asia tenggara Archives - Jakartakita.com https://jakartakita.com/tag/asia-tenggara/ Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta Sun, 12 Jul 2026 00:37:23 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://jakartakita.com/wp-content/uploads/2022/08/cropped-jakartakita.com_-e1660709518242-32x32.gif asia tenggara Archives - Jakartakita.com https://jakartakita.com/tag/asia-tenggara/ 32 32 Vietjet Usulkan Vietnam Halal Connect, Perkuat Pariwisata Halal dan Bidik Wisatawan Indonesia https://jakartakita.com/2026/07/12/vietjet-vietnam-halal-connect-pariwisata-halal-2026/ https://jakartakita.com/2026/07/12/vietjet-vietnam-halal-connect-pariwisata-halal-2026/#respond Sun, 12 Jul 2026 00:37:21 +0000 https://jakartakita.com/?p=167355

Vietjet memperkenalkan Vietnam Halal Connect sebagai inisiatif kolaboratif untuk memperkuat ekosistem pariwisata halal di Vietnam. Program ini diharapkan meningkatkan kenyamanan wisatawan Muslim, termasuk dari Indonesia.

The post Vietjet Usulkan Vietnam Halal Connect, Perkuat Pariwisata Halal dan Bidik Wisatawan Indonesia appeared first on Jakartakita.com.

]]>

Jakartakita.com – Vietjet memperkenalkan Vietnam Halal Connect, sebuah inisiatif kolaboratif yang bertujuan memperkuat ekosistem pariwisata halal di Vietnam melalui sinergi antara maskapai, bandara, pelaku industri pariwisata, lembaga sertifikasi halal, hingga mitra teknologi.


Inisiatif tersebut diperkenalkan dalam Vietnam Halal Tourism Conference 2026, yang mempertemukan pemerintah, organisasi internasional, serta pelaku industri untuk membahas pengembangan wisata halal di Vietnam. Indonesia menjadi salah satu pasar utama yang disasar mengingat merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.


Commercial Director Vietjet, Ha Nang Viet, mengatakan Vietnam memiliki peluang besar untuk menarik lebih banyak wisatawan Muslim melalui peningkatan konektivitas dan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.


“Melalui Vietnam Halal Connect, kami ingin mendorong kolaborasi yang lebih erat di seluruh rantai perjalanan agar wisatawan Muslim dapat menjelajahi Vietnam dengan lebih nyaman dan percaya diri,” ujarnya.


Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Vietjet berencana memperluas pilihan makanan halal, menghadirkan solusi perjalanan digital, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan pariwisata untuk mendukung penerapan standar halal yang diakui secara internasional.


Saat ini Vietjet mengoperasikan lebih dari 135 rute domestik dan internasional, termasuk penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali menuju Vietnam, sekaligus menghubungkan berbagai destinasi di Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Tengah, dan kawasan lainnya.


Berdasarkan data yang dipaparkan dalam konferensi tersebut, Vietnam menerima lebih dari 21 juta wisatawan internasional sepanjang 2025, termasuk sekitar 600 ribu wisatawan Muslim. Angka tersebut dinilai masih memiliki potensi besar untuk terus ditingkatkan.


Melalui Vietnam Halal Connect, Vietjet berharap dapat mendukung pengembangan pariwisata halal Vietnam sekaligus menjadikan negara tersebut sebagai destinasi yang semakin ramah, nyaman, dan mudah diakses bagi wisatawan Muslim, khususnya dari Indonesia. (Risma)

The post Vietjet Usulkan Vietnam Halal Connect, Perkuat Pariwisata Halal dan Bidik Wisatawan Indonesia appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2026/07/12/vietjet-vietnam-halal-connect-pariwisata-halal-2026/feed/ 0
Mastercard: 80 Persen Wisatawan Muslim Kini Gunakan AI untuk Merencanakan Perjalanan https://jakartakita.com/2026/06/28/gmti-2026-wisatawan-muslim-gunakan-ai-indonesia-peringkat-dua/ https://jakartakita.com/2026/06/28/gmti-2026-wisatawan-muslim-gunakan-ai-indonesia-peringkat-dua/#respond Sun, 28 Jun 2026 13:01:41 +0000 https://jakartakita.com/?p=166833

Global Muslim Travel Index 2026 mencatat 80 persen wisatawan Muslim memanfaatkan AI dalam merencanakan perjalanan. Indonesia juga berhasil naik ke peringkat kedua destinasi ramah Muslim dunia bersama Türkiye dan Arab Saudi.

The post Mastercard: 80 Persen Wisatawan Muslim Kini Gunakan AI untuk Merencanakan Perjalanan appeared first on Jakartakita.com.

]]>

Jakartakita.com – Sebanyak 80 persen wisatawan Muslim kini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam merencanakan perjalanan mereka. Temuan ini terungkap dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 yang dirilis Mastercard bersama CrescentRating.


Laporan tersebut menunjukkan bahwa AI telah mengubah cara wisatawan mencari informasi, membandingkan destinasi, hingga menyusun itinerary perjalanan. Pergeseran ini sekaligus menandai era baru kepercayaan digital dalam industri pariwisata Muslim.


Dalam laporan GMTI 2026, Indonesia berhasil naik ke peringkat kedua destinasi ramah wisatawan Muslim bersama Türkiye dan Arab Saudi dengan skor 79. Sementara Malaysia tetap mempertahankan posisi pertama untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut dengan skor 83.
Di kategori negara non-Organization of Islamic Cooperation (OIC), Singapura masih menjadi destinasi ramah Muslim terbaik, disusul Hong Kong di posisi kedua.


Laporan juga mencatat Asia Tenggara semakin mengukuhkan diri sebagai koridor utama perjalanan wisata Muslim. Faktor keamanan, kedekatan geografis, konektivitas udara, serta ekosistem halal yang matang menjadi alasan utama wisatawan memilih kawasan ini di tengah ketidakpastian global.


Senior Vice President Customer Solutions Center Southeast Asia Mastercard, Aisha Islam, mengatakan perjalanan wisata Muslim kini semakin dipengaruhi oleh kepercayaan digital, kemudahan akses, dan kepastian layanan sepanjang perjalanan.


“Ketika AI semakin terintegrasi dalam perencanaan perjalanan, destinasi dan pelaku industri perlu memastikan informasi terpercaya, sistem pembayaran yang aman, serta layanan ramah Muslim semakin mudah ditemukan dan dimanfaatkan,” ujarnya.


Menurut GMTI 2026, platform berbasis AI kini tidak hanya membantu mencari tiket dan hotel, tetapi juga merekomendasikan restoran halal, lokasi ruang salat, transportasi, hingga itinerary yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan wisatawan Muslim.


Indonesia dinilai menjadi salah satu negara yang cepat mengadopsi transformasi digital di sektor pariwisata. Salah satunya melalui peluncuran Meticulous Artificial Intelligence of Indonesia (MaiA) oleh Kementerian Pariwisata, yang berfungsi sebagai asisten digital berbasis AI untuk membantu wisatawan menyusun rencana perjalanan melalui platform Indonesia.travel.


Laporan tersebut menilai destinasi yang tidak mendigitalisasi informasi layanan ramah Muslim berisiko sulit ditemukan dalam sistem rekomendasi AI, meskipun memiliki fasilitas yang memadai.


Selain AI, GMTI 2026 juga menyoroti perubahan perilaku wisatawan akibat kondisi global yang tidak menentu. Kenaikan harga energi, konflik geopolitik, hingga gangguan jalur penerbangan membuat wisatawan lebih memilih destinasi yang dekat, aman, dan mudah dijangkau.


Di kawasan Asia, perjalanan intra-ASEAN diprediksi terus meningkat sepanjang 2026. Indonesia bahkan mendapat penghargaan Most Promising Muslim-friendly Region (OIC) melalui Provinsi Jawa Barat, sedangkan Mindanao di Filipina meraih penghargaan serupa untuk kategori Non-OIC.


