produk domestik bruto (PDB) Archives - Jakartakita.com https://jakartakita.com/tag/produk-domestik-bruto-pdb/ Info Jakarta - Berita Jakarta - Semua Tentang Jakarta Tue, 27 Sep 2016 16:49:18 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://jakartakita.com/wp-content/uploads/2022/08/cropped-jakartakita.com_-e1660709518242-32x32.gif produk domestik bruto (PDB) Archives - Jakartakita.com https://jakartakita.com/tag/produk-domestik-bruto-pdb/ 32 32 Laporan ADB Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Bakal Menguat https://jakartakita.com/2016/09/27/laporan-adb-sebut-pertumbuhan-ekonomi-di-indonesia-bakal-menguat/ https://jakartakita.com/2016/09/27/laporan-adb-sebut-pertumbuhan-ekonomi-di-indonesia-bakal-menguat/#respond Tue, 27 Sep 2016 16:49:18 +0000 http://jakartakita.com/?p=78292

Jakartakita.com – Asian Development Bank (ADB) dalam laporan yang dirilis hari ini, Selasa (27/9/2016), menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia menguat tahun ini dan tahun depan, meskipun perekonomian terbesar Asia Tenggara ini, menghadapi beberapa tantangan jangka pendek. Dalam edisi pembaruan publikasi ekonomi tahunannya yang bertajuk, Asian Development Outlook 2016, ADB memprakirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia […]

The post Laporan ADB Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Bakal Menguat appeared first on Jakartakita.com.

]]>
foto : istimewa
foto : istimewa

Jakartakita.com – Asian Development Bank (ADB) dalam laporan yang dirilis hari ini, Selasa (27/9/2016), menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia menguat tahun ini dan tahun depan, meskipun perekonomian terbesar Asia Tenggara ini, menghadapi beberapa tantangan jangka pendek.

Dalam edisi pembaruan publikasi ekonomi tahunannya yang bertajuk, Asian Development Outlook 2016, ADB memprakirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2016 sebesar 5,0%, turun dari prakiraan ADB pada bulan Maret sebesar 5,2%, dan prakiraan untuk 2017 sebesar 5,1%, turun dari prakiraan sebelumnya sebesar 5,5%. Penyesuaian prakiraan ini merefleksikan belanja investasi yang lebih rendah dari prakiraan sebelumnya.

“Di tengah situasi yang sulit, ekonomi Indonesia tetap akan tumbuh sehat tahun ini,” ujar Sona Shrestha, Wakil Kepala Perwakilan ADB di Indonesia di Jakarta.

“Seiring makin terwujudnya reformasi kebijakan di Indonesia dan membaiknya momentum pertumbuhan perekonomian negara-negara industri utama, besar kemungkinannya kita akan melihat peningkatan ekonomi lebih lanjut di tahun mendatang,” sambungnya.

Dijelaskan, upah minimum lebih tinggi, kenaikan nilai Penghasilan Tidak Kena Pajak, dan melambatnya inflasi, mendorong pertumbuhan pengeluaran rumah tangga.

Alokasi APBN yang lebih tinggi untuk Dana Desa dan prospek yang lebih baik di sektor pertanian dinilai akan meningkatkan pendapatan di perdesaan.

Adapun belanja pemerintah untuk infrastruktur akan mengalami percepatan pada paruh kedua 2016, sejalan dengan pola tahunan kenaikan pengeluaran menjelang akhir tahun, namun secara keseluruhan investasi dan konsumsi pemerintah akan lebih rendah dari prakiraan sebelumnya dikarenakan rendahnya realisasi pendapatan.

Investasi swasta akan memperoleh manfaat dari diterapkannya serangkaian paket reformasi kebijakan yang telah diumumkan Pemerintah. Beberapa perbaikan penting antara lain dibukanya peluang penanaman modal asing bagi 35 industri tambahan, dan proses izin usaha yang telah disederhanakan secara signifikan.

