Catat Laba Bersih Empat Kuartal Berturut-turut Pizza Hut Indonesia Pertahankan Momentum Pemulihan Pasca Tantangan 2024
Jakartakita.com – Pemegang lisensi Pizza Hut di Indonesia, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), berhasil mencatatkan laba bersih selama empat kuartal berturut-turut sejak Q4-2024. Pada periode Januari–September 2025, penjualan bersih mencapai Rp2,27 triliun, tumbuh 11,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada Q3-2025 saja, penjualan meningkat 8,6% menjadi Rp722 miliar, menandakan keberhasilan perusahaan dalam mempertahankan momentum pemulihan pasca tantangan tahun 2024. Margin laba bruto meningkat menjadi 69,5% dari 68,6% tahun sebelumnya, didorong oleh penerapan program efisiensi tepat guna yang diimplementasikan sejak awal tahun.

Inisiatif ini berfokus pada optimalisasi proses operasional dan penggunaan sumber daya secara efektif, sehingga mendukung pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan.
Laba operasional berbalik positif menjadi Rp49 miliar dari rugi Rp82 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sedangkan laba bersih mencapai Rp16 miliar, membaik signifikan dari rugi Rp97 miliar pada 2024. EBITDA juga tumbuh 55,1% menjadi Rp350 miliar, dengan margin EBITDA naik menjadi 15,4% dari 11,1%.
“Kinerja sembilan bulan ini menunjukkan kemampuan kami mempertahankan momentum pemulihan dan menciptakan peluang pertumbuhan jangka panjang. Kami berkomitmen memperkuat fondasi bisnis dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan,” terang CEO Pizza Hut Indonesia, Boy Lukito dalam keterangan resminya, Rabu, 29 Oktober 2025.
Pizza Hut Indonesia terus berinovasi melalui peluncuran menu baru seperti Pizza Hut Big Box x Superman dan K-Buldak, serta layanan unik “Wedding at Pizza Hut”. Program edukasi Pizza Maker Junior juga dikembangkan, dan perusahaan meraih Silver Award untuk Content Marketing di Marketing Excellence Award 2025.
Untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, 39 gerai sudah direnovasi dan empat gerai baru dibuka hingga Q3-2025. Perusahaan juga memperkuat rantai pasok dengan fasilitas produksi baru dan memperluas bisnis B2B, termasuk memasok adonan daging ke jaringan restoran udon terbesar di Indonesia.
Tanggung jawab sosial tetap menjadi prioritas melalui program Pizza Hut Peduli 8P, yang mendukung donor darah, panti asuhan, daur ulang minyak jelantah, dan DEAF SEA Games. Kemitraan dengan 237 petani di 192 greenhouse di 15 wilayah juga diperluas, dan perusahaan meraih Gold Award untuk CSR di Marketing Excellence Award 2025.
Manajemen berkomitmen untuk mempertahankan tren pertumbuhan positif ini dengan fokus pada inovasi, efisiensi operasional, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham. “Kami akan terus menjaga momentum positif ini melalui inovasi dan fokus pada pelanggan, memperkokoh posisi sebagai jaringan restoran pizza terdepan di Indonesia,” pungkas Boy. (Henry)