Secara keseluruhan, GMTI 2026 mengevaluasi 150 destinasi menggunakan kerangka ACES yang meliputi Access (Akses), Communications (Komunikasi), Environment (Lingkungan), dan Services (Layanan). Tahun ini, penilaian juga diperluas dengan mengukur kesiapan AI, visibilitas digital, smart destination, serta tingkat kepercayaan wisatawan. (Risma)

The post Mastercard: 80 Persen Wisatawan Muslim Kini Gunakan AI untuk Merencanakan Perjalanan appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2026/06/28/gmti-2026-wisatawan-muslim-gunakan-ai-indonesia-peringkat-dua/feed/ 0
MODENA Resmi Masuk Kamboja, Perkuat Pasar Home Appliances Asia Tenggara https://jakartakita.com/2026/06/26/modena-ekspansi-ke-kamboja/ https://jakartakita.com/2026/06/26/modena-ekspansi-ke-kamboja/#respond Fri, 26 Jun 2026 01:01:54 +0000 https://jakartakita.com/?p=166725

Jakartakita.com – MODENA resmi memperluas bisnisnya ke Kamboja melalui kemitraan dengan GGEAR Group, distributor elektronik terkemuka di negara tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari strategi MODENA memperkuat kehadirannya di pasar Asia Tenggara setelah sebelumnya berekspansi ke Sri Lanka. Melalui kerja sama ini, MODENA menghadirkan berbagai peralatan dapur premium yang menggabungkan desain Italia dan teknologi modern […]

The post MODENA Resmi Masuk Kamboja, Perkuat Pasar Home Appliances Asia Tenggara appeared first on Jakartakita.com.

]]>

Jakartakita.com – MODENA resmi memperluas bisnisnya ke Kamboja melalui kemitraan dengan GGEAR Group, distributor elektronik terkemuka di negara tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari strategi MODENA memperkuat kehadirannya di pasar Asia Tenggara setelah sebelumnya berekspansi ke Sri Lanka.


Melalui kerja sama ini, MODENA menghadirkan berbagai peralatan dapur premium yang menggabungkan desain Italia dan teknologi modern untuk memenuhi kebutuhan hunian masa kini.


Chief Operating Officer MODENA, Sung Yong Hong, mengatakan Kamboja memiliki potensi besar seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap peralatan rumah tangga yang fungsional dan inovatif.


Salah satu produk unggulan yang diperkenalkan adalah cooker hood dengan built-in air purifier, yang diklaim sebagai yang pertama di Kamboja. Produk ini dilengkapi sistem filtrasi lima tahap untuk membantu menjaga kualitas udara di dapur.

kompor Modena built-in purifier


Selain itu, MODENA juga menghadirkan berbagai pilihan kompor, mulai dari built-in gas hob, portable gas cooker, hingga portable induction cooker yang hemat energi.


Melalui kemitraan dengan GGEAR Group, MODENA optimistis dapat menghadirkan lebih banyak solusi rumah tangga modern bagi konsumen Kamboja sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain home appliances di kawasan Asia Tenggara. (Risma)

The post MODENA Resmi Masuk Kamboja, Perkuat Pasar Home Appliances Asia Tenggara appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2026/06/26/modena-ekspansi-ke-kamboja/feed/ 0
Indonesia Kuasai 42% Pasar E-commerce Asia Tenggara, Didukung oleh Influencer & Live Commerce https://jakartakita.com/2024/10/08/indonesia-kuasai-42-pasar-e-commerce-asia-tenggara-didukung-oleh-influencer-live-commerce/ https://jakartakita.com/2024/10/08/indonesia-kuasai-42-pasar-e-commerce-asia-tenggara-didukung-oleh-influencer-live-commerce/#respond Tue, 08 Oct 2024 14:53:07 +0000 https://jakartakita.com/?p=160678

Jakartakita.com – impact.com, platform manajemen kemitraan terkemuka dunia, bersama dengan Cube Asia, penyedia intelijen pasar e-commerce untuk Asia Tenggara, telah meluncurkan laporan penelitian terbaru berjudul ‘E-commerce Influencer Marketing in Southeast Asia,’ yang mencakup pasar Indonesia.  Laporan ini mengupas tentang lanskap e-commerce yang terus berubah di kawasan ini, menyoroti perlunya strategi yang berbeda di tengah dinamika […]

The post Indonesia Kuasai 42% Pasar E-commerce Asia Tenggara, Didukung oleh Influencer & Live Commerce appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : istimewa

Jakartakita.comimpact.com, platform manajemen kemitraan terkemuka dunia, bersama dengan Cube Asia, penyedia intelijen pasar e-commerce untuk Asia Tenggara, telah meluncurkan laporan penelitian terbaru berjudul ‘E-commerce Influencer Marketing in Southeast Asia,’ yang mencakup pasar Indonesia. 

Laporan ini mengupas tentang lanskap e-commerce yang terus berubah di kawasan ini, menyoroti perlunya strategi yang berbeda di tengah dinamika baru, seperti munculnya saluran-saluran baru, platform inovatif, serta perubahan ekspektasi konsumen. 

Selain itu, laporan ini juga membahas peran semakin penting pemasaran influencer dalam meningkatkan visibilitas merek dan keterlibatan konsumen di tengah perubahan tersebut.

Dalam siaran pers, Senin (07/10) disebutkan bahwa laporan ini menyebut Indonesia sebagai pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, menguasai 42% dari total pasar, jauh melampaui Thailand yang hanya mencapai 16% dan Filipina sebesar 12%. 

Berdasarkan survei terhadap lebih dari 400 orang dewasa Indonesia (berusia 18 tahun ke atas), terungkap bahwa Instagram dan YouTube adalah platform yang paling populer, masing-masing dengan tingkat penggunaan 87%, disusul oleh TikTok di angka 77%. 

Mega influencer, selebritas, dan makro influencer terbukti memiliki pengaruh besar, dengan 70%, 69%, dan 62% responden mengakui bahwa mereka berperan signifikan dalam mempengaruhi keputusan pembelian. 

Berbeda dengan rata-rata di Asia Tenggara, pengaruh rekomendasi influencer lebih kuat di Indonesia, di mana 88% konsumen membeli produk berdasarkan rekomendasi influencer, dibandingkan dengan 82% di tingkat regional.

Influencer memiliki dampak paling besar pada pembelian produk kecantikan (64%) dan fesyen (70%), menegaskan peran penting mereka dalam kedua kategori ini.

“Di Asia Tenggara, lanskap e-commerce berkembang dengan cepat, bukan hanya dalam hal pertumbuhan, tetapi juga dalam kebutuhan akan diferensiasi strategis. Saluran periklanan tradisional semakin kehilangan daya tarik karena konsumen kini lebih tertarik pada konten yang autentik dan menarik. Pemasaran influencer kini bukan lagi sekadar pilihan—melainkan keharusan. Laporan terbaru kami menunjukkan fakta yang jelas: influencer tidak hanya mendorong konversi produk fisik, tetapi juga di sektor-sektor yang berkembang pesat seperti perjalanan online dan layanan berlangganan,” ujar Antoine Gross, General Manager Asia Tenggara dan India, impact.com.

“Melalui berbagai survei konsumen dan diskusi dengan pemasar serta pembuat merek ternama, kami menemukan bahwa pengaruh rekomendasi influencer sedang mengubah cara merek berinteraksi dengan audiens mereka di Malaysia dan kawasan lainnya. Kini adalah waktu yang tepat untuk bertindak. Merek yang tidak beralih ke pemasaran influencer berisiko tertinggal,” lanjutnya.

Berikut adalah poin-poin penting yang dapat diperhatikan oleh merek yang ingin mengembangkan atau meningkatkan strategi influencer mereka:

Media & Hiburan Mendominasi Adopsi Langganan Online 

Di Indonesia, kategori Media & Hiburan memiliki jumlah pelanggan terbanyak, dengan selisih signifikan sebesar 75%. Influencer memainkan peran kunci dalam mendorong adopsi di kategori ini, serta sangat efektif di kategori Berita & Sastra (90%) dan Hewan Peliharaan (87%).