“Para pengambil kebijakan di Indonesia perlu mempertimbangkan berbagai langkah untuk menghadapi risiko terhadap prospek pertumbuhan jika terjadi pemotongan anggaran dan timbulnya keterlambatan berbagai proyek infrastruktur,” papar laporan tersebut.

Laporan ini juga mencatat adanya kelemahan di pasar tenaga kerja yang dapat melemahkan kepercayaan konsumen.

Lebih lanjut, laporan terbaru ini juga mencatat bahwa telah terjadi penurunan jumlah pekerjaan pada periode 12 bulan sampai dengan Februari 2016, dibandingkan tahun sebelumnya, walaupun jumlah pekerjaan di perdesaan meningkat.

“Meskipun sektor pertanian di pedesaan dapat menyerap tenaga kerja yang lebih banyak karena keterlambatan musim panen, pasar tenaga kerja bagi pekerja berpendidikan mengalami stagnasi upah, dengan makin banyaknya lulusan pendidikan tinggi yang mengambil pekerjaan yang tidak memerlukan kualifikasi setinggi mereka,” jelas Sona Shrestha.

“Tren ini terjadi bersamaan dengan keluarnya pekerja berketerampilan rendah, terutama perempuan, dari angkatan kerja,” sambungnya.

ADB, yang berbasis di Manila, dikhususkan untuk mengurangi kemiskinan di Asia dan Pasifik melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pertumbuhan yang menjaga kelestarian lingkungan hidup, dan integrasi kawasan.

Didirikan tahun 1966, ADB akan menandai 50 tahun kemitraan pembangunan di kawasan ini pada Desember 2016. ADB dimiliki oleh 67 anggota—48 di antaranya berada di kawasan ini termasuk Indonesia. Pada 2015, keseluruhan bantuan ADB mencapai $27,2 miliar, termasuk pembiayaan bersama (cofinancing) senilai $10,7 miliar.

 

 

The post Laporan ADB Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Bakal Menguat appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2016/09/27/laporan-adb-sebut-pertumbuhan-ekonomi-di-indonesia-bakal-menguat/feed/ 0
Indonesia Dinilai Berpeluang Besar Alami ‘Middle-Income Trap’ https://jakartakita.com/2016/04/18/indonesia-dinilai-berpeluang-besar-alami-middle-income-trap/ https://jakartakita.com/2016/04/18/indonesia-dinilai-berpeluang-besar-alami-middle-income-trap/#respond Mon, 18 Apr 2016 13:26:27 +0000 http://jakartakita.com/?p=69028

Jakartakita.com – Indonesia dinilai berpeluang besar mengalami jebakan middle-income trap jika pertumbuhan tahunan PDB per kapita terus di bawah lima persen. Demikian dikatakan ekonom dari Universitas Indonesia, Faisal Basri usai acara diskusi ekonomi di Jakarta, Senin (18/4/2015). “Probabilitasnya kita keluar dari middle-income trap kecil sekali kalau 10 tahun ke depan; 20 tahun ke depan naik […]

The post Indonesia Dinilai Berpeluang Besar Alami ‘Middle-Income Trap’ appeared first on Jakartakita.com.

]]>
Faisal Basri
foto : istimewa

Jakartakita.com – Indonesia dinilai berpeluang besar mengalami jebakan middle-income trap jika pertumbuhan tahunan PDB per kapita terus di bawah lima persen.

Demikian dikatakan ekonom dari Universitas Indonesia, Faisal Basri usai acara diskusi ekonomi di Jakarta, Senin (18/4/2015).

“Probabilitasnya kita keluar dari middle-income trap kecil sekali kalau 10 tahun ke depan; 20 tahun ke depan naik sedikit. Tahun 2036 probabilitasnya naik 30 persen jika melihat pola yang terjadi sejak 1870,” kata Faisal.

Dijelaskan, peluang Indonesia terperangkap pendapatan rendah sebesar 80 persen, sementara peluang menjadi pendapatan menengah hanya sebesar 16 persen, sedangkan peluang untuk masuk menjadi negara berpendapatan tinggi kecil sekali, yakni hanya 3 persen.

