Gedung Arsip Archives - Jakartakita.com https://jakartakita.com/tag/gedung-arsip/ Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta Wed, 08 Jun 2016 05:10:20 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://jakartakita.com/wp-content/uploads/2022/08/cropped-jakartakita.com_-e1660709518242-32x32.gif Gedung Arsip Archives - Jakartakita.com https://jakartakita.com/tag/gedung-arsip/ 32 32 Yuk, Ngabuburit Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis! https://jakartakita.com/2016/06/08/yuk-ngabuburit-keliling-jakarta-naik-bus-wisata-gratis/ https://jakartakita.com/2016/06/08/yuk-ngabuburit-keliling-jakarta-naik-bus-wisata-gratis/#respond Wed, 08 Jun 2016 05:10:20 +0000 http://jakartakita.com/?p=72680

Jakartakita.com – Ingin menjajal sensasi berkeliling Jakarta sambil menunggu bedug maghrib? Coba saja tiga rute tematik bus wisata Jakarta selama bulan puasa, yaitu Art and Culinary, History of Jakarta dan Shopping Experience Jakarta. Bus tingkat wisata kebanggaan Jakarta ini bisa dinikmati setiap hari dari Senin-Sabtu mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Dan pukul […]

The post Yuk, Ngabuburit Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis! appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto: istimewa
foto: istimewa

Jakartakita.com – Ingin menjajal sensasi berkeliling Jakarta sambil menunggu bedug maghrib? Coba saja tiga rute tematik bus wisata Jakarta selama bulan puasa, yaitu Art and Culinary, History of Jakarta dan Shopping Experience Jakarta.

Bus tingkat wisata kebanggaan Jakarta ini bisa dinikmati setiap hari dari Senin-Sabtu mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Dan pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB pada hari Minggu. Namun, pada hari Minggu, bus wisata berkeliling secara umum, tidak sesuai tema.

Pastikan Anda sudah memutuskan ingin naik rute tematik yang mana. Karena ketiga tema punya rute yang berbeda. Ketiga rute bus tersebut berpusat di halte Masjid Istiqlal, untuk selanjutnya berpencar ke berbagai tempat sesuai dengan temanya masing-masing. Anda bisa turun di lokasi mana pun pada rute yang Anda pilih.

Di hari Senin hingga Sabtu, bus wisata memulai perjalanannya pukul 08.30 WIB, sedangkan Minggu bersiap mulai pukul 11.30 sebelum berpencar ke tempatnya masing-masing.

Karena jumlahnya yang lebihbanyak dibanding rute tematik yang lainnya. Bus wisata untuk rute History of Jakarta berangkat setiap 15 menit. Berangkat dari Balai Kota Jakarta, pukul 09.00 WIB untuk bus pertama. Tiap satu bus wisata akan berkeliling selama lima kali dalam sehari, yaitu pukul 09.00, 11.00, 13.00, 15.00, dan 17.00.

Dari Balai Kota, bus wisata History of Jakarta akan melintasi Museum Nasional – Gedung Arsip – Museum Bank Indonesia – Bank BNI 46, di mana dekat dengan Museum Fatahillah dan Kota Tua – Pasar Baru (Gedung Kesenian Jakarta) – Juanda/Masjid Istiqlal – dan Monumen Nasional (Monas).

Sedangkan untuk rute bus wisata Art and Culinary, dimulai dengan waktu yang sama yaitu 09.00 WIB di Halte Monas 2. Setelah dari Halte Monas, wisatawan dibawa ke Balai Kota Jakarta, di mana terdapat puluhan stand bazar di parkirannya.

Setelah itu ke Harmoni – Gedung Arsip – Museum Bank Indonesia – BNI 46, di mana dekat dengan pasar pernak pernik Asemka – Sawah Besar – dan Pusat Kuliner Pecenongan.

Untuk rute bus wisata Shopping Experience Jakarta, berangkat dari Halte Monas 1. Setelah itu melalui halte Monas 2 – Balai Kota Jakarta – Sarinah – Plaza Indonesia – Museum Nasional – Pecenongan – Pasar Baru – dan Juanda/Masjid Istiqlal.

The post Yuk, Ngabuburit Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis! appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2016/06/08/yuk-ngabuburit-keliling-jakarta-naik-bus-wisata-gratis/feed/ 0
Wagub Djarot : Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Merupakan Jantungnya Ibukota https://jakartakita.com/2015/05/07/wagub-djarot-gedung-arsip-dan-perpustakaan-daerah-merupakan-jantungnya-ibukota/ https://jakartakita.com/2015/05/07/wagub-djarot-gedung-arsip-dan-perpustakaan-daerah-merupakan-jantungnya-ibukota/#respond Thu, 07 May 2015 01:45:48 +0000 http://jakartakita.com/?p=38022

Jakartakita.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat menilai, Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah, merupakan jantungnya ibu kota lantaran seluruh aset Pemprov DKI Jakarta berada di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah. Namun demikian, gedung arsip yang ada saat ini, dinilai masih tidak aman. Sebab, sistem pencegahan kebakaran yang ada tidak maksimal. Untuk itu, mantan […]

The post Wagub Djarot : Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Merupakan Jantungnya Ibukota appeared first on Jakartakita.com.

]]>
gedung arsip dan perpustakaan daerah jakarta
foto : istimewa

Jakartakita.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat menilai, Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah, merupakan jantungnya ibu kota lantaran seluruh aset Pemprov DKI Jakarta berada di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah.

Namun demikian, gedung arsip yang ada saat ini, dinilai masih tidak aman. Sebab, sistem pencegahan kebakaran yang ada tidak maksimal.

Untuk itu, mantan Walikota Blitar tersebut meminta Dinas Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta untuk membenahi seluruh sarana pemadam kebakaran di gedung tersebut.

“Gedung ini masih dianggap tidak aman. Karena sarana pemadam kebakaran yang ada belum maksimal. Padahal gedung ini tempat penyimpanan arsip yang sangat penting. Semua data administrasi se-DKI tersimpan di sini,” ujar Djarot, saat meninjau Gedung Arsip dan Perpustakaan DKI Jakarta di Jl Perintis Kemerdekaan, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2015).

Kepala Badan Arsip dan Perpustkaan Daerah DKI Jakarta, Tinia Budiati menambahkan, di gudang arsip saat ini tersimpan sekitar 120 ribu boks. Masing-masing boks berisi 40-70 lembar arsip. Dari jumlah itu, 30 persen di antaranya atau sekitar 4,9 juta lembar sudah berubah menggunakan sistem digitalisasi.

“Saat ini gudang arsip kita anggap masih cukup untuk menyimpan. Namun ke depan tidak akan cukup lagi karena setiap saat ada penambahan arsip. Karena itu ada penyusutan arsip, terutama untuk arsip yang sudah lama dan rusak. Namun informasi soal arsip itu tidak dihilangkan, sebab sudah dipindah ke sistem digital,” ujar Tini Budiati.

Penyusutan arsip, lanjut Tini, terjadi pada arsip terbitan tahun 1930-1950 dan rusak karena usia sehingga tidak lagi perlu disimpan. Saat ini, arsip yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat antara lain Izin Mendirikan Bangunan, akta jual beli serta keuangan, karena terkait dengan kepentingan pemeriksaan.

 

The post Wagub Djarot : Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Merupakan Jantungnya Ibukota appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2015/05/07/wagub-djarot-gedung-arsip-dan-perpustakaan-daerah-merupakan-jantungnya-ibukota/feed/ 0