Livestreaming Tetap Merajai Indonesia 

Livestreaming komersial telah mencapai adopsi massal di Indonesia, dengan TikTok memimpin penggunaan sebesar 77%. Shopee mengikuti di belakangnya, hanya terpaut 3 poin persentase dengan tingkat penggunaan 74%.

Motivasi Masyarakat Indonesia Mengonsumsi Konten Live Commerce 

Bagi masyarakat Indonesia, hiburan dan tren baru adalah aspek penting, namun penawaran menarik (83%) dan ulasan produk (65%) tetap menjadi alasan utama dalam mengonsumsi konten live commerce.

Kategori Perjalanan Terpopuler di Indonesia 

Aktivitas & Atraksi menjadi kategori perjalanan paling populer dengan adopsi sebesar 66% di Indonesia. Sementara itu, Akomodasi dan Penerbangan tertinggal dengan tingkat adopsi masing-masing sebesar 41% dan 38%.

Selain survei yang komprehensif, laporan ini juga menyajikan wawasan mendalam serta wawancara dengan merek dan influencer, memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai perkembangan lanskap pemasaran influencer.

The post Indonesia Kuasai 42% Pasar E-commerce Asia Tenggara, Didukung oleh Influencer & Live Commerce appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2024/10/08/indonesia-kuasai-42-pasar-e-commerce-asia-tenggara-didukung-oleh-influencer-live-commerce/feed/ 0
Riset: 90% Penduduk Asia Tenggara Memilih Instagram & WhatsApp untuk Kemudahan Berbelanja  https://jakartakita.com/2024/09/18/riset-90-penduduk-asia-tenggara-memilih-instagram-whatsapp-untuk-kemudahan-berbelanja/ https://jakartakita.com/2024/09/18/riset-90-penduduk-asia-tenggara-memilih-instagram-whatsapp-untuk-kemudahan-berbelanja/#respond Wed, 18 Sep 2024 14:36:03 +0000 https://jakartakita.com/?p=160576

Jakartakita.com – Untuk memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bidang e-commerce di Asia Tenggara yang terus berkembang, MarTech yang terkemuka di dunia bersama perusahaan keterlibatan pelanggan, Netcore Cloud merilis laporan lengkap berjudul “Ecommerce Mindscape SEA 2024.” Laporan berisi wawasan dari para pelaku industri utama seperti Puma, Senheng, Zalora, Kanmo, Vietjet Air, Photobook, dan Pomelo ini menyajikan rencana bagi bisnis untuk berkembang di pasar […]

The post Riset: 90% Penduduk Asia Tenggara Memilih Instagram & WhatsApp untuk Kemudahan Berbelanja  appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : ilustrasi (ist)

Jakartakita.com – Untuk memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bidang e-commerce di Asia Tenggara yang terus berkembang, MarTech yang terkemuka di dunia bersama perusahaan keterlibatan pelanggan, Netcore Cloud merilis laporan lengkap berjudul “Ecommerce Mindscape SEA 2024.”

Laporan berisi wawasan dari para pelaku industri utama seperti Puma, Senheng, Zalora, Kanmo, Vietjet Air, Photobook, dan Pomelo ini menyajikan rencana bagi bisnis untuk berkembang di pasar yang Asia Tenggara yang bertumbuh pesat, yang diperkirakan akan mencapai $180 miliar pada tahun 2025.

Seiring pertumbuhan eksponensial sektor e-commerce di Asia Tenggara, laporan ini menyoroti bagaimana para pemasar memanfaatkan AI Generatif (Gen AI), hiperpersonalisasi, dan integrasi lintas saluran tanpa kendala untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dari konsumen yang paham digital.

Kesenjangan antara kota dan desa yang unik di kawasan ini dijembatani oleh meningkatnya penetrasi seluler, beragam metode pembayaran, dan aplikasi seluler yang kian mendominasi.

Adapun wawasan utama dari laporan ini, antara lain:

  • TikTok Shop mendominasi, tapi Instagram dan WhatsApp Shop cepat meraih popularitas, hampir 90% konsumen memuji kemudahan berbelanja di dua media ini.
  • Konsumen di Asia Tenggara menuntut proses belanja yang dipersonalisasi dan didukung Gen AI, yang berfokus pada penemuan produk dengan cepat, rekomendasi yang relevan, dan gangguan pemasaran yang sesedikit mungkin,
  • 70% CEO berencana meningkatkan investasi pada Gen AI untuk meningkatkan personalisasi, analitik prediktif, dan optimalisasi perjalanan pelanggan,
  • 93% konsumen berpendapat bahwa belanja online terlalu rumit karena terlalu banyak langkah yang harus dilewati.

“Seiring dengan pertumbuhan pasar e-commerce di Asia Tenggara, personalisasi dan inovasi tetap sangat penting bagi merek yang ingin berbeda dari merek lain. Gen AI berada di garis depan transformasi ini, dengan mendukung berbagai merek untuk menciptakan pengalaman konsumen yang lebih disesuaikan dan imersif. Laporan ini menguraikan strategi penting bagi pemasar agar tetap kompetitif dan menangkap peluang di pasar yang dinamis ini,” terang Saket Kumar Jha, Chief Revenue Officer – Emerging Markets di Netcore Cloud, seperti dilansir dalam siaran pers, Rabu (18/9).

Lebih lanjut, laporan tersebut juga menekankan bahwa retensi dan pembelian berulang adalah kunci bagi profitabilitas berkelanjutan, terutama karena Biaya Akuisisi Pelanggan (CAC) meningkat di seluruh Asia Tenggara.

Merek-merek disarankan berinvestasi pada alat Customer Data Platforms (CDP) dan alat Customer Relationship Management (CRM) yang didukung Gen AI untuk meningkatkan keterlibatan dan loyalitas pelanggan.

The post Riset: 90% Penduduk Asia Tenggara Memilih Instagram & WhatsApp untuk Kemudahan Berbelanja  appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2024/09/18/riset-90-penduduk-asia-tenggara-memilih-instagram-whatsapp-untuk-kemudahan-berbelanja/feed/ 0
Agoda Lanjutkan Kemitraan dengan WWF di Program Eco Deals & Komitmen USD 1 Juta untuk Pelestarian Keanekaragaman Hayati https://jakartakita.com/2024/01/29/agoda-lanjutkan-kemitraan-dengan-wwf-di-program-eco-deals-komitmen-usd-1-juta-untuk-pelestarian-keanekaragaman-hayati/ https://jakartakita.com/2024/01/29/agoda-lanjutkan-kemitraan-dengan-wwf-di-program-eco-deals-komitmen-usd-1-juta-untuk-pelestarian-keanekaragaman-hayati/#respond Mon, 29 Jan 2024 07:28:56 +0000 https://jakartakita.com/?p=158977

Jakartakita.com – Agoda, platform perjalanan digital global, di event ASEAN Tourism Forum (ATF) ke-27 mengumumkan mengenai pengembangan kerjasamanya dengan World Wide Fund for Nature (WWF), dengan memperluas Program Eco Deals untuk mendukung delapan proyek konservasi di Asia Tenggara. Sebagai bagian dari agenda resmi ATF, Agoda menyelenggarakan jamuan makan siang dengan beberapa kementerian pariwisata, di mana CEO […]

The post Agoda Lanjutkan Kemitraan dengan WWF di Program Eco Deals & Komitmen USD 1 Juta untuk Pelestarian Keanekaragaman Hayati appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : istimewa

Jakartakita.com – Agoda, platform perjalanan digital global, di event ASEAN Tourism Forum (ATF) ke-27 mengumumkan mengenai pengembangan kerjasamanya dengan World Wide Fund for Nature (WWF), dengan memperluas Program Eco Deals untuk mendukung delapan proyek konservasi di Asia Tenggara.

Sebagai bagian dari agenda resmi ATF, Agoda menyelenggarakan jamuan makan siang dengan beberapa kementerian pariwisata, di mana CEO Agoda, Omri Morgenshtern, dan Elizabeth Clarke, Director of Conservation WWF-Singapura memaparkan visi dan tujuan kerja sama ini.

