Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? Diadaptasi dari Buku Laris dan Terasa Dekat dengan Kehidupan Nyata

Jakartakita.com – Rumah produksi Five Elements Pictures bekerjasama dengan Kults Creative meluncurkan film layer lebar perdana mereka, Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Film yang disutradarai Kuntz Agus ini merupakan drama keluarga mengharukan dengan bintang-bintang ternama.

Film ini diproduseri oleh Soemijato Muin dan Ody Mulya Hidayat dengan penulis skenario Oka Aurora dan Kuntz Agus. Diadaptasi dari dari buku mega best-seller berjudul sama karya Khoirul Trian, ini siap menyapa penonton di bioskop tanah air mulai 9 April 2026.

Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Foto: thePUBLICIST Haus

Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? berkisah tentang kakak-beradik, Dira (Mawar de Jongh) dan Darin (Rey Bong) yang seiring mereka tumbuh dewasa, menyadari bahwa peran ayah mereka, Yudi (Dwi Sasono), yang dulu selalu ada untuk mereka, kini semakin menjauh. Mereka pun lebih sering berkomunikasi dengan sang ibu, Lia (Unique Priscilla) yang sepertinya menjadi perekat keluarga kecil ini.

Saat sebuah kecelakaan fatal menimpa Lia yang selama ini jadi pencari nafkah utama, kekosongan itu meledak dan membuka pintu pada kerapuhan yang selama ini disembunyikan: hutang yang menumpuk, ketidakpastian, dan kebenaran yang tidak lagi bisa ditutup dengan senyum. Kondisi ini memaksa Dira dewasa lebih cepat, tapi ia seperti tidak punya arah.

Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Foto: thePUBLICIST Haus

Film ini adalah tentang mereka yang mencoba menemukan arah baru demi belajar melangkah sendiri. Melalui kisah Dira dan Darin, film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? akan membawa penonton dalam perjalanan mencari jawaban untuk setiap hati yang kehilangan kompasnya.

Buku Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? yang ditulis Khoirul Trian memberi dampak yang besar bagi pembacanya. Kesuksesannya memperlihatkan bahwa ada begitu banyak keresahan terhadap sosok Ayah yang selama ini terpendam, yang ketika dibicarakan ternyata menyentuh dan menggerakkan banyak sekali hati.

“Keresahan ini yang membuat kami merasa buku ini punya potensi besar untuk divisualisasikan dalam format film layar lebar. Menurut kami, Kuntz Agus adalah sutradara paling tepat saat ini yang mampu menghadirkan luapan-luapan emosi hangat dan haru untuk memberi suara kepada sosok ayah yang selama ini masih kurang kita dengarkan,” terang Soemijato Muin, dalam press screening di Epicentrum XXI Kuningan, Jakarta, Kamis, 2 April 2026.

Proses pengembangan naskah film ini termasuk yang cukup panjang dan hal ini harus dilalui demi mencapai hasil yang terbaik.

Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Foto: Jakartakita.com/Henry

“Investasi waktu yang kami berikan untuk proses penulisan skenarionya cukup besar dan menurut kami layak dan perlu dilakukan agar kami bisa memberikan yang terbaik. Begitu pula untuk proses casting. Dengan cermat kami pertimbangkan agar suara dan pesan dari cerita ini tersampaikan dengan baik,” ungkap produser Ody Mulya Hidayat.

“Dan kami senang sekali dengan hasilnya, ensemble aktor yang terpilih telah memberikan kekuatan acting terbaiknya untuk menghidupkan karakter-karakter dalam film ini,” tambahnya.

Bagi Kuntz Agus, ini merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya saat dipercaya untuk menggarap adaptasi buku Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Dari tahap pengembangan naskah, persiapan sampai proses produksi dan paska produksi, ia merasakan bentuk kolaborasi yang menyenangkan bersama Five Elements Pictures yang memberinya ruang kreatif yang luas untuk berkarya.

“Film ini adalah ungkapan hati, tidak hanya dari seorang anak kepada ayahnya, namun juga sebaliknya. Ia menjadi sebuah representasi pengalaman nyata bagi banyak keluarga. Semoga film ini bisa membuka ruang untuk saling mendengarkan, memahami, dan memaafkan dalam keluarga,” tutur Kuntz.

Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? dibintangi oleh Mawar de Jongh, Rey Bong, Dwi Sasono, Unique Priscilla, Baskara Mahendra, Kiara Mckenna, Dinda Kanyadewi, dan Azami Syauqi menampilkan kekuatan akting para pemainnya yang kompak dan meyakinkan.

Jalan ceritanya mungkin terasa simpel tapi justru itu yang jadi kelebihannya karena sangat dekat dan relate dengan kehidupan kita sehari-hari seperti konflik dengan keluarga terutama dengan ayah kita. Jadi, tak perlu malu bila mata kita berkaca-kaca atau bahkan menangis karena ceritanya yang terasa begitu nyata dan mungkin pernah kita alami.

Diproduksi oleh Five Elements Pictures dan Kults Creative serta didukung oleh IFI Sinema, A&Z Films, dan Leo Pictures, film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? akan tayang di bioskop seluruh tanah air mulai 9 April 2026. (Henry)

Comments (0)
Add Comment