“Perekonomian Indonesia baru akan masuk dalam perangkap pendapatan menengah 13 tahun lagi, jika pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita sebesar 4,5 persen secara konsisten,” sahutnya.

Ditambahkan, agar terhindar dari perangkap pendapatan rendah dan menengah, solusinya hanya melalui industrialisasi yang didukung oleh penguatan sumber daya manusia dan harmonisasi sosial.

Dalam penguatan sumber daya manusia, lanjut Faisal, kesehatan dan pendidikan menjadi kunci keberhasilan guna meningkatkan produktivitas negara dan menyukseskan industrialisasi.

The post Indonesia Dinilai Berpeluang Besar Alami ‘Middle-Income Trap’ appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2016/04/18/indonesia-dinilai-berpeluang-besar-alami-middle-income-trap/feed/ 0
Duh…Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Diprediksi Masih Melambat https://jakartakita.com/2015/06/09/duh-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-ii-diprediksi-masih-melambat/ https://jakartakita.com/2015/06/09/duh-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-ii-diprediksi-masih-melambat/#respond Tue, 09 Jun 2015 04:28:14 +0000 http://jakartakita.com/?p=42076

Jakartakita.com – Pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II/2015 diproyeksi masih tetap melambat. Otoritas moneter memproyeksi laju produk domestik bruto (PDB) kuartal II berada di level 4,9% sehingga posisi tahun ini di kisaran 5%-5,4% jauh dari asumsi dalam APBNP 2015 sebesar 5,7%. Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengatakan, akselerasi pertumbuhan ekonomi tahun ini memang hanya akan […]

The post Duh…Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Diprediksi Masih Melambat appeared first on Jakartakita.com.

]]>
pertumbuhan-ekonomi-keuangan
foto : istimewa

Jakartakita.com – Pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II/2015 diproyeksi masih tetap melambat. Otoritas moneter memproyeksi laju produk domestik bruto (PDB) kuartal II berada di level 4,9% sehingga posisi tahun ini di kisaran 5%-5,4% jauh dari asumsi dalam APBNP 2015 sebesar 5,7%.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengatakan, akselerasi pertumbuhan ekonomi tahun ini memang hanya akan bergantung pada belanja pemerintah dan investasi swasta sejalan dengan upaya pembenahan dan pembangunan beberapa infrastruktur nasional.

Menurutnya, akan ada pergerakan positif di sisi ekspor, tapi pemerintah tidak bisa bergantung penuh menyusul masih rendahnya harga komoditas dan belum pulihanya permintaan global. Selain itu, faktor perlambatan China masih juga membayangi.

“Masih lemahnya permintaan global dan rendahnya harga komoditas membuat perekonomian melambat. Namun mulai kuartal II akan menunjukkan perbaikan sejalan dengan implementasi proyek,” katanya, baru-baru ini di Jakarta.

Kepala Ekonom BCA, David Sumual juga menilai perekonomian nasional pada kuartal II masih akan melambat di bawah 5% (year on year), kendati pemerintah sudah menggaungkan mulai mempercepat belanja.

Menurutnya, sinyal perlambatan tersebut sebenarnya sudah terlihat dari realisasi penerimaan pajak maupun bea dan cukai posisi akhir Mei 2015. Masih terkontraksinya pajak atau cukai atas konsumsi masyarakat menunjukan tidak ada andil yang besar dari sisi konsumsi.

“Kelihatan drop sekali, aktivitas ekonomi melemah,” katanya.

Menurut David, pada kuartal selanjutnya, diharapkan ada kenaikan di sisi konsumsi masyakarat akibat beberapa kebijakan yang dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia.

 

The post Duh…Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Diprediksi Masih Melambat appeared first on Jakartakita.com.

]]>
https://jakartakita.com/2015/06/09/duh-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-ii-diprediksi-masih-melambat/feed/ 0