Omri Morgenshtern, Chief Executive Officer Agoda mengungkapkan, Eco Deals Agoda menunjukkan contoh kemitraan swasta-publik yang mendukung tema ATF: “Quality and responsible tourism – Sustaining ASEAN Future”.

Adapun Agoda akan meningkatkan donasinya untuk WWF-Singapura empat kali lipat menjadi USD 1 juta sebagai bagian dari Program Eco Deals tahun ini, mendukung upaya konservasi kantor WWF lokal di delapan negara, termasuk tuan rumah ATF di Laos, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Sesuai edisi program sebelumnya, Agoda akan mendonasikan USD 1 untuk setiap pemesanan kamar yang dilakukan pada hotel-hotel yang berpartisipasi dalam inisiatif ini.

Dana ini akan mendukung berbagai proyek konservasi WWF, mulai dari pelestarian laut, hutan, dan satwa liar, termasuk perlindungan harimau di Malaysia, hiu paus di Filipina, dan gajah di Thailand.

Proyek lain yang mendapatkan dukungan tahun ini fokus pada konservasi Saola di Vietnam, restorasi ekosistem di Indonesia, bantuan untuk para penjaga hutan di Kamboja, dan perbaikan lahan basah perkotaan di Laos.

Program Eco Deals yang secara aktif menjaring mitra akomodasi akan tersedia bagi konsumen pada 3 Maret 2024 hingga 3 Desember 2024.

“Sebagai perusahaan yang berkomitmen untuk mewujudkan perjalanan bagi lebih banyak orang, kami menyadari bahwa kami memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap pelestarian destinasi. Melalui kemitraan jangka panjang dengan WWF dalam Program Eco Deals dan dukungan kolaboratif dari mitra hotel, kami berharap untuk secara proaktif memimpin inisiatif yang berkontribusi pada pelestarian dan perlindungan dunia lebih lanjut, memastikan lingkungan tetap dapat dijelajahi dan dinikmati oleh generasi mendatang,” jelas Omri Morgenshtern, seperti dilansir dalam siaran pers, Senin (29/1).

Di kesempatan yang sama, Ketua ASEAN Tourism Forum ke-27, H.E. Menteri Suanesavanh Vignaket dari Kementerian Informasi, Kebudayaan, Pariwisata Laos mengatakan, “Kami mengundang sektor swasta dan publik untuk berpartisipasi aktif dalam memajukan dan membudayakan praktik berkelanjutan dalam sumber daya pariwisata ASEAN, sejalan dengan prinsip-prinsip yang tercantum dalam ASEAN Framework on Sustainable Tourism Development. Kolaborasi yang patut dicontoh seperti kemitraan antara Agoda dan WWF menjadi contoh yang sangat baik, memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran tentang perjalanan yang bertanggung jawab dan ASEAN sebagai destinasi wisata.”

Adapun Vivek Kumar, Chief Executive Officer, WWF-Singapura mengatakan: “Living Planet Report terbaru dari WWF mengungkapkan penurunan mencengangkan sebesar 69% rata-rata untuk populasi satwa liar dalam waktu kurang dari satu generasi. Sebagai hub internasional, WWF-Singapura berperan penting untuk terus mendorong perubahan positif di Asia Tenggara. Dampak konservasi yang telah kami capai selama dua tahun terakhir menunjukkan efek nyata dari kolaborasi kami terhadap lingkungan. Memasuki tahun ketiga kemitraan dengan Agoda, kami berharap dapat memperluas proyek-proyek untuk konservasi laut, hutan, dan satwa liar.”

Untuk diketahui, proyek-proyek konservasi WWF yang didukung Program Eco Deals edisi kedua telah mencapai beberapa keberhasilan yang spektakuler:

1.Di Singapura, 5 sesi pelatihan sukarelawan untuk Cyber Spotters Program telah diselenggarakan guna membekali 156 peserta dengan keterampilan mengidentifikasi lebih dari 6.000 daftar perdagangan satwa liar ilegal di platform online dan sosial.

2.Di Kamboja, sebanyak 41 penjaga hutan dari pemerintah dan 42 penjaga hutan dari masyarakat mendapatkan pelatihan, menyelesaikan 299 patroli yang mencakup lebih dari 17.000 km di kawasan lindung Srepok and Phnom Prich Wildlife Sanctuaries, dan berhasil mengungkap 13 lokasi pembalakan dan perburuan liar.

3.Di Indonesia, area seluas 142,39 hektar dipulihkan melalui kegiatan penanaman bersama masyarakat dan pemangku kepentingan. Sebanyak 28 kamera jebak dipasang di konsesi restorasi ekosistem untuk memantau aktivitas satwa liar, dan berhasil menangkap gambar Harimau Sumatera dan 2 anaknya.

4.Di Malaysia, 20 tim yang terdiri dari 116 orang berpatroli di Belum-Temengor Forest Complex selama 2.849 hari dan menandai tahun kedua berturut-turut tanpa adanya jerat aktif. Sebanyak 282 jebakan kamera juga dipasang di 141 lokasi di dalam kawasan untuk memantau aktivitas satwa liar.

5.Di Vietnam, rencana pengadaan GPS dan smartphone menggunakan SMART Connect dan SMART Mobile untuk patroli telah disiapkan. Pelatihan telah dijadwalkan untuk melatih 90 penjaga hutan dan staf teknis di Yok Don National Park dan the Dak Lak Elephant Conservation Centre tentang cara menggunakan teknologi SMART selama patroli untuk mengelola dan melindungi satwa liar dan habitatnya dengan lebih baik.

The post Agoda Lanjutkan Kemitraan dengan WWF di Program Eco Deals & Komitmen USD 1 Juta untuk Pelestarian Keanekaragaman Hayati appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2024/01/29/agoda-lanjutkan-kemitraan-dengan-wwf-di-program-eco-deals-komitmen-usd-1-juta-untuk-pelestarian-keanekaragaman-hayati/feed/ 0
University of Auckland Luncurkan Berbagai Jenis Beasiswa untuk Mahasiswa Asal Asia Tenggara https://jakartakita.com/2022/09/13/university-of-auckland-luncurkan-berbagai-jenis-beasiswa-untuk-mahasiswa-asal-asia-tenggara/ https://jakartakita.com/2022/09/13/university-of-auckland-luncurkan-berbagai-jenis-beasiswa-untuk-mahasiswa-asal-asia-tenggara/#respond Tue, 13 Sep 2022 14:15:08 +0000 https://jakartakita.com/?p=151264

Jakartakita.com – Universitas terkemuka di Selandia Baru, University of Auckland, baru saja meluncurkan berbagai jenis beasiswa baru untuk mahasiswa asal Asia Tenggara. Dengan beasiswa ini, mahasiswa memperoleh bantuan keuangan hingga NZD 10.000. Setelah kebijakan penutupan wilayah diakhiri, University of Auckland mendorong mahasiswa Asia Tenggara agar kembali berkuliah, dan meluncurkan program University of Auckland ASEAN High Achievers Scholarship. Pendaftaran beasiswa dibuka pada tanggal 10 […]

The post University of Auckland Luncurkan Berbagai Jenis Beasiswa untuk Mahasiswa Asal Asia Tenggara appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : istimewa

Jakartakita.com – Universitas terkemuka di Selandia Baru, University of Auckland, baru saja meluncurkan berbagai jenis beasiswa baru untuk mahasiswa asal Asia Tenggara.

Dengan beasiswa ini, mahasiswa memperoleh bantuan keuangan hingga NZD 10.000.

Setelah kebijakan penutupan wilayah diakhiri, University of Auckland mendorong mahasiswa Asia Tenggara agar kembali berkuliah, dan meluncurkan program University of Auckland ASEAN High Achievers Scholarship.

Pendaftaran beasiswa dibuka pada tanggal 10 Oktober mendatang.

Beasiswa ini terbuka bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana.

Menurut Interim Director International, University of Auckland, Ainslie Moore, beasiswa tersebut akan disalurkan sebanyak dua kali dalam satu tahun.

