproduksi oleh Pal8 Pictures, sebuah rumah produksi baru yang berada di bawah naungan Tempo Media Group. Laut Bercerita yang pernah dibuatkan film pendek ini rencananya akan ditayangkan pada tahun ini namun belum diungkap kapan tanggal pastinya. (Henry)

Comments (0)
Add Comment