Maka, mahasiswa berprestasi akademik dalam perkuliahan sebelumnya dapat mengikuti berbagai jenis program sarjana, master dan diploma pascasarjana secara purnawaktu (full-time).

“Beasiswa ini merupakan investasi penting University of Auckland. Kami ingin menyambut mahasiswa terbaik ke Auckland, khususnya setelah pandemi Covid dan kebijakan karantina wilayah selama beberapa tahun terakhir. Mahasiswa internasional mengusung aspek kemajemukan dan memperkaya kampus kami, serta berperan besar dalam riset dan tenaga kerja Selandia Baru di luar universitas,” ujarnya, seperti dilansir dalam siaran pers, Selasa (13/9).

Adapun beasiswa baru ini akan mengurangi kendala keuangan bagi calon mahasiswa di Asia Tenggara, serta membantu mereka beralih dari kegiatan perkuliahan daring dan mengikuti kegiatan perkuliahan tatap muka di kampus.

“Covid telah menjadi tantangan berat bagi setiap orang, khususnya mahasiswa internasional kami yang telah lama menghadapi ketidakpastian. Kami selalu membantu mereka. Jadi, kami sangat ingin menyambut mereka kembali ke kampus. Sungguh menyenangkan ketika menyaksikan rombongan mahasiswa memadati ruang perkuliahan, berdebat di dalam kelas, serta berkumpul di Albert Park yang indah—seperti inilah kehidupan di kampus yang sebenarnya,” terang Deputy Vice-Chancellor, Strategic Engagement, University of Auckland, Dr. Erik Lithander.

University of Auckland juga mendukung mahasiswa asal Malaysia, Indonesia & Thailand dengan menawarkan bantuan belajar daring sebagai program dukungan yang intensif dan dipersonalisasi.

Lewat bantuan ini, mahasiswa mampu mencapai target pendidikannya ketika kebijakan penutupan wilayah masih diterapkan.

Pembimbing Belajar (Learning Advisor) khusus juga tersedia bagi mahasiswa sarjana dari negara-negara tersebut untuk membantu mereka dalam zona waktu setempat, kapan pun mereka membutuhkan bantuan.

Adapun selama pandemi berlangsung, University of Auckland terus menjalin kemitraan dengan institusi di Asia Tenggara guna mempererat hubungan di wilayah tersebut.

Langkah ini mencakup Nota Kesepahaman dengan Ho Chi Minh City University of Technology guna menyusun beberapa target jangka panjang di bidang-bidang seperti; kerja sama riset dan transfer kredit perkuliahan sehingga mahasiswa dapat berkuliah di kedua universitas sepanjang tahun akademik.

Taylors University di Malaysia juga menjadi mitra ternama lain yang bermitra dengan University of Auckland pada masa pandemi. 

Kemitraan ini membantu mahasiswa mengikuti program Sarjana Ilmu Pendidikan (Bachelor of Education) di Taylor’s University, lalu mengikuti salah satu dari program Sarjana Ilmu Pendidikan atau Sarjana Ilmu Pendidikan Usia Dini (Bachelor of Early Childhood Studies) di University of Auckland setelah berkuliah selama satu tahun.

Berdiri pada 1883, University of Auckland adalah universitas terbesar di Selandia Baru dan memiliki lebih dari 40.000 mahasiswa.

Di antara jumlah mahasiswa ini, 7.000 orang merupakan mahasiswa internasional di lebih dari 100 negara.

University of Auckland juga merupakan universitas terkemuka di Selandia Baru, dan menempati peringkat ke-87 dunia dalam “QS World Rankings 2023”, serta peringkat ke-137 dalam “Times Higher Education (THE) World Rankings”.

Pada 2019, University of Auckland berada di peringkat nomor satu di dunia dalam daftar perdana “THE University Impact Rankings”.

Daftar ini mengukur performa berbagai universitas di seluruh dunia dalam mewujudkan Target Pembangunan Berkelanjutan PBB (United Nations Sustainable Development Goals/SDGs).

The post University of Auckland Luncurkan Berbagai Jenis Beasiswa untuk Mahasiswa Asal Asia Tenggara appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2022/09/13/university-of-auckland-luncurkan-berbagai-jenis-beasiswa-untuk-mahasiswa-asal-asia-tenggara/feed/ 0
Riset Kaspersky : Setiap 2 Dari 3 Perusahaan Di Asia Tenggara Merupakan Korban Ransomware https://jakartakita.com/2022/08/16/riset-kaspersky-setiap-2-dari-3-perusahaan-di-asia-tenggara-merupakan-korban-ransomware/ https://jakartakita.com/2022/08/16/riset-kaspersky-setiap-2-dari-3-perusahaan-di-asia-tenggara-merupakan-korban-ransomware/#respond Tue, 16 Aug 2022 14:21:16 +0000 https://jakartakita.com/?p=150653

Jakartakita.com – Sejak serangan Wannacry yang fenomenal, ransomware telah menjadi semacam kata kunci di dunia korporat, dengan serangan besar terhadap perusahaan muncul di berita utama bulan demi bulan. Penelitian terbaru perusahaan keamanan siber global, Kaspersky menyebutkan, perusahaan di Asia Tenggara (SEA) berada dalam radar para pelaku kejahatan siber ini dengan 67% mengonfirmasi bahwa mereka telah […]

The post Riset Kaspersky : Setiap 2 Dari 3 Perusahaan Di Asia Tenggara Merupakan Korban Ransomware appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : ilustrasi (ist)

Jakartakita.com – Sejak serangan Wannacry yang fenomenal, ransomware telah menjadi semacam kata kunci di dunia korporat, dengan serangan besar terhadap perusahaan muncul di berita utama bulan demi bulan.

Penelitian terbaru perusahaan keamanan siber global, Kaspersky menyebutkan, perusahaan di Asia Tenggara (SEA) berada dalam radar para pelaku kejahatan siber ini dengan 67% mengonfirmasi bahwa mereka telah menjadi korban serangan tersebut.

Kaspersky mensurvei 900 responden di seluruh Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, Rusia, Eropa, dan Asia-Pasifik, 100 di antaranya berasal dari Asia Tenggara. Dilakukan pada April 2022, penelitian berjudul “How business executives perceive ransomware threat” mengumpulkan jawaban dari mereka yang berada di manajemen senior non-IT (seperti tingkat CEO, VP, dan Direktur) dan pemilik bisnis atau mitra di perusahaan dengan 50 – 1000 karyawan.

Setengah dari mereka (34%) yang telah mengakui datanya dienkripsi secara destruktif oleh para pelaku kejahatan siber mengalami serangan ransomware tidak hanya sekali tetapi beberapa kali.

Responden yang tersisa (33%) mengatakan, bahwa mereka pernah mengalami kejadian seperti itu hanya satu kali.

Menariknya, kejadian paling umum di antara korban ransomware di wilayah tersebut adalah bahwa hampir semua membayar uang tebusan (82,1%).

Faktanya, 47,8% eksekutif yang disurvei mengaku bahwa mereka membayar tebusan sesegera mungkin untuk dapat memperoleh kembali akses ke data bisnis, dua digit lebih tinggi dari rata-rata global 38,1%.

Hampir seperempat (23,9%) mencoba untuk mendapatkan kembali data mereka melalui back-up atau dekripsi tetapi gagal dan akhirnya membayar uang tebusan dalam waktu dua hari, sementara 10,4% membutuhkan waktu seminggu sebelum membayar.

Ketika korban ransomware ditanya tentang langkah-langkah yang akan mereka lakukan jika mereka menghadapi kejadian yang sama, mayoritas (77%) pemimpin bisnis di Asia Tenggara menegaskan, bahwa mereka akan tetap membayar uang tebusan.

Ini menunjukkan kecenderungan yang mengkhawatirkan bagi perusahaan yang telah menjadi korban ransomware untuk membayar, karena dapat mendorong para pelaku kejahatan siber tersebut untuk melanjutkan serangan mereka.

“Sangat memprihatinkan melihat bahwa hanya 17,9% bisnis di Asia Tenggara yang menjadi korban ransomware yang tidak mengikuti tuntutan penjahat dunia maya. Kami berdiri teguh bahwa membayar uang tebusan tidak boleh menjadi reaksi spontan bagi perusahaan. Namun, dengan lebih dari setengah (67%) yang kami survei mengakui bahwa organisasi mereka tidak akan bertahan tanpa data bisnis apabila diserang, kami memahami urgensi dan keputusasaan untuk mendapatkan kembali data mereka sesegera mungkin, dengan segala cara,” komentar Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky, seperti dilansir dalam siaran pers, Senin (15/8).

Lebih lanjut, studi Kaspersky juga mengungkapkan potongan teka-teki utama – bahwa mayoritas (94%) perusahaan di Asia Tenggara akan mencari bantuan eksternal jika diserang oleh ransomware. Ini sedikit lebih tinggi dari tingkat global di 89,9%.

Hampir seperempat (20%) di antaranya akan menghubungi penegak hukum yang berwenang, sementara 29% akan menghubungi investigasi insiden keamanan siber pihak ketiga dan penyedia layanan respons seperti Kaspersky.

Sisanya akan menghubungi kedua organisasi eksternal ini untuk mengetahui cara merespons serangan ransomware.

“Dengan hanya 5% pemimpin perusahaan yang mengonfirmasi bahwa mereka memiliki kemampuan respons insiden internal atau memiliki tim TI atau penyedia layanan reguler untuk mengetahui serangan ransomware, jelas bahwa perusahaan-perusahaan di Kawasan Asia Tenggara membutuhkan bantuan. Kami menganjurkan kerja sama lintas batas baik dari publik-dan-swasta yang akan membantu pemerintah dan perusahaan memerangi ancaman seperti ransomware. Namun, itu bukan satu-satunya jawaban. Perusahaan di sini harus benar-benar melihat tindakan nyata untuk meningkatkan keterampilan atau bahkan membangun tim pertahanan keamanan mereka sendiri dengan kemampuan deteksi dan respons insiden yang dituntun oleh kapabilitas intelijen mumpuni,” beber Yeo.

Di sisi lain, Kaspersky turut mendirikan proyek global yang disebut “No More Ransom Initiative” yang telah berkembang dari empat mitra menjadi 188 dan telah menyumbangkan 136 alat dekripsi yang mencakup 165 kelompok ransomware.

Sejak diluncurkan pada tahun 2016, ini telah membantu lebih dari 1,5 juta orang mendekripsi perangkat mereka di seluruh dunia.

Hampir 30.000 korban ransomware dari Juli tahun lalu hingga akhir Juni 2022 di Asia Tenggara juga dapat mengambil data mereka melalui proyek ini.

Proyek ini dilakukan oleh Kaspersky bersama dengan National High Tech Crime Unit of the Dutch National Police, Europol’s European Cybercrime Centre dan mitra lainnya.

Kaspersky, bagaimanapun, menekankan pada pencegahan serangan ransomware. Perusahaan keamanan siber global mendorong bisnis untuk mengikuti rekomendasi sederhana dan efektif ini untuk membantu melindungi organisasi mereka dari ancaman ransomware:

1.Selalu perbarui salinan file Anda sehingga Anda dapat menggantinya jika hilang (misalnya karena malware atau perangkat rusak). Ini harus disimpan tidak hanya di perangkat fisik tetapi juga di penyimpanan cloud untuk keandalan yang lebih besar. Pastikan Anda dapat dengan cepat mengakses cadangan Anda jika terjadi keadaan darurat.

2.Instal semua pembaruan keamanan segera setelah tersedia. Selalu perbarui sistem operasi dan perangkat lunak Anda untuk menghilangkan kerentanan terbaru.

3.Berikan edukasi keamanan kepada staf Anda. Jelaskan bahwa dengan mengikuti aturan sederhana, karyawan dapat membantu mencegah insiden ransomware. Lihat kursus pelatihan khusus, seperti yang disediakan di Kaspersky Automated Security Awareness Platform.

4.Aktifkan perlindungan ransomware untuk semua titik akhir. Ada Kaspersky Anti-Ransomware Tool for Business yang tersedia secara gratis untuk melindungi komputer dan server dari ransomware dan jenis malware lainnya, mencegah eksploitasi, dan kompatibel dengan solusi keamanan yang sudah diinstal.

5.Perusahaan disarankan untuk menggunakan solusi anti-APT dan EDR, yang memungkinkan kemampuan untuk penemuan dan deteksi ancaman tingkat lanjut, investigasi dan perbaikan insiden secara tepat waktu, serta memiliki akses ke intelijen ancaman terbaru. Penyedia MDR dapat membantu memburu serangan ransomware tingkat lanjut secara efektif.

Semua hal di atas tersedia dalam Kaspersky Expert Security.

Jika Anda menjadi korban, jangan pernah membayar uang tebusan. Ini tidak akan menjamin Anda mendapatkan data kembali tetapi justru mendorong pelaku ancaman siber untuk melanggengkan bisnis mereka.

Sebagai gantinya, laporkan insiden tersebut ke lembaga penegak hukum setempat dan dapatkan bantuan dari pakar respons insiden seperti Kaspersky.

Perusahaan juga dapat mencoba menemukan dekripsi di internet – beberapa di antaranya tersedia di https://www.nomoreransom.org/en/index.html.

The post Riset Kaspersky : Setiap 2 Dari 3 Perusahaan Di Asia Tenggara Merupakan Korban Ransomware appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2022/08/16/riset-kaspersky-setiap-2-dari-3-perusahaan-di-asia-tenggara-merupakan-korban-ransomware/feed/ 0
UGEE, Komputer Tablet Grafis Asal Tiongkok Bidik Market Asia Tenggara https://jakartakita.com/2022/07/10/ugee-komputer-tablet-grafis-asal-tiongkok-bidik-market-asia-tenggara/ https://jakartakita.com/2022/07/10/ugee-komputer-tablet-grafis-asal-tiongkok-bidik-market-asia-tenggara/#respond Sun, 10 Jul 2022 02:56:29 +0000 https://jakartakita.com/?p=149937

Jakartakita.com – UGEE, perusahaan teknologi premium asal Tiongkok yang memproduksi komputer tablet grafis (graphic tablet), serta menjalankan pengembangan dan penelitian independen secara cermat dan bermutu, baru saja merambah pasar Asia Tenggara. UGEE juga membuka tahap registrasi bagi agen distribusi. Melansir siaran pers, baru-baru ini disebutkan, UGEE yang berdiri pada 1998 di Tiongkok, berfokus pada penelitian, pengembangan, […]

The post UGEE, Komputer Tablet Grafis Asal Tiongkok Bidik Market Asia Tenggara appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : istimewa

Jakartakita.com – UGEE, perusahaan teknologi premium asal Tiongkok yang memproduksi komputer tablet grafis (graphic tablet), serta menjalankan pengembangan dan penelitian independen secara cermat dan bermutu, baru saja merambah pasar Asia Tenggara.

UGEE juga membuka tahap registrasi bagi agen distribusi.

Melansir siaran pers, baru-baru ini disebutkan, UGEE yang berdiri pada 1998 di Tiongkok, berfokus pada penelitian, pengembangan, produksi, dan penjualan alat-alat digital untuk melukis dan menulis dengan tangan.

UGEE sendiri dimiliki produsen komputer tablet grafis yang terkemuka di dunia, Hanvon.

Selama 24 tahun, UGEE membantu berbagai orang dengan menciptakan komputer tablet grafis yang mudah digunakan, tahan lama, dan terjangkau.

UGEE juga meluncurkan berbagai jenis komputer tablet grafis bagi kalangan pemula, pelajar berusia muda, dan seniman.

Produk-produk ini menjadi langkah awal mereka untuk berkiprah di seni lukis digital (digital painting).

Pabrik-pabrik UGEE telah meraih lebih dari 100 teknologi yang telah dipatenkan, serta sertifikasi ISO9001, ISO14001, ISO45001, QC080000.

Sementara, produk UGEE juga memiliki sertifikasi CE, FCC, RoHS, UKCA, PSE, dan lain-lain.

Lebih lagi, produk UGEE digemari banyak pelanggan di Eropa dan Amerika Utara.

Adapun salah satu produk UGEE, M708, telah lama tercantum sebagai salah satu 100 produk komputer tablet grafis terlaris di Amazon.

Penjualan kumulatif UGEE di Eropa dan Amerika Utara bahkan menembus 100.000 unit. Bodi produk yang sangat tipis, yakni 8 mm, bidang menggambar berukuran besar 10″ x 6″, sensitivitas tekanan yang mencapai 8192-level, sudut kemiringan layar sebesar  60°, delapan shortcut key, report rate 266RPS, serta kualitas tinggi telah merebut perhatian banyak konsumen.

Sepanjang tahun lalu, UGEE secara khusus meluncurkan produk-produk terbaru, seperti komputer tablet grafis seri S, dan monitor menggambar (drawing monitor) seri U, yang memenuhi kebutuhan beragam konsumen.

Komputer tablet grafis seri S memiliki tampilan berwarna, memfasilitasi kegiatan melukis di ponsel, dan mendukung transmisi nirkabel.

Maka, produk seri S sangat digemari berbagai konsumen. Lebih lagi, seri S tak hanya memiliki layar besar (10″x6.27″) yang ideal untuk kegiatan melukis di komputer desktop, namun juga menawarkan ukuran kecil (6.3″x4″) agar mudah dibawa.

Monitor menggambar seri U memiliki layar berukuran 11,6″ dan 15,4″ dengan resolusi full HD 1920 x 1080, serta layar 90% NTSC, 127% sRGB, serta Adobe RGB 94%.

Lebih lagi, UGEE juga telah melansir Art Star Project yang menyediakan dukungan peralatan dan finansial bagi banyak pelukis digital pemula dan seniman muda yang ingin mewujudkan impian artistiknya.

The post UGEE, Komputer Tablet Grafis Asal Tiongkok Bidik Market Asia Tenggara appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2022/07/10/ugee-komputer-tablet-grafis-asal-tiongkok-bidik-market-asia-tenggara/feed/ 0
OYO Siapkan Rp2,7 Miliar Bantu Mitranya di Asia Tenggara yang Terdampak Corona https://jakartakita.com/2020/02/20/oyo-siapkan-rp27-miliar-bantu-mitranya-di-asia-tenggara-yang-terdampak-corona/ https://jakartakita.com/2020/02/20/oyo-siapkan-rp27-miliar-bantu-mitranya-di-asia-tenggara-yang-terdampak-corona/#respond Thu, 20 Feb 2020 09:28:51 +0000 https://jakartakita.com/?p=135256

Jakartakita.com – Asia Tenggara menjadi salah satu wilayah yang cukup terdampak akibat merebaknya virus corona (Covid-19), termasuk pada sektor pariwisatanya. Banyak dari hotel-hotel hingga pertokoan di berbagai destinasi wisata terpaksa tidak beroperasi, demi mengantisipasi meluasnya wabah corona. WHO dan beberapa negara juga telah mengeluarkan sejumlah himbauan bagi warga negaranya untuk tidak mengunjungi sejumlah negara dan […]

The post OYO Siapkan Rp2,7 Miliar Bantu Mitranya di Asia Tenggara yang Terdampak Corona appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : dok. OYO

Jakartakita.com – Asia Tenggara menjadi salah satu wilayah yang cukup terdampak akibat merebaknya virus corona (Covid-19), termasuk pada sektor pariwisatanya.

Banyak dari hotel-hotel hingga pertokoan di berbagai destinasi wisata terpaksa tidak beroperasi, demi mengantisipasi meluasnya wabah corona.

WHO dan beberapa negara juga telah mengeluarkan sejumlah himbauan bagi warga negaranya untuk tidak mengunjungi sejumlah negara dan kota dimana wabah tersebut telah merebak.

Dalam kondisi tersebut, jaringan akomodasi terbesar di Asia Tenggara, OYO, fokus berjuang membantu mitranya yang berada di wilayah terdampak, sekaligus turut menjaga iklim industri pariwisata agar berangsur kondusif. 

“Asia Tenggara menjadi salah satu pasar prioritas kami dan telah memberikan kontribusi signifikan bagi OYO. Sekarang, saatnya kami untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat di wilayah Asia Tenggara dalam masa-masa yang sulit ini, salah satunya dengan mendedikasikan dana serta dukungan penuh kepada para mitra serta pelanggan yang terdampak corona. Kami juga terus memaksimalkan pemanfaatan solusi teknologi kami yang memberikan pengalaman check-in, check out, dan pembayaran online yang mudah dan tidak repot, guna meminimalkan kontak antar manusia,” ungkap Mandar Vaidya, CEO OYO Asia Tenggara, Jepang & Timur Tengah dalam keterangan pers, Kamis (20/2).

Ditambahkan, OYO telah berkomitmen untuk memberikan dana sebesar US$200.000 (Rp2,7 Miliar) yang akan dialokasikan untuk membantu para mitra pemilik aset dan anggota keluarga mereka di daerah-daerah yang terkena dampak corona di Asia Tenggara.

Bahkan, Mandar dan tim kepemimpinan OYO untuk Asia Tenggara juga turut menyumbangkan sebagian dari gaji mereka di bulan Februari 2020 untuk menyokong tujuan tersebut. 

“Industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak oleh merebaknya wabah virus corona. Di OYO, menjaga keselamatan dan kesehatan para mitra pemilik aset serta tamu yang menginap selalu menjadi prioritas kami. Merupakan tanggung jawab kami sebagai #TeamOYOSEA untuk memberikan dukungan penuh kepada setiap orang yang telah menjadi bagian dari OYO dalam upaya penanggulangan wabah ini,” tegas Mandar. 

Sebelumnya, berbagai inisiatif juga telah dilakukan OYO untuk turut membantu penanggulangan virus corona di Tiongkok, diantaranya dengan mengalokasikan dana lebih dari 1 juta RMB (Rp1,9 Miliar) khusus untuk wilayah tersebut, serta secara aktif memantau kesehatan para karyawan yang sering berinteraksi di tempat-tempat umum.

“OYO berdiri bersama seluruh OYOpreneur dan mitra kami di seluruh wilayah Asia Tenggara. Kami berharap, inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut memberikan dukungan bagi mereka yang terdampak virus corona. Kami juga berharap wabah ini dapat segera mereda dan situasi kembali kondusif,” tandas Mandar.

The post OYO Siapkan Rp2,7 Miliar Bantu Mitranya di Asia Tenggara yang Terdampak Corona appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2020/02/20/oyo-siapkan-rp27-miliar-bantu-mitranya-di-asia-tenggara-yang-terdampak-corona/feed/ 0
Indonesia Tergabung di Grup A Piala AFF 2016 https://jakartakita.com/2016/08/03/indonesia-di-grup-piala-aff-2016/ https://jakartakita.com/2016/08/03/indonesia-di-grup-piala-aff-2016/#respond Wed, 03 Aug 2016 02:30:42 +0000 http://jakartakita.com/?p=75660

Jakartakita.com – Pengundian babak grup Piala AFF 2016 telah berlangsung di Yangon, Myanmar, Selasa (2/8/2016). Sebagai hasilnya Indonesia masuk ke Grup A, tergabung dengan Thailand, Singapura, dan Filipina. Sedangkan di Grup B ada Malaysia, Myanmar, Vietnam, dan pemenang babak kualifikasi. Peserta kualifikasi adalah Kamboja, Timor Leste, Laos, dan Brunei Darussalam. Kejuaraan sepakbola Asia Tenggara dua […]

The post Indonesia Tergabung di Grup A Piala AFF 2016 appeared first on Jakartakita.com.

]]>

aff 2016Jakartakita.com – Pengundian babak grup Piala AFF 2016 telah berlangsung di Yangon, Myanmar, Selasa (2/8/2016). Sebagai hasilnya Indonesia masuk ke Grup A, tergabung dengan Thailand, Singapura, dan Filipina.

Sedangkan di Grup B ada Malaysia, Myanmar, Vietnam, dan pemenang babak kualifikasi. Peserta kualifikasi adalah Kamboja, Timor Leste, Laos, dan Brunei Darussalam.

Kejuaraan sepakbola Asia Tenggara dua tahunan yang ke-11 tersebut akan digelar antara 19 November sampai 17 Desember di Filipina dan Myanmar.

Sejauh penyelenggaraannya, Singapura dan Thailand menjadi negara yang paling banyak memenangi titel juara, masing-masing empat. Singapura memenangi tiga dari enam turnamen terakhir.

Malaysia dan Vietnam masing-masing menang sekali. Malaysia pada 2010 dan Vietnam pada 2008. Indonesia meski berhasil empat kali masuk final tapi tak pernah menjadi juara.

The post Indonesia Tergabung di Grup A Piala AFF 2016 appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2016/08/03/indonesia-di-grup-piala-aff-2016/feed/ 0
Hotel Mulia Senayan Raih Peringkat 9 di Asia Tenggara https://jakartakita.com/2015/11/03/hotel-mulia-senayan-raih-peringkat-9-di-asia-tenggara/ https://jakartakita.com/2015/11/03/hotel-mulia-senayan-raih-peringkat-9-di-asia-tenggara/#respond Mon, 02 Nov 2015 23:35:51 +0000 http://jakartakita.com/?p=53865

Jakartakita.com – Hotel Mulia Senayan di Jakarta meraih peringkat 9 dari 15 Hotel Terbaik di Asia Tenggara berdasarkan voting pembaca majalah Conde Nast Traveler edisi Amerika Serikat. Survei Pembaca Conde Nast Traveler telah dimulai sejak tahun 1988 dan dikenal sebagai situs terjamin. Tahun ini, lebih dari 128.000 wisatawan mengambil peran dalam Survei Pembaca Conde Nast ke-28. Mereka […]

The post Hotel Mulia Senayan Raih Peringkat 9 di Asia Tenggara appeared first on Jakartakita.com.

]]>

foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com – Hotel Mulia Senayan di Jakarta meraih peringkat 9 dari 15 Hotel Terbaik di Asia Tenggara berdasarkan voting pembaca majalah Conde Nast Traveler edisi Amerika Serikat.

Survei Pembaca Conde Nast Traveler telah dimulai sejak tahun 1988 dan dikenal sebagai situs terjamin. Tahun ini, lebih dari 128.000 wisatawan mengambil peran dalam Survei Pembaca Conde Nast ke-28.

Mereka mengirimkan penilaian dan puluhan ribu komentar untuk membantu tim penilai membuat daftar pemenang favorit. Para finalis harus mendapatkan jumlah tanggapan minimum dari wisatawan untuk memenuhi persyaratan Readers’ Choice Award.

Bagi Hotel Mulia Senayan, ini bukanlah penghargaan bergengsi pertama yang diraih. Tahun-tahun sebelumnya, Hotel Mulia Senayan memang hampir selalu masuk sebagai hotel terbaik versi sejumlah lembaga survei hotel internasional.

Hotel Mulia Senayan beralamat di Jl Asia Afrika, Senayan, Jakarta. Hotel bintang lima ini punya 996 kamar dan memiliki salah satu ballroom terbesar di Asia Tenggara, yang dapat menampung hingga 4.000 orang.

Selain Hotel Mulia Senayan, The Mulia, Mulia Resort & Villas – Nusa Dua, Bali yang masih satu grup juga terpilih sebagai “Top 25 Resorts di Asia” untuk tahun 2015.

The post Hotel Mulia Senayan Raih Peringkat 9 di Asia Tenggara appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2015/11/03/hotel-mulia-senayan-raih-peringkat-9-di-asia-tenggara/feed/ 0
Obama memulai kunjungan ke Asia Tenggara https://jakartakita.com/2012/11/18/obama-memulai-kunjungan-ke-asia-tenggara/ https://jakartakita.com/2012/11/18/obama-memulai-kunjungan-ke-asia-tenggara/#respond Sun, 18 Nov 2012 14:05:29 +0000 http://jakartakita.com/?p=3283

Jakartakita.Com: Presiden Barack Obama telah memulai kunjungannya ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara termasuk melakukan kunjungan bersejarah ke Burma. Thailand menjadi negara pertama yang dikunjungi oleh Obama pasca dirinya terpilih kembali sebagai Presiden AS. Dalam kunjungannya di Thailand hari Minggu (18/11), Obama akan melakukan pertemuan dengan PM Yingluck Shinawatra dan Raja Bhumibol. Pada agenda […]

The post Obama memulai kunjungan ke Asia Tenggara appeared first on Jakartakita.com.

]]>

Jakartakita.Com: Presiden Barack Obama telah memulai kunjungannya ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara termasuk melakukan kunjungan bersejarah ke Burma.

Thailand menjadi negara pertama yang dikunjungi oleh Obama pasca dirinya terpilih kembali sebagai Presiden AS.

Dalam kunjungannya di Thailand hari Minggu (18/11), Obama akan melakukan pertemuan dengan PM Yingluck Shinawatra dan Raja Bhumibol.

Pada agenda berikutnya Obama akan mengunjungi Burma.

Ini merupakan kunjungan pertama seorang Presiden AS ke negara tersebut.

Burma yang sebelumnya mendapat kritikan karena rezim junta militernya berlaku keras terhadap lawan politik dan aktivis pro demokrasi, belakangan mendapat pujian dari negara barat setelah melakukan sejumlah perubahan kebijakan.

Kepastian Burma

Perubahan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Burma diantaranya adalah pelepasan ratusan tahanan politik dan menggelar pemilu yang bebas.

Dalam kunjungannya kali ini Obama akan menggelar pertemuan dengan President Thein Sein dan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi.

Pembantu dekat Obama mengatakan saat ini AS masih terus mengawasi secara hati-hati proses reformasi yang terjadi di Burma.

Sejumlah persoalan saat ini masih belum terpecahkan seperti terus meningkatnya konflik etnis yang melibatkan kelompok etnis Rohingya yang beragama Islam dengan Rakhine yang beragama Budha di negara bagian Rakhine.

Aung San Suu KyiPresiden Barack Obama akan melakukan pertemuan dengan Aung San Suu Kyi.

Pejabat AS juga mengatakan dalam kunjungan kali ini mereka akan mencari jaminan Burma untuk menjaga jarak dengan Korea Utara setelah pada tahun 2010 lalu sempat muncul tuduhan bahwa Burma dan Korut akan berbagi ilmu dalam pengembangan tekonologi nuklir.

Sementara itu sejumlah aktivis HAM mengkritik keputusan Obama yang dinilai terburu-buru dalam mengapresiasi langkah reformasi Burma.

Mereka mengatakan masih ada 300 tahanan politik yang belum dilepaskan oleh pemerintah Burma.

Kurangi pengaruh Cina

Sejumlah pengamat menilai kunjungan Obama kali ini merupakan bagian dari upaya AS untuk menghadapi dominasi pengaruh Cina di kawasan Asia Tenggara.

Kunjungan ini juga bagian dari upaya Obama untuk memfokuskan kembali kebijakan luar negerinya yang lebih condong ke kawasan Asia.

Pejabat AS sejauh ini tidak sependapat dengan penilaian yang menyebut AS beruapaya menghadang dominasi Cina di kawasan itu.

Mereka mengatakan berualang kali bahwa AS berkeinginan untuk melakukan kerjasama dengan Cina.

Dalam agendanya Obama juga akan melakukan kunjungan ke Kamboja dan bergabung dalam pertemuan yang dihadiri pemimpin negara-negara ASEAN.

RY – Jakartakita.Com/BBCIndonesia

The post Obama memulai kunjungan ke Asia Tenggara appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2012/11/18/obama-memulai-kunjungan-ke-asia-tenggara/feed/ 0